Sukses

Fakta Mengejutkan di Balik Frozen Food

Frozen food kerap dijadikan sebagai pilihan menu sehari-hari. Tapi, tahukah Anda fakta di balik makanan beku ini?

Klikdokter.com, Jakarta Tinggal di kota besar dengan segudang kesibukan membuat sebagian orang memilih frozen food sebagai alternatif asupan sehari-hari. Ini karena makanan beku tersebut tergolong murah, mudah, dan tersedia dalam banyak pilihan.

Perlu Anda ketahui, tujuan utama dari terciptanya frozen food adalah agar makanan dapat disimpan lebih lama tanpa menggunakan bahan pengawet tambahan. Ini karena suhu yang rendah membuat proses pembusukan makanan oleh bakteri menjadi lebih lambat.

Namun, hal tersebut tidak serta-merta membuat frozen food dapat menggantikan makanan yang masih fresh. Karena fakta menyebutkan bahwa makanan beku ini:

1. Tinggi sodium

Frozen food mengandung sodium yang cukup tinggi, yaitu 700-1800 mg. Oleh karena itu, mengonsumsi terlalu banyak frozen food bisa berisiko meningkatkan tekanan darah dan berujung pada hipertensi alias darah tinggi.

2. Tempat berkembang biak bakteri

Penyimpanan makanan beku di freezer tetap memungkinkan terjadinya pertumbuhan bakteri. Beberapa jenis bakteri yang dapat tumbuh misalnya listeria monocytogenes dan salmonella enterica.

Kedua jenis bakteri tersebut sering ditemukan pada daging dan ayam mentah. Berita buruknya, kedua bakteri itu tetap akan berkembang biak walau di freezer, dan meningkatkan risiko berbagai penyakit bila masuk ke tubuh.

3. Kurang serat

Frozen food memang lezat untuk disantap. Namun pada umumnya, jenis makanan ini tidak memiliki kandungan serat yang diperlukan oleh tubuh. Maka itu, bila makanan ini terlalu sering dikonsumsi, Anda bisa saja mengalami gangguan pencernaan seperti sembelit atau konstipasi.

4. Tinggi lemak

Frozen food juga tinggi akan lemak, sehingga bukan merupakan menu diet sehat. Terlalu sering mengonsumsi makanan jenis ini dapat menyebabkan obesitas, dan memicu berbagai penyakit akibat kadar kolesterol yang dikandungnya.

Selain itu, frozen food juga biasanya diolah dengan cara digoreng. Jika Anda menggunakan minyak goreng yang sudah digunakan berulang kali, tentu hal ini akan meningkatkan kandungan lemak jahat, yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan strok.

Kiat aman makan frozen food

Meski frozen food memiliki segudang bahaya di baliknya, Anda sebenarnya tidak dilarang untuk mengonsumsi makanan jenis ini. Namun sebelum itu, berikut hal-hal yang perlu Anda perhatikan:

1. Baca label frozen food

Sebelum membeli frozen food, bacalah label yang terdapat pada kemasan. Carilah kandungan sodium yang tidak terlalu tinggi, misalnya di bawah 800mg.

2. Tambahkan menu sayuran

Saat menyantap frozen food, imbangi dengan sayur-sayuran yang tinggi serat.

3. Gunakan olive oil

Frozen food sangat dianjurkan untuk diolah menggunakan olive oil. Ini karena minyak tersebut kaya akan manfaat sehat, salah satunya membantu menurunkan kadar kolesterol di dalam tubuh.

4. Hindari konsumsi berlebihan

Hindari konsumsi frozen food terlalu banyak dan sering. Selingi dengan makanan yang lebih bergizi dan sehat.

Setelah mengetahui fakta di balik frozen food, apakah Anda masih berkeinginan untuk mengonsumsi makanan beku ini? Hal itu menjadi hak Anda sepenuhnya. Namun ingatlah bahwa makanan yang masih fresh dan diolah dengan cara tepat adalah yang terbaik untuk kesehatan tubuh Anda.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar