Sukses

Hindari Konsumsi Makanan Ini Sebelum Tidur Agar Tidak Gemuk

Makanan yang Anda konsumsi bisa memengaruhi kualitas tidur, bahkan mampu meningkatkan berat badan setelahnya. Waspada, hindari konsumsi makanan ini sebelum tidur!

Menurut data yang dipublikasikan di the Journal of Community Health, hampir sepertiga orang dewasa di seluruh dunia memiliki kualitas tidur yang kurang. Setelah ditelusuri, ternyata salah satu penyebabnya adalah kebiasaan mengonsumsi makanan sebelum tidur.

Tidak dimungkiri, makanan yang dikonsumsi memang bisa memengaruhi kondisi tubuh secara keseluruhan. Bahkan, beberapa makanan juga dapat mengganggu kualitas tidur malam Anda.

Padahal, kualitas tidur yang kurang baik dapat meningkatkan risiko terjadinya obesitas atau kegemukan.

Adanya kondisi tersebut lama-kelamaan bisa memicu penyakit diabetes, penyakit jantung, bahkan stroke.

Artikel Lainnya: Hindari 8 Makanan Ini Jika Anda Ingin Tidur Nyenyak

1 dari 2 halaman

Makanan Sebelum Tidur yang Bikin Gemuk

Beberapa asupan di bawah ini sering dijadikan makanan sebelum tidur. Padahal, makanan-makanan tersebut dapat mengganggu kualitas tidur dan memengaruhi kondisi kesehatan secara keseluruhan. Makanan-makanan yang dimaksud, antara lain:

1. Makanan Pedas

Makanan pedas atau mengandung cabai dapat memicu terjadinya GERD (gastro esophageal reflux disease). Risiko terjadinya kondisi itu bahkan bisa meningkat berkali-kali lipat jika Anda mengonsumsi makanan pedas sebelum tidur,

GERD itu sendiri merupakan penyakit saluran pencernaan bagian atas yang terjadi karena asam lambung naik ke kerongkongan. Gejalanya hampir mirip dengan sakit mag, seperti nyeri ulu hati, mual, atau muntah.

Keluhan dada terbakar (heart burn) yang timbul pada kondisi GERD dapat menyebabkan rasa tidak nyaman dan membuat seseorang sulit tidur.

2. Alkohol

Konsumsi alkohol di malam hari dapat mengganggu kualitas tidur Anda. Asupan yang sering disebut sebagai ‘minuman keras’ ini bahkan dapat meningkatkan senyawa kimia adenosine, sehingga Anda akan terjaga di tengah malam.

Selain itu, konsumsi alkohol sebelum tidur juga dapat membuat Anda menjadi mudah cemas dan merasa kurang berenergi keesokan harinya.

3. Kafein

Kopi, teh, dan cokelat tidak disarankan untuk dikonsumsi menjelang tidur. Ini karena asupan tersebut mengandung kafein, yang dapat membuat mata dan tubuh Anda terjaga semalaman.

Atas dasar itu, sebaiknya hindari makanan dan minuman yang mengandung kafein paling tidak 6-7 jam sebelum tidur.

Artikel Lainnya: Efektifkah Pengaturan Waktu Makan untuk Menurunkan Berat Badan?

4. Es Krim

Tahukah Anda bahwa es krim menyimpan banyak lemak? Jika Anda mengonsumsinya sebelum tidur, tubuh akan kesulitan membakar lemak yang masuk.

Alhasil, lemak tersebut akan menumpuk di dalam tubuh dan menyebabkan kenaikan berat badan.

Parahnya, es krim juga mengandung gula. Apabila gula yang masuk ke tubuh tidak dibakar menjadi energi, si manis tersebut dapat berubah menjadi lemak. Ujung-ujungnya, tentu saja kenaikan berat badan.

5. Pasta

Pasta sangat padat karbohidrat, yang pada akhirnya dapat menjadi lemak. Ini tentunya dapat membuat berat badan Anda melonjak.

Selain itu, sebagian besar jenis pasta juga memiliki indeks glikemik yang tinggi.

Ini berarti bahwa pasta akan meningkatkan kadar gula darah Anda dengan cepat. Lama-kelamaan, gula darah yang terus melonjak tinggi dapat mengganggu fungsi insulin sehingga terjadilah penyakit diabetes.

6. Bawang Putih

Selain menimbulkan bau mulut, bawang putih juga dikenal sebagai ‘ramuan panas’. Jenis rempah yang satu ini cenderung menimbulkan rasa mulas atau gangguan perut, khususnya jika dikonsumsi dengan perut kosong.

Adanya gangguan perut di malam hari akan mengganggu waktu dan kualitas tidur, karena Anda mesti bangun berulang kali lantaran harus ke toilet.

7. Junk Food

Sebagian besar makanan cepat saji alias fast food atau junk food diolah dengan metode deep frying. Ini membuat kandungan lemak di dalam jenis makanan tersebut sangat tinggi, dengan kadar serat yang sangat rendah.

Apabila Anda mengonsumsi junk food sebelum tidur, risiko terjadinya GERD juga akan meningkat berkali-kali lipat. Tentu saja, ini bisa sangat mengganggu waktu maupun kualitas tidur Anda.

Artikel Lainnya: Camilan Sebelum Tidur di Malam Hari yang Aman bagi Pelaku Diet

8. Makanan Tinggi Gula

Asupan manis (tinggi gula) merupakan jenis makanan sebelum tidur yang sebaiknya dihindari. Meski enak, jenis makanan tersebut nyatanya juga bisa memberikan efek samping yang merugikan tubuh.

Berdasarkan studi yang dilansir di the Journal Advances in Nutrition, konsumsi makanan tinggi gula sebelum tidur dapat membuat Anda lebih sering terbangun di malam hari sehingga kualitas tidur juga akan menurun.

9. Minuman Bersoda

Konsumsi minuman bersoda menjelang tidur dapat menyebabkan meningkatnya produksi gas di saluran pencernaan.

Anda pun akan merasa lebih begah, rasa tidak nyaman di perut, dan sering serdawa.

Selain itu, minuman bersoda juga mengandung kafein dalam kadar yang tinggi. Ini akan membuat Anda lebih sulit tidur dan sering buang air kecil di malam hari. Akibatnya, waktu dan kualitas tidur pun dapat berkurang.

10. Makanan Mengandung Sulfur

Telur, sayuran jenis kol-kolan, daging dan makanan tinggi protein lainnya mengandung kadar sulfur yang tinggi. Senyawa tersebut dapat menyebabkan mikroba di saluran cerna memproduksi gas hidrogen sulfida.

Sebagai akibatnya, perut akan terasa tidak nyaman, kembung, begah, dan sering buang gas. Anda pun akan lebih kesulitan tidur di malam hari.

Hindari konsumsi makanan sebelum tidur, agar Anda tidak mengalami dampak buruknya. Ingat, kualitas tidur yang buruk dapat menjadi awal mula terjadinya berbagai penyakit berbahaya.

Jika Anda memang merasa kesulitan untuk mengatasi kebiasaan makan sebelum tidur, atau ingin tahu lebih lanjut mengenai makanan sebelum tidur yang bikin gemuk, sebaiknya konsultasikan langsung pada dokter melalui LiveChat 24 jam di aplikasi KlikDokter.

(NB/AYU)

0 Komentar

Belum ada komentar