Sukses

Kapan Waktu Terbaik untuk Olahraga selama Bulan Puasa?

Berolahraga saat menjalani ibadah puasa dapat memberikan manfaat bagi tubuh. Namun, kapan waktu terbaik untuk melakukannya?

Klikdokter.com, Jakarta Selama menjalankan ibadah puasa, mungkin beberapa dari Anda sangat menghindari olahraga karena alasan tertentu. Mulai dari takut kelelahan hingga hingga khawatir ibadah puasa menjadi batal dan pertimbangan lainnya. Padahal, berolahraga saat berpuasa justru memiliki manfaat lebih dibandingkan ketika berolahraga tanpa berpuasa.

Pertanyaannya: selama menjalani ibadah puasa, kapan waktu yang terbaik untuk berolahraga? Mengingat Anda hanya memiliki waktu berbuka pada sekitar pukul 6 sore dan sahur sekitar pukul 4 pagi, maka waktu ini harus digunakan sebaik mungkin. Terdapat dua pilihan waktu untuk berolahraga saat berpuasa, yaitu sesudah sahur dan sebelum berbuka saat Magrib.

Sebelum membahas lebih jauh mengenai kapan waktu untuk berolahraga, ada baiknya jika Anda mengetahui manfaat berolahraga saat berpuasa.

Manfaat olahraga saat berpuasa

Sebenarnya, dengan berpuasa, Anda melatih tubuh untuk tidak terlalu bergantung pada gula sebagai sumber energi utama. Saat berpuasa, kadar gula darah dalam tubuh lebih rendah, sehingga tubuh harus mencari sumber energi lainnya yaitu melalui lemak dan protein.

Dengan menggunakan lemak sebagai bahan utama, maka penyimpanan lemak di tubuh akan digunakan dan dibakar untuk menghasilkan energi. Oleh karena itu, bagi Anda yang berusaha mengurangi kadar lemak dalam tubuh, hal ini akan sangat membantu.

Selain lemak, tubuh juga bisa mengambil energi dari cadangan protein di dalam tubuh. Karena protein terdapat paling banyak di otot, tidaklah heran jika absen melatih otot saat puasa akan membuatnya mengecil dengan cepat.

Olahraga setelah sahur

Jadikan sahur sebagai kesempatan untuk mengisi tubuh Anda dengan jenis makanan yang tepat. Agar tubuh tidak lemas saat dan setelah berolahraga, Anda harus memilih jenis karbohidrat yang kompleks. Tujuannya adalah agar gula lebih lama diserap oleh tubuh.

Dengan demikian, kadar gula darah dalam tubuh akan tetap stabil dan mencegah Anda menjadi lemas atau pingsan saat berolahraga.

Pilihan olahraga yang dilakukan setelah sahur pun tidak boleh sembarangan. Sebaiknya Anda melakukan olahraga yang ringan seperti bersepeda santai, joging santai, atau berjalan kaki.

Olahraga sebelum Magrib

Anda lebih memilih untuk berolahraga sebelum Magrib atau sebelum berbuka puasa? Jika Anda berolahraga dengan intensitas tinggi seperti mengangkat beban, mulailah berolahraga setidaknya 1 jam sebelum berbuka.

Olahraga angkat beban yang dilakukan selama 30 menit tetapi dengan teknik dan intensitas yang tepat sama efektifnya dengan olahraga yang dilakukan selama 1 atau bahkan 2 jam. Karena olahraga intensitas tinggi memerlukan energi yang banyak, maka tubuh harus menyediakan suplai energi yang banyak pula.

Maka dari itu, dengan berolahraga 1 jam sebelum berbuka, tubuh Anda akan dengan cepat mengisi kembali bahan bakar yang digunakan. Berbuka puasa dengan karbohidrat kompleks serta makanan berprotein tinggi akan membuat proses pemulihan serta penyimpanan energi menjadi lebih efektif.

Dengan memperhatikan jenis olahraga, waktu, serta pilihan makanan yang  dikonsumsi, maka Anda tidak perlu khawatir untuk berolahraga selama bulan puasa. Namun, Anda juga perlu mengetahui batasan fisik diri Anda. Jangan terlalu memaksakan diri, agar ibadah puasa Anda dapat berjalan dengan lancar. Selamat mencoba!

[RS/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar