Sukses

Ingin Jaga Kesehatan Jantung? Konsumsi Serat Secara Teratur!

Selain menunjang kesehatan saluran pencernaan, konsumsi serat dalam jumlah cukup setiap hari juga dapat bantu menjaga kesehatan jantung. Ini faktanya!

Jantung adalah organ terpenting dalam tubuh manusia. Di era sekarang,  banyak orang abai dengan pola makan sehari-hari sehingga memiliki risiko penyakit jantung yang cukup tinggi. 

Karena itu, Anda sebaiknya segera memperbaiki pola makan sehari-hari. Salah satu pola makan yang tepat untuk menjaga kesehatan jantung adalah dengan rutin mengonsumsi serat. 

Serat adalah bahan makanan yang berasal dari tumbuhan. Serat tergolong sebagai karbohidrat, dengan sifat yang tidak dapat dipecah oleh enzim di dalam saluran pencernaan.

Terdapat dua jenis serat yang perlu Anda konsumsi setiap hari, yaitu serat pangan larut (soluble fiber) dan tidak larut (insoluble). 

Serat yang larut dapat menyerap air selama proses pencernaan, sehingga membantu mengeluarkan feses dan berpotensi mengurangi kadar kolesterol darah. Beberapa contoh makanan serat larut, misalnya sayur, buah, dan kacang-kacangan.

Bagaimana dengan serat tidak larut? Ini adalah jenis serat yang tidak berubah selama dalam pencernaan, dan membantu pergerakan usus. Serat tidak larut dapat ditemukan pada kacang polong, susu kedelai, beras cokelat, dan produk olahan gandum.

Artikel Lainnya: Manfaat Serat untuk Kecantikan Kulit dan Wajah

1 dari 3 halaman

Manfaat Serat untuk Kesehatan Jantung

Asupan serat larut air sebanyak 7 gram per hari dapat menjaga kesehatan jantung dengan mengikat lemak di dalam usus. Dengan demikian, serat membantu pembuangan lemak sebelum diserap dalam usus.

Di dalam saluran pencernaan, serat larut juga dapat mengikat garam empedu (produk akhir kolesterol), yang kemudian dikeluarkan bersama dengan feses. Hasil akhirnya, serat larut dapat menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) dan kolesterol total yang berperan dalam penyakit jantung koroner.

Penelitian di Universitas Harvard yang dilakukan terhadap 40.000 orang menunjukkan, diet tinggi serat dapat menurunkan risiko penyakit jantung koroner sebanyak 40 persen.

Dalam studi yang lain, manfaat serat juga dikaitkan dengan tekanan darah yang lebih rendah. Ini artinya, serat dapat menurunkan risiko penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi), yang juga berkaitan dengan penyakit jantung.

Artikel Lainnya: 6 Cara Menjaga Kesehatan Jantung dengan Efektif

2 dari 3 halaman

Asupan Kaya Serat yang Sehat bagi Jantung

Kebutuhan serat yang disarankan untuk orang dewasa adalah 25–30 gram per hari. Untuk menjaga jantung tetap sehat, Anda dapat memulainya secara bertahap dengan menyertakan makanan kaya serat seperti sayur, buah, beras merah, beras cokelat, gandum utuh, biji-bijian, dan kacang-kacangan, dalam menu sehari-hari

Agar serat terasa lebih enak dan menggugah selera, cara pengolahannya perlu diperhatikan. Makan serat bukan berarti makan sayur-sayuran saja. Anda dapat memasaknya dalam bentuk yang lebih variatif agar tidak membosankan. 

Berikut adalah beberapa inspirasi makanan kaya serat untuk jantung sehat:

  • Sup ayam atau daging tanpa lemak, yang  dilengkapi potongan sayur-sayuran
  • Salad sayur segar dengan dressing minyak zaitun
  • Omelet isi sayur-sayuran
  • Roti gandum panggang dengan isian buah alpukat atau pisang
  • Salad buah-buahan dengan saus yoghurt rendah gula
  • Es krim yoghurt rendah gula dengan pugas biji chia
  • Overnight oatmeal dengan buah pisang dan taburan potongan kacang almon

Makanan kaya serat untuk jantung sehat tidak hanya sebatas yang telah disebutkan. Anda dapat berkreasi dengan macam-macam resep, sehingga tidak jenuh. Tetaplah ingat untuk memilih kombinasi yang sehat, dan dikonsumsi dalam jumlah cukup setiap hari.

Mencegah jauh lebih baik daripada mengobati. Apalagi terkait penyakit jantung, yang terkenal dapat menurunkan kualitas hidup hingga mengancam keselamatan. Yuk, perbanyak konsumsi serat untuk kesehatan jantung Anda.

Butuh bantuan lebih lanjut terkait konsumsi serat untuk jaga kesehatan jantung? Tak perlu ragu untuk berkonsultasi pada dokter melalui LiveChat 24 jam atau dengan mengunduh aplikasi KlikDokter.

(NB/JKT)

1 Komentar