Sukses

6 Kiat Bebas Diare saat Musim Hujan

Musim hujan dan banjir erat kaitannya dengan kejadian penyakit diare. Cegah diri Anda dari penyakit tersebut dengan kiat ini.

Awal Januari 2020 ini, Jabodetabek digegerkan oleh beberapa wilayah yang terkena banjir. Tentunya, masalah ini menjadi perhatian. ini karena setelah banjir, warga rentan terkena beberapa penyakit. Salah satunya adalah diare. Bagaimana cara agar Anda terbebas dari gangguan kesehatan tersebut?

Menurut dr. Sara Elise Wijono, angka kejadian diare meningkat hingga 30% di awal musim hujan. Ini karena air hujan dapat ‘menyapu’ materi feses dan kotoran yang tertumpuk di tanah selama musim kering sehingga membuat sumber air atau sesuatu yang berada di sekitarnya terkontaminasi.

Gejala Diare yang Perlu Diketahui

Diare merupakan suatu kondisi yang ditandai dengan peningkatan frekuensi buang air besar menjadi tiga kali atau lebih dalam sehari. Umumnya,  bentuk feses lunak atau cair. Pada kasus diare saat musim hujan, kondisi ini terjadi akibat infeksi virus, bakteri, maupun parasit akibat kebersihan lingkungan yang tidak dijaga.

Selain feses encer, seseorang yang terkena diare juga dapat merasakan gejala-gejala berikut ini.

  • Demam.
  • Nyeri perut atau mulas.
  • Sakit kepala.
  • Penurunan nafsu makan.
  • Mual atau muntah.
  • Nyeri otot.

Artikel Lainnya: Waspada, Ini Cara Cegah Terinfeksi Bakteri Saat Banjir

Diare biasanya hanya berlangsung selama beberapa hari. Namun pada sebagian kasus, penyakit ini bisa bertahan hingga berminggu-minggu. Jika sudah seperti ini, penderita dapat mengalami dehidrasi. Jangan diremehkan, Bila tidak segera ditangani, bisa berujung pada kematian.

1 dari 3 halaman

Mencegah diare saat musim hujan

Musim hujan memang tidak bisa dihindari, namun bukan berarti sederet penyakit berbahaya yang menyertai tidak bisa dicegah. Dalam hal pencegahan diare saat musim hujan. Berikut beberapa tindakan yang bisa Anda lakukan.

1. Cuci Tangan Secara Berkala

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) menyebutkan bahwa mencuci tangan merupakan cara terbaik untuk mencegah diare saat musim hujan. Maksudnya di sini,mencuci tangan dengan sabun, menggunakan air bersih yang mengalir, setidaknya selama dua puluh detik.

Anda dianjurkan untuk mencuci tangan sebelum makan, setelah menggunakan toilet, sebelum memegang mata, hidung atau mulut, termasuk setelah selesai melakukan suatu aktivitas.

Artikel Lainnya: 5 Penyakit yang Sering Muncul Usai Banjir

2. Selalu Konsumsi Air Matang yang Bersih

Virus, bakteri, atau parasit penyebab diare saat musim hujan bisa bersembunyi di sumber air sekitar lingkungan Anda. Jadi, bila sembarang konsumsi air putih tanpa memperhatikan kebersihan dan tingkat kematangan air tersebut, bukan tidak mungkin akan terserang diare kemudian.

Air baru dapat dikonsumsi dengan aman setelah dimasak pada suhu 100°C, atau hingga benar-benar mendidih secara merata.

3. Jangan Makan Sayur atau Buah-Buahan yang Belum Dicuci

Musim hujan tidak serta-merta membuat tumbuhan menjadi makin subur. Namun, juga menyebabkan virus, bakteri, atau parasit semakin mudah hinggap di sayur atau buah-buahan favorit Anda. Maka dari itu, agar tidak terserang diare, pastikan sayur dan buah-buahan yang hendak dikonsumsi sudah dicuci dengan air bersih dan sabun khusus. Ini sekali pun sayuran tersebut  dibeli di supermarket.

 4. Hindari ‘Bermain’ Genangan Air

Musim hujan kerap meninggalkan genangan, yang sering dijadikan ‘kolam renang’ khususnya oleh anak-anak. Hal ini membuat mereka berkontak langsung dengan ribuan virus, bakteri, atau parasit, sehingga diare tak bisa dihindari lagi.

Artikel Lainnya: Tips Menghadapi Banjir untuk Ibu yang Mempunyai Balita

Atas alasan tersebut, sebaiknya batasi keinginan anak atau diri Anda sendiri untuk menggunakan genangan air yang terbentuk saat musim hujan sebagai ‘fasilitas pendukung’ dalam bentuk apa pun.

5. Jaga Kebersihan Tubuh Secara Menyeluruh

Untuk menurunkan risiko infeksi virus, bakteri, maupun parasit penyebab diare saat musim hujan, tindakan yang wajib Anda lakukan adalah menjaga kebersihan tubuh secara menyeluruh.

Ini berarti Anda harus mandi menggunakan sabun paling tidak dua kali sehari, segera mengganti pakaian yang basah atau terciprat genangan air, serta menutup luka terbuka dengan perban saat beraktivitas di musim hujan.

6. Konsumsi Makanan Sehat

Mengonsumsi makanan sehat dan bergizi seimbang merupakan langkah awal untuk membentuk daya tahan tubuh yang kuat. Dengan ini, risiko Anda untuk terkena infeksi virus, bakteri, atau parasit penyebab diare saat musim hujan menjadi semakin kecil. Pastikan makanan yang hendak Anda konsumsi sudah benar-benar matang, dan tersaji dengan cara yang higienis.

Artikel Lainnya: Tips Mencegah Penyakit di Kawasan Rawan Banjir

2 dari 3 halaman

Pertolongan Pertama Ketika Terkena Diare

Lalu, bagaimana bila, Anda atau salah satu anggota keluarga sudah terkena diare? Tentunya, harus memberikan pertolongan pertama supaya gejalanya tidak semakin parah dan mengancam jiwa. Berikut ini beberapa cara yang bisa dilakukan sebagai pertolongan pertama diare menurut dr. Fiona Amelia, MPH kepada KlikDokter.

  • Berikan Banyak Minum

Umumnya, penderita diare akan mengalami dehidrasi. Ini karen gangguan kesehatan ini membuat tubuh kehilangan banyak cairan. Untuk itu, Anda harus memberikan air putih kepada penderita lebih sering.

Bagaimana caranya tahu kalau penderita terkena dehidrasi? Hal ini bisa dilihat melalui mulit kering, lemas, dan terlihat kehausan.

  • Siapkan Oralit untuk Penderita

Bila penderita diare masih anak-anak, Anda bisa memberikan garam oralit sebagai cara mengatasi dehidrasi ringan. Namun, pemberiannya tidak bisa sekaligus. Sebaiknya, sedikit demi sedikit menggunakan sendok.

Artikel Lainnya: Banjir Jakarta, Waspadai 8 Penyakit Ini 

Takarannya pun harus tepat. Biasanya 50 ml/kg harus diberikan selama tiga hingga empat jam. Tentunya takaran ini harus dikonsultasikan terlebih dulu dengan dokter.

  • Perhatikan Asupan Makanan

Biasanya, orang yang menderita diare akan kehilangan nafsu makan. Padahal, makanan dan minuman harus tetap diberikan agar kesehatan tubuh kembali pulih. Ada baiknya, Anda memberikan makanan sering dengan porsi sedikit.

Makanan yang diberikan pun sebaiknya bukan yang berlemak tinggi. Ini karena sulit diserap dan bisa memperburuk gejala.

  • Pastikan Mendapat Tablet atau Sirup Zinc

Anda tentunya menginginkan diare cepat sembuh. Salah satu caranya dengan memberikan sirop atau tablet zinc. Cara ini dilakukan selama sepuluh hari berturut-turut. Kabarnya, tablet zinc ini dapat mengurangi durasi diare.

  • Konsultasi ke Dokter untuk Pemberian Obat

Anda jangan sembarangan memberikan obat antibiotik kepada penderita diare. Pemberian asal hanya akan memperparah keadaan dan kesehatan fisik penderita. Bila gejala diare muncul, ada baiknya langsung konsultasi ke dokter untuk diberikan obat yang tepat.

Demikianlah beberapa kiat yang bisa Anda terapkan untuk mencegah diare saat musim hujan. Kiat di atas sangat baik untuk dilengkapi dengan penerapan gaya hidup sehat, berolahraga secara rutin dan teratur, serta istirahat cukup. Dengan ini semua, Anda tidak perlu khawatir akan serangan diare saat musim hujan. Bila Ada pertanyaan, gunakan fitur LiveChat di aplikasi KlikDokter.

[RVS/AYU]

0 Komentar

Belum ada komentar