Sukses

Bayi Sering Muntah, Pertanda Apa?

Bayi sering muntah kerap membuat orang tua khawatir. Apa yang mendasari kondisi tersebut?

Klikdokter.com, Jakarta Orang tua mana yang tak sedih saat sang buah hati sakit. Terlebih lagi jika bayi sering muntah dan tidak mau makan. Apa yang mendasari kejadian ini?

Sebenarnya, bayi sering muntah di minggu-minggu awal kehidupannya merupakan hal yang wajar. Karena bayi masih dalam proses adaptasi dalam menyusu. Muntah biasanya akan hilang dalam kurun waktu 6-24 jam.

Namun, jika muntah pada bayi berlangsung lebih dari itu, atau bayi tidak mau menyusu sama sekali, bisa jadi beberapa hal di bawah ini yang jadi penyebabnya:

  1. Pemberian ASI yang berlebihan

    Pemberian ASI berlebih bisa menyebabkan bayi sering muntah. Biasanya, kondisi ini dialami di beberapa bulan pertama. Selain pemberian ASI berlebih, alergi protein juga dapat menyebabkan kejadian tersebut.

  2. Infeksi

    Infeksi saluran napas dapat menyebabkan bayi sering muntah. Ini karena bayi belum bisa batuk dan mengeluarkan dahak dengan baik. Cairan atau lendir dari infeksi saluran napas juga bisa mengalir ke tenggorokan, dan merangsang refleks muntah.

    Selain itu infeksi lain seperti infeksi saluran kemih (ISK), infeksi telinga, maupun infeksi saraf juga bisa merangsang mual dan muntah pada bayi.

  3. Terlalu sering menangis

    Menangis berlebih dan terus-menerus dapat merangsang refleks muntah pada bayi. Kondisi ini merupakan hal yang wajar. Jika bayi Anda sudah tenang dan tak lagi menangis, maka frekuensi muntah pun akan berkurang.

  4. Tertelan zat beracun

    Ketika menelan zat beracun seperti obat, tumbuhan atau zat kimia, bayi akan mengalami mual dan muntah. Begitu pula dengan keracunan makanan atau minum air yang terkontaminasi.

  5. Gangguan pada usus

    Sumbatan pada usus, seperti pada kasus intususepsi, yaitu ketika salah satu bagian pada usus masuk ke dalam bagian usus lainnya, atau penyakit hirschprung dapat membuat bayi sering muntah.

Jika Anda menemukan bayi sering muntah lebih dari 24 jam yang disertai demam, mulut kering, lemah, lesu, sulit bernapas, muntah disertai darah, terlihat pucat dan tidak aktif, segera bawa bayi tersebut ke dokter untuk mendapatkan pertolongan medis. Jangan diabaikan, karena kondisi ini dapat mengancam keselamatan bayi.

[NB/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar