Sukses

Gigi Berlubang, Ditambal atau Dicabut?

Mana perlakuan yang terbaik untuk gigi berlubang, ditambal atau dicabut?

Klikdokter.com, Jakarta Salah satu masalah kesehatan rongga mulut yang sering terjadi adalah gigi berlubang. Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan kondisi itu, salah satunya terlalu banyak mengonsumsi makanan manis. Saat gigi berlubang, apakah sebaiknya ditambal atau dicabut?

Menurut Sekjen PB PDGI, drg. Diono Susilo, MPH., langkah pertama yang harus dilakukan pada kasus gigi berlubang adalah memeriksakannya ke dokter gigi. Dengan demikian Anda akan mengetahui sedalam apa lubang yang terjadi.

Diono saat ditemui tim KlikDokter di Jakarta, beberapa waktu lalu, menyarankan agar gigi berlubang harus segera mendapatkan penanganan berupa penambalan. Sebab jika dibiarkan, kerusakan yang telah ada akan memengaruhi gigi lain.

Lebih lanjut, Diono menyebut gigi berlubang yang dibiarkan bisa menyebabkan masalah yang lebih serius. Tidak hanya bagi kesehatan mulut, tapi pada organ-organ tubuh lainnya. Oleh karenanya, lubang sekecil apapun pada gigi, harus secepatnya ditambal.

Kebiasaan makan picu gigi berlubang

Indonesia negara kepulauan yang terbentang sangat luas. Hal itu, kata Diono, menjadi salah satu faktor yang dapat memicu gigi berlubang.

Sebab air yang digunakan untuk menyikat gigi berasal dari sumber yang berbeda-beda. Faktor lainnya adalah kebiasaan makan.

Dia mencontohkan sajian makanan khas yang berbeda di setiap daerah. Seperti Palembang yang khas dengan pempek, disajikan dengan kuah yang terbuat dari cuka. Menurut Diono, cuka adalah salah satu jenis makanan yang dapat merusak gigi.

Menurutnya, faktor utama penyebab kerusakan gigi biasanya karena kebiasaan (habit), bukan karena genetis. Kebiasaan tidak menyikat gigi sebelum tidur juga berperan besar dalam terjadinya gigi berlubang.

Untuk menghindari kerusakan gigi, disarankan untuk rutin melakukan pemeriksaan ke dokter gigi meski tidak memiliki keluhan tertentu.

“Disarankan kontrol rutin 6 bulan sekali, agar antisipasi terhadap penumpukan karang gigi dan gejala gigi berlubang. Apalagi buat mereka yang suka begadang, karena rentan konsumsi makanan yang beragam di malam hari dan lupa sikat gigi,” urainya.

Gigi berlubang bisa berubah menjadi momok bagi kesehatan Anda. Terlebih lagi jika kondisi ini terjadi pada anak-anak. Jika dibiarkan dan tidak tertangani, gigi berlubang pada anak dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembangannya.

Maka dari itu, ajak dan biasakan anak untuk rutin menyikat gigi dan menghindari konsumsi makanan manis secara berlebihan. Jangan lupa untuk membuat jadwal kunjungan keluarga ke dokter gigi, agar gigi berlubang atau masalah kesehatan rongga mulut lainnya dapat segera ditangani.

[NB/ RVS]

1 Komentar