Sukses

Ini Kriteria Gigi yang Boleh dan Tidak Boleh Di-veneer

Tak semua gigi bisa menjalankan veneer. Apa saja kriteria atau syarat gigi yang boleh dan tidak boleh veneer? Mari simak lengkapnya di sini!

Punya gigi putih, bersih, dan ideal adalah impian banyak orang. Mereka rela melakukan berbagai perawatan demi mendapatkan penampilan yang menarik. Salah satunya dengan veneer gigi. Namun, tak sembarang orang bisa melakukannya. Ada syarat veneer gigi yang harus dipenuhi.

Veneer gigi adalah tindakan melapisi permukaan gigi dengan bahan tertentu agar gigi terlihat lebih putih dan ukurannya menjadi ideal. Bahan veneer gigi umumnya terbuat dari porselen dan komposit resin. 

Meskipun veneer cukup populer untuk mendapatkan gigi yang sempurna, perawatan ini punya syarat tertentu yang harus dipenuhi. Seperti apa gigi yang bisa di-veneer? Berikut adalah syarat veneer gigi yang harus diperhatikan.

1 dari 5 halaman

1. Gigi dengan Enamel yang Tipis

Kondisi ini kurang ideal untuk dipasangkan veneer karena kurangnya daerah yang digunakan sebagai retensi.

Lapisan enamel sangat penting dalam proses bonding antara veneer dan gigi. Jika dipaksakan, veneer akan mudah lepas. 

Artikel lainnya: 9 Perawatan Gigi dan Mulut yang Ditanggung BPJS Kesehatan

2. Posisi Gigi yang Berjejal

Posisi gigi seperti ini akan mempersulit dalam pengasahan gigi dan pemasangan veneer. Hal ini karena ada bagian dari salah satu gigi yang perlu diasah lebih banyak dibandingkan gigi lainnya.

Masalah lainnya, pemasangan veneer akan menimbulkan kontak berat dengan gigi antagonisnya. Veneer pun jadi rentan pecah.

2 dari 5 halaman

3. Adanya Celah Gigi yang Terlalu Jauh

Bila Anda memiliki kondisi gigi seperti ini, sebaiknya hindari perawatan veneer. Jika dipaksakan, gigi akan terlihat sangat lebar sehingga tampak tidak natural. Hal ini tentu saja akan mengganggu penampilan.

Selain itu, veneer akan mudah lepas karena terlalu besar atau lebar.

4. Kebersihan Rongga Mulut yang Buruk

Kebersihan mulut yang buruk, serta masalah gigi seperti karang gigi, gigi berlubang, bahkan sisa akar gigi yang tidak dicabut tidak disarankan untuk pasang veneer.

Hal ini dapat menyebabkan karies dan timbulnya bau mulut pada bagian bawah veneer karena kebersihan yang tidak terjaga.

Jika terdapat penyakit periodontal, pemasangan veneer akan memperparah kondisi tersebut, bahkan bisa menyebabkan infeksi gusi.

Artikel lainnya: Cara Membuat Gigi Putih Berkilau ala Pramugari

3 dari 5 halaman

5. Pasien dengan Kebiasaan Buruk seperti Clenchingdan Bruxism

Mereka yang memiliki kebiasaan clenching dan bruxism berpotensi bikin veneer mudah lepas dan patah.

Bruxism merupakan kebiasaan menggemeretakkan, menggesek, atau menekan gigi ke atas ke bawah, atau ke kanan ke kiri secara tidak sadar.

Sementara itu, clenching adalah kebiasaan mengatupkan gigi-gigi di rahang bawah dan atas dengan tekanan yang berlebihan.

Dua kebiasaan itu menyebabkan adanya kontak berat antara gigi-gigi atas dan bawah sehingga veneer akan mudah patah.

6. Gigi Sensitif

Syarat veneer gigi selanjutnya adalah gigi tidak sensitif. Jika Anda memiliki kondisi tersebut, sebaiknya tunda terlebih dahulu perawatan veneer.

Lakukan perawatan sebelumnya, seperti mengganti pasta gigi khusus untuk gigi sensitif dan perawatan lainnya di dokter gigi. 

4 dari 5 halaman

7. Memiliki Kebiasaan Buruk Menggigit-gigit

Kebiasaan buruk, seperti menggigit-gigit kuku, es batu, atau benda lainnya juga dapat berpengaruh terhadap perawatan veneer. Akibatnya, veneer bisa goyang bahkan lepas.

Itulah tujuh kriteria gigi yang tidak bisa di-veneer. Hal lain yang perlu diingat, perawatan veneer gigi tidak menjadikan gigi lebih sehat dan bebas dari penyakit gigi. Oleh karena itu, pengguna veneer tetap perlu memeriksakan gigi secara rutin minimal 6 bulan sekali.

Anda yang berencana untuk perawatan veneer, sebaiknya konsultasikan terlebih dahulu kondisi gigi dan mulut kepada dokter gigi. Hal ini guna mencegah terjadinya masalah-masalah yang tidak diinginkan pada gigi.

Yuk, konsultasikan perawatan gigi dan mulut Anda. Apabila masih ada pertanyaan seputar syarat veneer gigi, tanyakan langsung pada dokter gigi melalui fitur Live Chat dari Klikdokter.

[HNS/JKT]

1 Komentar

  • Devitra Riskiya A.

    Veneer selain bisa untuk memutihkan gigi jg bisa merapikan gigi yang patah, terkikis atau pecah. Btw, aku suka banget sama hasil veneer sama dr. Ajeng di The Clinic Beautylosophy. Dokter&perawat nya juga ramah dan reponsif.