Sukses

Benarkah Minyak Esensial Akibatkan Payudara Pria Membesar?

Ada banyak faktor mengapa payudara pria bisa membesar. Apakah minyak esensial termasuk? Simak faktanya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Payudara dimiliki baik oleh pria maupun wanita. Perbedaan keduanya adalah payudara pria tidak memiliki kelenjar susu seperti perempuan. Selain itu, payudara wanita tumbuh membesar seiring peningkatan hormon lewat masa pubertas, berbanding terbalik dengan pria. Meski demikian, terdapat sejumlah kasus payudara seorang pria membesar secara bawaan atau terjadi pada momen-momen tertentu, misalnya saat remaja. Mengapa demikian?

“Pembesaran payudara pada pria dikenal sebagai ginekomastia. Kondisi medis ini disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon estrogen (hormon wanita) dan androgen (hormon pria) yang menyebabkan pria berpayudara besar. Tak perlu khawatir, ginekomastia normal terjadi saat masa pubertas. Tujuh puluh persen remaja laki-laki mengalami pembesaran payudara saat pubertas,” jelas dr. Anita Amalia Sari dari KlikDokter.

Menurut dr. Anita, sebagian besar orang berpikir bahwa estrogen merupakan hormon khusus wanita. Padahal, nyatanya pria juga memproduksi hormon ini, meski dalam jumlah sedikit. Meskipun demikian, jumlah estrogen yang terlalu banyak pada pria dan melebihi hormon androgen dapat menyebabkan ginekomastia. Pembesaran payudara saat pubertas akibat ketidakseimbangan hormon biasanya akan menghilang dengan sendirinya dalam waktu 6 bulan hingga 3 tahun.

Hubungan yang dicurigai antara pertumbuhan payudara abnormal pada anak laki-laki muda dan penggunaan minyak lavendel dan tea tree telah diberikan bobot baru, setelah sebuah penelitian menemukan delapan bahan kimia yang terkandung dalam minyak  yang dapat mengganggu hormon.

Ginekomastia yang penyebabnya di luar masa puber jarang terjadi dan sering kali tidak ada penyebab yang jelas. Meski begitu, ada sejumlah kasus mengenai kondisi tubuh ini yang dikaitkan  dengan penggunaan minyak esensial.

1 dari 2 halaman

Minyak esensial bikin payudara pria membesar?

Sebuah studi Amerika Serikat (AS) menemukan bahwa bahan kimia utama dalam minyak esensial mampu meningkatkan estrogen dan menghambat testosteron. Meski begitu, tidak semua orang akan memiliki reaksi yang sama terhadap minyak esensial ketika terpapar.

Bahan yang mengandung minyak esensial dapat ditemukan dalam sejumlah produk seperti sabun, losion, sampo, dan produk penata rambut. Selain itu, minyak esensial juga populer menjadi kandungan bagi produk pembersih alternatif dan perawatan medis.

J. Tyler Ramsey, peneliti dari National Institute of Environmental Health Sciences di North Carolina, AS, memimpin sebuah studi tentang kaitan pemakaian minyak esensial dan pembesaran payudara pria. Ia menyarankan agar para pria lebih berhati-hati dalam setiap penggunaannya.

"Masyarakat kita menganggap bahwa minyak esensial aman untuk digunakan. Namun, nyatanya minyak tersebut mengandung beragam bahan kimia dan harus digunakan secara hati-hati, karena beberapa bahan kimia ini berpotensi mengganggu endokrin," ujarnya.

Ramsey menyebut bahwa semakin banyak kasus ginekomastia pada pria yang berhubungan dengan penggunakan minyak esensial. Biasanya, setelah penderita berhenti menggunakan produk yang mengandung minyak esensial tersebut, gejala segera mereda.

Peneliti lainnya dari studi yang sama, Kenneth Korach, menemukan bahwa minyak lavendel dan tea tree memiliki sifat penghambat hormon pengontrol karakteristik pria. Hal itu menurutnya dapat memengaruhi pubertas dan pertumbuhan.

Studi baru ini mengamati delapan bahan kimia utama dari ratusan yang terkandung pada minyak. Empat dari bahan kimia yang teruji muncul di kedua minyak dan yang lainnya berada dalam minyak.

Studi dilakukan dengan cara menguji delapan bahan kimia utama dan mengurutkan, yang mana yang paling berpengaruh terhadap estrogen dan menghambat sifat testosteron. Dari situ, mereka berhasil menemukan jenis-jenisnya.

"Minyak lavendel dan minyak tea tree menimbulkan masalah kesehatan lingkungan yang potensial dan harus diselidiki lebih lanjut," kata Ramsey. Banyak bahan kimia yang diuji muncul pada setidaknya 65 minyak esensial lain. Penelitian ini masih berlanjut dan akan kembali dilakukan dalam skala yang lebih besar.

Pembesaran payudara pria tentu bisa meresahkan. Nah, bagi para pria, jika Anda tengah bercermin dan merasa payudara Anda membesar dan kebetulan Anda rutin menggunakan minyak esensial, bisa jadi itu adalah salah satu faktor penyebabnya. Jika kondisi ini membuat Anda khawatir, lebih baik segera kunjungi dokter supaya mendapatkan penanganan yang tepat.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar