Sukses

Meremas Payudara, Adakah Manfaatnya bagi Kesehatan?

Meremas payudara tak hanya merupakan salah satu bentuk aktivitas seksual, tapi juga bermanfaat bagi kesehatan tubuh. Penasaran?

Klikdokter.com, Jakarta Meremas payudara identik dengan salah satu aktivitas yang berkaitan dengan perangsangan seksual. Aliran darah akan meningkat ke payudara sehingga payudara tampak lebih besar (sesaat). Nah, lalu benarkah bahwa meremas payudara dapat memberikan manfaat kesehatan bagi pemiliknya?

Menurut penelitian dari Universitas California, Berkeley, Amerika Serikat, meremas payudara tak hanya bisa diandalkan sebagai salah satu penunjang seks, tapi juga dapat membunuh sel kanker. Penelitian laboratorium ini menemukan bahwa memberikan tekanan fisik pada sel kanker mampu menekan sel-sel tersebut pada pola pertumbuhan normal.

Gautham Venugopalan, salah satu ilmuwan yang terlibat dalam penelitian tersebut mengatakan bahwa tekanan fisik dapat memengaruhi tubuh. Ketika Anda mengangkat beban, otot akan menjadi lebih besar. Gaya gravitasi sangat penting untuk menjaga tulang kuat. Pada penelitian tersebut para peneliti berusaha untuk menunjukkan bahwa tekanan fisik dapat memainkan peran dalam pertumbuhan sel kanker.

Meremas atau memijit payudara dan risiko kanker

Dalam penelitian ini, peneliti memasukkan sel kanker payudara ganas pada silikon. Para peneliti kemudian mencoba menekan dan meremas silikon yang telah diisi sel kanker ganas. Setelah beberapa lama, sel kanker yang mendapatkan tekanan fisik mulai tumbuh secara normal dan tidak ganas.

Para peneliti juga mengungkapkan bahwa kegiatan meremas atau memijat payudara tidak bisa dikembangkan menjadi bentuk terapi. Meski demikian, penelitian ini memberikan petunjuk untuk melacak molekul dan struktur sel yang bisa dijadikan target terapi.

Profesor Tim Murell dari Departemen Pengobatan Masyarakat Universitas Adelaide, Australia, mengatakan bahwa pijat payudara dan stimulasi pada puting juga dapat mendorong aliran darah dan produksi hormon wanita yang bermanfaat. Hormon tersebut mendorong sel-sel untuk mengeluarkan bahan kimia pemicu kanker keluar dari payudara.

Pijat payudara yang dilakukan secara rutin dapat membuat Anda waspada terhadap perubahan pada jaringan payudara. Sehingga jika memang ditemukan ada gangguan, Anda dapat mengambil langkah pengobatan dengan cepat.

1 dari 2 halaman

Manfaat lain pijat payudara bagi kesehatan

Dilansir dari beberapa sumber,  berikut ini adalah beberapa manfaat kesehatan dari meremas atau memijit payudara

1. Memperbesar ukuran payudara

Ketika jaringan payudara distimulasi oleh pijat, tubuh akan mengeluarkan hormon prolaktin yang dapat sedikit memperbesar payudara. Dikatakan oleh dr. Resthie Rachmanta Putri, M.Epid, dari KlikDokter, pembesaran payudara ini merupakan efek dari perangsangan seksual. Ketika seorang wanita terangsang, aliran darah akan meningkat ke payudara sehingga menjadikannya tampak lebih besar atau kencang (sesaat). 

2. Mencegah payudara kendur 

Pijat payudara dapat “mengangkat” payudara dengan mengencangkan serta menguatkan tendon dan otot yang bertanggung jawab atas bentuk (panjang) payudara.

3. Membantu Anda terlihat tampak muda 

Pijat payudara dapat menstimulasi sistem endokrin untuk mensekresikan hormon-hormon antipenuaan seperti prolaktin, oksitosin, dan estrogen. 

4. Membantu mengatasi stres dan depresi

Hormon cinta alias oksitosin dapat diproduksi lewat pijat payudara, dan telah terbukti secara ilmiah dapat menurunkan stres dan depresi. 

5. Deteksi dini kanker payudara 

Saat meremas payudara, Anda dapat sekaligus melakukan pemeriksaan payudara sendiri (SADARI), dengan cara berdiri di depan cermin, melihat kulit payudara, dan melakukan perabaan payudara sesuai dengan petunjuk.

  • Perhatikan payudara Anda. Perlu untuk diketahui, kebanyakan wanita memiliki payudara yang ukurannya tidak sama besar (payudara kanan sedikit lebih besar atau lebih kecil dari yang kiri).
  • Berdiri dengan tangan di pinggang, tekan kuat-kuat untuk mengencangkan otot dada. Perhatikan payudara sambil berkaca dari sisi kiri ke kanan, dan sebaliknya.
  • Membungkuklah di depan kaca sehingga payudara terjulur ke bawah. Perhatikan dan raba untuk memeriksa apakah ada perubahan tertentu pada payudara.
  • Tautkan kedua tangan di belakang kepala dan tekan ke dalam. Perhatikan kedua payudara Anda, termasuk di bagian bawah.
  • Periksa apakah ada cairan yang keluar dari puting. Tempatkan jempol dan jari telunjuk di sekitar puting, tekan perlahan, lalu perhatikan apakah ada cairan yang keluar. Ulangi pada payudara yang lain.

Dikatakan oleh dr. Resthie, Jika Anda ragu dengan SADARI, Anda dapat melakukan pemeriksaan payudara klinis (SADANIS) yang dilakukan oleh dokter dengan memeriksa dan melakukan perabaan pada payudara sesuai sistematika pemeriksaan secara medis. Bila ditemukan adanya benjolan, perubahan pada kulit payudara, atau keanehan pada puting, dokter akan menyarankan pemeriksaan USG atau mamografi.

Meremas payudara diketahui bisa bermanfaat terhadap kesehatan tubuh, dengan catatan dilakukan dengan benar. Selain itu, berikanlah perhatian lebih pada payudara Anda dengan menerapkan pola hidup sehat. Jika terdapat keluhan yang mengganggu, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter untuk mengetahui apakah keluhan tersebut membutuhkan penanganan lebih lanjut.

[RVS]

 

0 Komentar

Belum ada komentar