Sukses

Peringatan Konten!!

Artikel ini tidak disarankan untuk Anda yang masih berusia di bawah

21 Tahun

LanjutkanStop Disini

Inilah Penyebab Bau Vagina yang Muncul Usai Bercinta

Vagina berbau tak sedap usai bercinta? Awas, kondisi tersebut tidak melulu terjadi secara normal. Ada juga penyakit yang bisa jadi penyebab vagina bau usai bercinta.

Bercinta adalah aktivitas yang dapat merekatkan dan menjaga keharmonisan hubungan suami istri. Sayangnya, aktivitas tersebut tak melulu berjalan mulus. Salah satu kondisi yang sering menjadi akar masalahnya adalah vagina berbau tak sedap usai bercinta.

Tidak dimungkiri, vagina memang bisa mengeluarkan aroma tidak sedap usai bercinta. Berbagai aroma yang bisa muncul, misalnya bau keringat, bau lateks kondom, bau gel lubrikan, ataupun bau dari cairan vagina.

Sayangnya, tidak setiap bau yang keluar dari vagina terjadi secara ‘normal’. Ada juga beberapa penyebab vagina berbau tak sedap usai bercinta yang disebabkan oleh penyakit.

 

1 dari 3 halaman

Penyebab Vagina Berbau Tak Sedap Usai Bercinta

Apa saja yang menjadi penyebab vagina bau usai bercinta? Ini dia beberapa di antaranya:

  • Bau Alami Vagina

Faktanya, vagina yang sehat dapat memiliki bau khas dan hal ini wajar ditemui. Meski dapat menimbulkan rasa tidak nyaman, namun Anda tidak perlu khawatir berlebihan.

Bakteri baik pada vagina yang bernama Lactobacillus dapat menyebabkan area kelamin Anda berbau sedikit asam atau seperti makanan fermentasi. Bakteri ini juga dapat menimbulkan bau mirip tanah.

  • Perdarahan

Melakukan hubungan seksual tanpa foreplay atau terlalu ekstrem dapat menyebabkan daerah kelamin mengalami luka lecet.

Nah, luka tersebut bisa saja menimbulkan perdarahan ringan yang mungkin menyebabkan munculnya bau metalik.

Artikel Lainnya: Tips Membersihkan Vagina Setelah Berhubungan Seks

  • Air mani

Air mani pria cenderung bersifat basa dan memiliki aroma yang khas. Setelah berhubungan intim dan terjadi ejakulasi di dalam vagina, hal tersebut dapat memicu munculnya aroma mirip klorin.

  • Cairan tubuh

Saat melakukan aktivitas seksual, pria dan wanita sama-sama mengeluarkan cairan tubuh. Saat terangsang, mereka akan mengeluarkan cairan lubrikan dan saat ejakulasi akan keluar air mani (hanya pada pria).

Percampuran berbagai cairan tubuh tersebut dapat menimbulkan bau, termasuk dari dalam vagina Anda.

  • Kelenjar Keringat dan Minyak

Pada area selangkangan pria dan wanita terdapat kelenjar keringat dan minyak. Aktivitas seksual dapat membuat keluarnya keringat dan minyak dari kelenjar tersebut.

Keduanya dapat bercampur dengan bakteri yang secara alamiah terdapat pada kelamin, sehingga menimbulkan aroma tidak sedap.

  • Infeksi bakteri

Infeksi bakteri juga dapat menjadi penyebab vagina bau usai bercinta. Karenanya, jika mendapati adanya bau amis atau bau busuk yang tidak wajar dari area vagina, bisa jadi ada sesuatu yang tidak beres pada diri Anda.

Sebagian besar penyebab bau vagina usai bercinta terjadi akibat adanya penyakit infeksi bakteri vagina yang dikenal dengan istilah bacterial vaginosis.

Kondisi ini timbul jika terjadi ketidakseimbangan flora di dalam vagina, di mana jenis bakteri tertentu bertambah banyak jumlahnya secara signifikan.

Pada keadaan ini, pH vagina yang harusnya bersifat asam berubah menjadi lebih basa.

Selain menimbulkan bau amis yang tak sedap setelah bercinta, bacterial vaginosis juga menimbulkan gejala seperti keputihan berwarna putih bening atau keabu-abuan, terasa nyeri, dan gatal.

Artikel Lainnya: Aroma Vagina Berbau Tidak Sedap, Apa Masalahnya?

2 dari 3 halaman

Cara Menjaga Kesehatan Vagina

Tidak ingin vagina berbau tak sedap usai bercinta mengacaukan segalanya? Jika ya, mulailah untuk merawat dan menjaga kesehatan vagina mulai sekarang.

Beberapa upaya yang bisa Anda lakukan untuk menjaga kesehatan vagina, antara lain:

  • Hindari membersihkan vagina dengan sabun. Untuk area kelamin bagian luar seperti vulva, cukup dibersihkan dengan air atau menggunakan sabun yang bersifat lembut saat mandi.
  • Hindari melakukan douching atau menyemprotkan cairan pembersih ke dalam vagina. Kebiasaan ini berisiko membawa kuman dari vagina untuk masuk ke dalam rahim.
  • Gantilah pakaian dalam setiap hari. Pakaian dalam yang terkena keringat atau kotor sebaiknya juga segera diganti. Cucilah pakaian dalam dengan sabun yang tidak berpewangi.

Sekarang Anda sudah tahu hal apa saja yang bisa menjadi penyebab vagina bau usai bercinta, bukan? Beberapa di antaranya merupakan hal normal dan tidak perlu Anda khawatirkan. Namun, beberapa lainnya merupakan gangguan kesehatan yang wajib diwaspadai dan harus segera ditangani.

Jika Anda ragu, jangan sungkan untuk berkonsultasi pada dokter mengenai penyebab vagina bau usai bercinta. Anda juga bisa bertanya pada dokter melalui layanan LiveChat 24 jam di aplikasi KlikDokter.

(NB/AYU)

1 Komentar