Sukses

Cepat Lelah saat Olahraga, Gejala Awal Fibrilasi Atrium?

Fibrilasi atrium adalah kelainan jantung yang ditandai dengan detak jantung tak teratur. Namun, apakah cepat lelah saat berolahraga adalah gejala awalnya?

Fibrilasi atrium (FA) adalah suatu kelainan jantung yang ditandai dengan detak jantung tidak teratur. Kondisi ini sangat berbahaya sebab dapat menyebabkan bekuan darah di jantung. Bila bekuan atau gumpalan darah itu lepas ke sirkulasi sistemik, dapat memicu terjadinya stroke

Pada penderita FA, risiko terkena stroke meningkat hingga lima kali lipat jika dibandingkan dengan penyebab stroke lain. Untuk itu, mewaspadai gejala fibrilasi atrium sejak dini adalah hal yang penting. Ada yang mengatakan bahwa salah satu gejala FA adalah cepat lelah saat olahraga. Benarkah? 

1 dari 4 halaman

Gejala Fibrilasi Atrium yang Perlu Diwaspadai

Sebagian orang dengan fibrilasi atrium tidak mengalami gejala. Mereka biasanya baru mengetahui kondisi mereka saat pemeriksaan fisik ke dokter. Berikut gejala fibrilasi atrium yang dapat terjadi:

  • Palpitasi (sensasi detak jantung yang berdetak kencang, tidak nyaman, tidak teratur, atau seperti terjepit)
  • Mudah merasa lelah
  • Sakit kepala ringan
  • Pusing
  • Sulit bernapas
  • Nyeri dada

Gejala FA bisa datang dan pergi, bergantung pada keparahan kondisi. Umumnya gejala ini berlangsung selama beberapa menit hingga berjam-jam. Bahkan terkadang, gejala terjadi selama seminggu dan muncul berulang kali.

Artikel Lainnya: Hindari Kelumpuhan akibat Fibrilasi Atrium dengan MENARI

Cepat Lelah saat Olahraga, Pertanda Fibrilasi Atrium?

Salah satu gejala fibrilasi atrium adalah cepat lelah saat olahraga. Hal itulah yang menyebabkan penderita FA menjauhi dan enggan melakukan olahraga. Umumnya gejala FA beragam pada setiap orang karena ada beberapa faktor yang memengaruhi, seperti usia dan riwayat penyakit lain. 

Namun, satu hal yang pasti Anda rasakan adalah perbedaan detak jantung dan denyut nadi yang terdengar tidak teratur. Anda bisa mengenalinya dengan pemeriksaan sederhana, yaitu memeriksa nadi sendiri (MENARI).

Menurut seorang ahli, karena penderita FA mudah lelah, mereka jadi kesulitan melakukan olahraga atau bahkan kegiatan sehari-hari yang berhubungan dengan aktivitas fisik. Hal ini dikarenakan peningkatan laju jantung penderita FA jauh lebih tinggi dari orang normal.

Laju jantung yang lebih tinggi tentunya akan menyebabkan jantung bekerja lebih keras. Kondisi itulah yang kemudian dikenal sebagai kelainan irama jantung, karena jantung akan menghasilkan irama detak jantung yang tak terkendali.

Jadi memang benar, penyebab cepat lelah saat berolahraga bisa dikarenakan oleh fibrilasi atrium. 

Artikel Lainnya: Kiat Sehat Atasi Gangguan Jantung Fibrilasi Atrium

2 dari 4 halaman

Hubungan Antara Fibrilasi Atrium dan Stroke

Stroke terjadi ketika aliran darah di dalam otak berhenti. Akibat dari stroke dapat berujung dengan kelumpuhan. Berita buruknya, stroke yang terjadi karena FA memiliki tingkat keparahan yang lebih tinggi.

Stroke akibat FA juga memiliki sifat kambuh secara berulang dan membutuhkan waktu yang lama untuk mengobatinya. Lebih dari 50 persen penderita FA kembali mengalami stroke dalam jangka waktu satu tahun.

Untuk itu, menerapkan gaya hidup sehat sangat penting untuk menurunkan risiko fibrilasi atrium. Salah satunya dengan rutin olahraga, mengonsumsi makanan sehat, serta menghindari merokok. Ingat, menurunkan risiko FA berarti menurunkan risiko stroke dan kelumpuhan.

3 dari 4 halaman

Tips Olahraga untuk Penderita Fibrilasi Atrium

Memiliki fibrilasi atrium bukan berarti tidak boleh berolahraga. Faktanya, olahraga adalah satu kebiasaan baik yang dapat meningkatkan kualitas hidup Anda. Jika Anda penderita FA, pilihlah jenis olahraga yang sesuai dengan kemampuan tubuh dan tidak terlalu berat untuk dilakukan. 

Artikel Lainnya: Pilih yang Sesuai, Ini Tren Olahraga Tahun 2020 yang Bisa Dicoba

Berikut ini adalah beberapa tips seputar olahraga yang aman untuk penderita fibrilasi atrium.

  1. Sebelum memulai olahraga, pastikan untuk meregangkan otot atau melakukan gerakan ringan selama sekitar 10 menit. Hal ini penting untuk memungkinkan jantung Anda menyesuaikan diri dengan aktivitas tersebut.
  2. Setelah melakukan pemanasan, cobalah olahraga yang tidak terlalu membebani jantung, seperti jalan kaki, bersepeda, dan lainnya. 
  3. Latihan beban juga bisa menjadi olahraga yang baik. Ini dapat membantu membangun otot dan kekuatan otot tanpa membuat jantung Anda tegang.
  4. Setelah merasa nyaman dengan latihan yang ringan dan singkat, tambahkan waktu olahraga sebanyak 5-10 menit secara bertahap. 
  5. Pastikan Anda minum cairan yang cukup sebelum, saat, dan setelah berolahraga.

Sebenarnya tak semua keluhan cepat lelah adalah gejala fibrilasi atrium. Namun setiap penderita FA pasti akan lebih cepat lelah saat olahraga atau ketika melakukan aktivitas fisik lainnya.  

Kuncinya, Anda harus selalu memperhatikan irama jantung dan lakukan pengobatan. Jika Anda mengonsumsi obat sesuai anjuran dokter, ketidakteraturan irama jantung dapat dihindari sehingga berolahraga akan terasa lebih nyaman. Ingin tahu lebih lanjut mengenai masalah ini? Tanyakan saja pada dokter kami melalui fitur Live Chat di aplikasi KlikDokter.

[FY/ RS]

0 Komentar

Belum ada komentar