Sukses

Waktu yang Tepat Mengajarkan Anak Sikat Gigi Sendiri

Menyikat gigi merupakan perilaku positif yang harus dimulai sejak dini. Anda wajib mengajarkan anak cara menyikat gigi di momen yang tepat.

Klikdokter.com, Jakarta Kesehatan gigi dan mulut anak menjadi suatu perkara yang sering ditemukan di tengah masyarakat. Salah satu yang memicu kejadian tersebut adalah kebiasaan sikat gigi yang tidak ditanamkan sejak dini.

Ya, tidak sedikit orangtua yang masih belum sadar bahwa kebersihan gigi anak wajib dijaga sejak gigi pertamanya tumbuh. Meski baru sedikit, gigi tersebut tetap harus dibersikan dengan kain kasa steril.

Kemudian, setelah gigi-gigi lain mulai bermunculan, Anda wajib menyikat gigi si Kecil menggunakan sikat yang lembut, dengan air bersih dan pasta gigi berfluoride. Sebelum menyikat, pastikan pasta gigi yang diberikan hanya seukuran biji beras.

Anda dapat sekaligus mengajarkan anak bagaimana teknik menyikat gigi yang baik dan benar. Ini agar si Kecil tak bergantung pada diri Anda bila hendak menyikat giginya sendiri.

Kapan waktu yang tepat?

Faktanya, tak ada anjuran usia tertentu mengenai kapan harus mulai mengajarkan anak untuk menyikat gigi sendiri. Namun, saat anak menginjak usia 2 tahun, sebaiknya Anda mengajarkan anak cara meludahkan busa pasta gigi dari dalam mulutnya.

Kemudian, saat si Kecil berusia 3 tahun, ukuran pasta gigi yang Anda berikan bisa ditambah seukuran biji kacang (menjadi 2 ukuran biji kacang). Di usia ini, Anda dapat membiarkan si Kecil mencoba untuk menyikat giginya sendiri.

Ketika menyikat, pastikan Anda memantaunya dengan saksama. Pastikan pasta gigi yang digunakan sesuai aturan, dan bulu sikat gigi menyentuh permukaan gigi si Kecil dengan sempurna. Pastikan pula si Kecil menggerakkan tangannya dengan baik, tidak menelan pasta gigi dan dapat meludahkan busa pasta gigi setelah selesai menyikat gigi.

Selain yang sudah disebutkan, berikut beberapa hal yang wajib Anda perhatikan dalam mengajarkan si Kecil untuk menyikat gigi sendiri:

  • Selalu gunakan sikat gigi dengan bulu yang lembut.
  • Ganti sikat gigi anak setidaknya 3-4 bulan sekali; begitu terlihat bulu sikat sudah rusak atau setelah si Kecil baru sembuh dari sakit.
  • Gunakan pasta gigi berfluoride, agar gigi anak terhindar dari karies.
  • Pastikan anak menyikat gigi saat mandi, setelah makan dan sebelum tidur.
  • Hindari memberikan makanan manis dan lengket pada anak terlalu sering, apalagi bila dirinya sulit diajak sikat gigi.
  • Ajak si Kecil untuk kontrol ke dokter gigi setiap 6 bulan sekali.

Jika dalam prosesnya Anda menemukan kendala, jangan khawatir berlebihan. Seorang peneliti mengatakan bahwa anak hanya dapat menggosok 25% dari permukaan giginya pada usia 5 tahun. Sedangkan pada usia 11 tahun hanya bisa menggosok 50%, dan usia 18-22 tahun hanya mampu menggosok 67%.

Hal itu menunjukkan, kemampuan anak menggosok gigi sendiri akan semakin baik seiring bertambahnya usia. Ini karena perkembangan mata dan kemampuan tangan yang mereka miliki juga semakin meningkat dari hari ke hari.

Yuk, ajarkan anak cara menyikat gigi yang baik dan benar sedari dini. Dengan demikian, kesehatan gigi dan rongga mulut si Kecil akan dapat terus terjaga.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar