Sukses

Bagaimana Posisi Tidur Terbaik bagi Tubuh Anda?

Bila sering terbangun di pagi hari dengan badan pegal, mungkin posisi tidur Anda kurang tepat. Ini posisi tidur yang baik untuk kesehatan.

Selain durasi atau lama jam tidur, posisi tidur juga menjadi salah satu faktor yang memengaruhi kualitas tidur Anda. Bagaimana posisi tidur yang baik dan ideal? Ternyata posisi tidur yang baik untuk tiap orang bisa berbeda-beda, tergantung kondisi kesehatan masing-masing.

Posisi Tidur yang Baik

Ada berbagai macam posisi tidur, seperti telentang, berbaring, tengkurap, dan sebagainya. Di antara beberapa posisi tidur yang Anda lakukan sehari-hari, posisi tidur seperti apa yang baik untuk kesehatan?

Berikut ini beberapa opsi posisi tidur yang baik, serta kelebihan dan kekurangannya:

  1. Tidur Telentang

Tidur telentang dikatakan dapat meningkatkan kualitas tidur, sehingga seseorang dapat tidur telentang sepanjang malam tanpa harus berganti posisi. 

Dengan tidur telentang, Anda memberi kesempatan bagi kepala, leher, dan tulang belakang untuk berada dalam posisi netral. Oleh sebab itu, tidur telentang jarang menyebabkan keluhan nyeri atau pegal-pegal saat bangun tidur.

Artikel Lainnya: Posisi Tidur Ibu Hamil, Bagaimana Sebaiknya?

Meski demikian, tidur dengan posisi telentang dapat meningkatkan kemungkinan Anda untuk mendengkur. Karena saat tidur telentang, jalan napas menjadi tidak optimal. Maka dari itu, seseorang yang memiliki kebiasaan mendengkur tidak disarankan untuk tidur dengan posisi ini.

Selain itu, tidur telentang juga mempermudah asam lambung naik ke kerongkongan. Karenanya, orang yang memiliki GERD (gastroesophageal reflux disease) harus mengganjal kepala dengan bantal yang cukup jika hendak tidur dalam posisi telentang.

  1. Tidur Menghadap Samping

Posisi tidur yang sehat selanjutnya adalah dengan tidur menghadap samping. Posisi ini paling sering ditemui dan merupakan salah satu posisi tidur yang baik. Tidur menghadap samping dianggap paling sesuai untuk membuka jalan napas bagi Anda yang memiliki gangguan pernapasan atau mendengkur saat tidur.

Selain itu, posisi ini dianggap dapat membantu meredakan nyeri punggung bagian bawah. Posisi tidur miring ke kiri juga dianggap dapat memperlancar aliran darah ke jantung, terutama pada wanita hamil.

Di sisi lain, posisi ini terkadang dapat menyebabkan rasa baal dan kesemutan pada bagian tubuh yang tertindih. Untuk mencegah hal tersebut, usahakan untuk tidur menyamping dengan posisi lutut yang tidak terlalu tertekuk.

  1. Tidur Meringkuk

Ternyata, tidur meringkuk merupakan posisi yang paling dipilih oleh orang dewasa saat tidur. Posisi tidur meringkuk artinya tidur menyamping dengan perut dan lutut yang tertekuk seperti bayi.

Artikel Lainnya: Bangun Tidur Selalu Sakit Kepala, Kenali Penyebabnya

Jika meringkuk menghadap kiri, posisi ini bermanfaat bagi ibu hamil karena posisi tersebut membantu memperlancar sirkulasi darah ke bayi. Selain itu, posisi ini juga baik untuk orang yang memiliki kebiasaan mendengkur.

Meski demikian, tidur meringkuk tidak disarankan bagi orang yang mengalami radang sendi (artritis), terutama pada penderita artritis di daerah punggung. Hal ini karena posisi meringkuk akan menambah tekanan di daerah punggung dan memperberat nyeri artritis.

  1. Tidur Tengkurap

Bagi Anda yang sering mendengkur saat tidur, namun terbiasa tidur telentang dan tidak dapat tidur pada posisi samping, posisi tengkurap bisa menjadi pilihan. Akan tetapi, tidak terlalu banyak keuntungan lain yang didapat dari posisi tidur ini.

Tidur tengkurap dapat meningkatkan kemungkinan Anda mengalami nyeri pada daerah leher, karena posisi leher berputar hampir 90 derajat. Selain itu, posisi ini juga kurang ideal bagi tulang belakang.

Artikel Lainnya: 5 Posisi Tidur yang Nyaman saat Kena Sakit Pinggang

  1. Tidur Posisi Bintang Laut

Posisi bintang laut maksudnya Anda tidur telentang, dengan lengan tangan dan tungkai kaki yang terbuka lebar seperti membentuk bintang. Jika kepala diganjal dengan bantal yang cukup, posisi bintang laut dapat mencegah asam lambung naik ke tenggorokan. 

Posisi ini baik untuk penderita GERD atau dispepsia. Meski demikian, posisi bintang laut ini bisa menyebabkan seseorang mendengkur sehingga tidak disarankan untuk penderita obstructive sleep apnea (OSA).

  1. Tidur dengan Bantal di Bawah Perut

Selanjutnya, Anda dapat mencoba posisi tidur dengan menggunakan bantal yang diletakkan di bawah perut. Posisi tidur ini dapat membantu Anda yang mengalami susah tidur.

Dengan meletakkan bantal tipis di bawah perut saat tidur, dapat membantu dalam penyelarasan tulang belakang. Posisi tidur ini juga berguna bagi penderita hernia atau penyakit degeneratif.

  1. Tidur dengan Bantal di Bawah Lutut

Selain dengan meletakkan bantal di bawah perut, Anda juga dapat mencoba tidur dengan meletakkan bantal di bawah lutut. Posisi ini disarankan bagi Anda yang sering mengalami nyeri punggung dan suka tidur telentang tanpa menggunakan bantal.

  1. Tidur dengan Lengan ke Atas

Posisi tidur selanjutnya adalah dengan mengangkat lengan ke atas. Posisi tidur ini disarankan bagi Anda yang memiliki masalah punggung. Selain itu, posisi ini juga bermanfaat untuk mengatasi masalah kulit, seperti jerawat dan keriput.

Namun perlu dicatat, posisi tidur dengan lengan ke atas dapat membuat Anda mendengkur dan berpotensi menaikkan asam lambung. Selain itu, dengan memposisikan tangan ke atas, bahu dapat tertekan.

Dari informasi di atas dapat Anda ketahui posisi tidur yang sehat, agar Anda dapat terbangun dengan segar dan terbebas dari rasa nyeri. Bila Anda merasa mengalami kualitas tidur yang kurang baik dengan posisi tidur yang sekarang, carilah posisi tidur yang baik dan sesuai untuk menjaga kesehatan Anda. 

[WA/ RS]

0 Komentar

Belum ada komentar