Sukses

Pilihan Lagu yang Tepat untuk Balita Anda

Untuk mengoptimalkan tumbuh kembang anak, jangan sembarangan pilih lagu. Pilih lagu-lagu yang tepat untuk balita Anda.

Klikdokter.com, Jakarta Usia balita merupakan periode terbaik anak untuk merespons stimulasi musik, khususnya jika ia terlibat secara aktif. Mendengarkan musik itu baik, tetapi jauh lebih baik lagi bila anak ikut bergerak, bertepuk tangan, menghentakkan kaki, atau sambil menari mengikuti irama. Nah, untuk menstimulasi anak lewat musik, pilihan lagu seperti apa yang paling tepat?

Tubuh manusia akan berfungsi baik bila elemen-elemen penting di dalamnya seimbang. Jadi, pilihlah lagu yang tidak merusak keseimbangan sistem tubuh ini. Dalam logika sederhana, lagu yang baik akan membuat anak tenang dan merasa nyaman.

Pilih lagu yang mudah dicerna balita

 If children hear fine music from the day of their birth and learn to play it, they develop sensitivity, discipline, and endurance. They get a beautiful heart.

 – Shinichi Suzuki –

“Tiap genre musik memiliki efek masing-masing. Sebagai contoh, musik dengan irama yang lebih menonjol (pop, blues, swing, atau tango) memberikan efek bergoyang. Musik dengan melodi sederhana yang diulang-ulang memberikan efek hipnotis. Untuk bayi dan balita, sebaiknya orang tua memperdengarkan musik dengan elemen yang seimbang, sesuai dengan sistem tubuh,” jelas Irene Felicia Simanjuntak, MAM-MT, yang aktif memberikan terapi musik di SLB C Kyriakon, Jakarta.

Selain itu, pilih lagu yang mudah dicerna oleh balita. Carilah lagu yang memiliki melodi yang sederhana, serta lirik yang mudah diingat. Perhatikan juga apakah lagu tersebut mengajarkan konsep yang benar dan mengusung tema yang dekat dengan kehidupan anak sehari-hari, seperti lagu tentang alam, bermain, binatang, keluarga, dan sebagainya.

Dikatakan lagi oleh Irene, “Dalam memilih lagu untuk anak, carilah lagu dengan melodi sederhana yang interval nadanya tidak ekstrem. Perhatikan pula liriknya, apakah mengajarkan konsep yang benar dan nyata? Jika menggunakan media visual, apakah gerakan, gambar, dan penyajian video lagu tersebut sesuai dengan liriknya? Berikutnya, apakah nuansa musik juga sesuai dengan liriknya? Musik yang riang biasanya memiliki lirik yang menggambarkan hal-hal yang menyenangkan.”

Umumnya, lagu-lagu seperti ini bisa Anda temukan dalam lagu anak-anak karya Ibu Sud, Pak Kasur, atau A. T. Mahmud. Lagu anak-anak berbahasa Inggris yang tergolong classic nursery rhymes juga bisa Anda gunakan.

1 dari 2 halaman

Alternatif lain genre musik yang bisa dipilih

Sebagai alternatif lagi, Anda juga bisa memilih musik klasik. Faktanya, musik klasik adalah jenis musik yang paling baik diperdengarkan kepada anak. Hasil dari berbagai studi membuktikan bahwa banyak area otak yang aktif saat anak mendengar atau memainkan musik klasik, sehingga musik jenis ini dapat menunjang tumbuh kembangnya.

Menurut Irene, musik klasik memiliki keseimbangan elemen yang tidak memberikan efek kontradiktif pada tubuh. Iramanya stabil, dengan ketukan yang lebih kuat pada hitungan pertama dan ketiga, dan sesuai dengan pola detak jantung. Dinamikanya pun stabil dan dapat diprediksi, tidak tiba-tiba kencang atau selalu kencang seperti musik rock. Gelombang frekuensinya pun aman untuk pendengaran anak.

Ia juga menambahkan bahwa untuk anak usia dini, Anda dapat mengenalkan lagu-lagu klasik karya komposer kenamaan seperti Johann Sebastian Bach, Wolfgang Amadeus Mozart, Ludwig van Beethoven, dan Domenico Scarlatti. Musik yang mereka buat cenderung riang dan cocok untuk telinga anak.

Selain dua genre yang disebutkan di atas, ada pula genre lain yang bisa Anda kenalkan pada anak.

“Genre lain bisa diberikan tapi harus sesuai dengan suasana atau efek yang ingin dihasilkan. Misalnya, jika ingin menari, bisa gunakan musik blues, R&B, atau jazz. Jika ingin lagu yang  bernuansa meditatif, Anda bisa memilih musik gospel yang lembut atau pop dengan melodi yang bervariasi,” terang Irene, yang juga mengajar di Canzona Music School, Jakarta.

Saat bosan dengan pilihan lagu yang ada, cobalah untuk membuat lagu sendiri bersama anak. Mulailah dengan mengubah lirik lagu yang sudah ada, lalu sesuaikan dengan situasi yang sedang dijalani. Anda pun bisa memasukkan nama anak dalam lirik lagu yang dinyanyikan.

Usia balita adalah tahapan penting dalam perkembangan musikalitas anak. Karena itu, pemilihan lagu yang tepat dan baik untuk balita sangan penting, dan membuat ia mendengarkannya sesering mungkin. Anda akan terkejut dan bahagia saat si kecil mampu menyanyikan lagu dengan melodi dan irama yang tepat.

[RN/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar