Sukses

Menguak Manfaat Pijat Batu Panas

Pijat batu panas atau hot stone massage ternyata menyimpan berbagai manfaat bagi kesehatan. Apa saja manfaat pijat batu panas? Yuk, simak di sini.

Anda yang sudah menjadikan pijat sebagai kebutuhan, mungkin sekali-kali bisa mencoba pijat batu panas (hot stone massage). Tak hanya sensasi panas yang didapat, manfaat pijat batu panas juga bisa berefek pada kebugaran tubuh dan ketenangan jiwa.

Pijat dengan batu panas adalah terapi pijat yang menggunakan batu basal yang dipanaskan. Batu tersebut dipanaskan dengan alat khusus sampai berada dalam kisaran suhu yang tepat.

Selama pemijatan, batu-batu akan ditempatkan pada bagian tubuh tertentu, seperti di sepanjang punggung, telapak tangan, kaki, dan wajah atau digunakan langsung sebagai alat pijat.

1 dari 3 halaman

Manfaat Pijat Batu Panas

Sama seperti pijat jenis lainnya, manfaat pijat batu panas termasuk keuntungan untuk kesehatan fisik maupun psikis. Berikut beberapa di antaranya:

1. Meringankan Pegal dan Nyeri Otot

Panas dari pijat batu panas akan membantu otot rileks, sehingga bisa melepaskan ketegangan dan meredakan nyeri. Panas dari batu akan berpindah ke tubuh dan mencapai otot dan persendian, sehingga dapat membantu relaksasi.

Rasa panas juga diduga dapat “menutup” rangsang nyeri pada persarafan nyeri sehingga menghambat pesan tersebut dari dan ke otak.

Artikel lainnya: Pijat Refleksi pada Kaki Bikin Tubuh Lebih Sehat?

2. Mengurangi Stres dan Kecemasan

Terapi pijat bisa efektif untuk menghilangkan stres. Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa setelah terapi pijat, kadar stres dan kecemasan responden turun signifikan.

Baik pijat batu panas maupun sentuhan ringan tetap dapat memberikan manfaat yang baik terhadap stres dan kecemasan.

3. Membuat Tidur Lebih Nyenyak

Banyak orang memiliki kualitas tidur yang buruk. Faktor seperti stres, insomnia, dan kesibukan membuat mereka kurang tidur dan mengalami gangguan tidur.

Sebuah studi menunjukkan pijat batu panas dapat memperbaiki kualitas tidur pada pasien dengan hemodialisis. Pijatan tersebut membantu pasien hemodialisis untuk merasakan rileks dan nyaman sehingga dapat tidur dengan lebih baik.

4. Meningkatkan Sistem Kekebalan Tubuh

Menurut penelitian tahun 2010, pijat dapat memberikan efek positif untuk kekebalan tubuh. Beberapa penelitian menyebutkan, pada peserta penelitian yang mendapatkan pijat ditemukan adanya peningkatan sel-sel kekebalan tubuh. Seperti sel darah putih dan Natural Killer Cell.

Hal tersebut dilaporkan pada peserta penelitian yang telah dipijat selama 1 bulan.

5. Memperbaiki Sirkulasi Darah

Ketika panas dari batu menembus jaringan tubuh yang lebih dalam, pembuluh darah akan terbuka sehingga meningkatkan sirkulasi. Sirkulasi darah yang buruk diketahui dapat menyebabkan kelelahan.

Artikel lainnya: 5 Manfaat Penting Terapi Pijat untuk Kesehatan

2 dari 3 halaman

Perhatikan Hal Ini Sebelum Pijat Batu Panas

Selama dilakukan oleh terapis profesional, pijat batu panas termasuk aman. Namun, pijat ini tidak direkomendasikan untuk semua orang. Anda perlu memperhatikan beberapa hal ini dulu.

  • Terdapat Memar dan Luka

Orang yang sedang memar dan luka sebaiknya tidak mendapatkan pijatan ini agar tidak terjadi kerusakan jaringan lebih lanjut. Pasalnya, batu panas dapat diletakkan pada bagian tubuh Anda untuk waktu yang cukup lama.

Anda juga tidak disarankan untuk menjalani pijat batu panas bila baru menjalani operasi dalam 6 minggu terakhir.

  • Demam dan Penyakit Lain

Orang yang sedang demam juga sebaiknya tidak mendapatkan terapi pijat batu panas karena tubuh sedang kesulitan mengatur suhu. Jika Anda memiliki hipertensi, varises, migrain, penyakit autoimun, kanker, dan epilepsi, konsultasikan dulu dengan dokter sebelum pijat.

  • Penyakit Jantung

Penderita sakit jantung harus berkonsultasi dulu kepada dokter sebelum mendapatkan teknik pijatan ini. Penyakit jantung dapat menyebabkan pembengkakan atau masalah di pembuluh darah yang akan semakin buruk kondisinya jika diberikan tekanan. 

  • Penyakit Diabetes

Penderita diabetes juga sebaiknya berhati-hati. Sebab, sebagian penderita diabetes yang saraf dan pembuluh darahnya kurang berfungsi dengan baik, tidak bisa merasakan apa-apa. Akibatnya, cedera seperti luka bakar sulit untuk dicegah.

Saat Anda menjalani pemijatan ini, penting untuk segera memberitahu terapis jika Anda merasa batu terlalu panas atau tekanan terlalu dalam. Anda tidak seharusnya merasakan sakit saat menjalani pijat batu panas.

Manfaat pijat batu panas untuk kesehatan tidak sedikit, baik untuk kesehatan fisik maupun kesehatan mental. Untuk itu, cara ini dapat menjadi salah satu alternatif menjaga kebugaran.

Apabila masih memiliki pertanyaan terapi lainnya, Anda bisa konsultasikan dengan dokter via LiveChat di aplikasi KlikDokter.

[HNS/JKT]

0 Komentar

Belum ada komentar