Sukses

Beras Putih vs Beras Merah, Mana yang Lebih Maknyus?

Meski sama-sama banyak diminati, belum tentu sama tawaran nutrisi dan gizinya. Mana yang lebih maknyus beras putih apa merah?

Klikdokter.com, Jakarta Memilih jenis beras yang lebih maknyus baik dari rasa maupun sisi kesehatan memang perkara gampang-gampang sulit. Pasalnya, dari seluruh asupan energi harian yang dibutuhkan seseorang porsi terbesarnya berasal dari karbohidrat.

Bahkan bagi seorang yang sedang melakukan diet sekalipun, komposisi karbohidrat ini tetap harus terpenuhi. Bagi penduduk Indonesia, beras menjadi pilihan utama dalam pemenuhan nutrisi penting.

Dari sekian banyak varian beras, beras putih merupakan jenis yang paling banyak dikonsumsi di Indonesia. Selain mudah didapatkan, harganya yang murah memang menjadi pertimbangan tersendiri beras ini tidak pernah absen dari menu sehari-hari.

Selain beras putih, jenis beras lain yang cukup banyak diminati adalah beras merah. Jenis beras ini umumnya menjadi pilihan mereka yang sedang menjalani program diet karena dipercaya memberikan manfaat bagi keberhasilan program diet lebih sehat.

Berikut perbandingan nutrisi yang terkandung di dalam beras putih dan gizi dalam beras merah:

Nutrisi pada beras putih

Beras putih merupakan jenis yang paling banyak melalui rangkaian proses pengolahan dari bentuk dasar gabahnya. Beras ini telah melalui proses pengolahan berlapis yang bertujuan membersihkan, namun memiliki efek samping dapat menghilangkan kandungan nutrisi alami yang ada di dalamnya.
Selama mengalami proses berlapis ini, beras putih akan kehilangan sebagian besar kandungan serat alami dari lapisan pembungkus bulirnya. Tidak hanya itu, sebagian vitamin B, zinc, magnesium, zat besi dan berbagai vitamin lainnya juga ikut larut bersama dengan larutnya lapisan dan warna asli gabah.

Warnanya memang menjadi putih bersih dan terlihat lebih cantik, namun ternyata kandungannya tidak secantik tampilannya. Atas dasar inilah beberapa produsen beras kemudian memperkaya beras putih yang mereka produksi dengan tambahan nutrisi dan vitamin. Sayangnya, pencucian berlebih pada beras berpotensi melarutkan tambahan zat gizi ini hingga 85% nya.

Kandungan gizi dalam beras merah

Berbeda dengan beras putih, pengolahan beras merah dari gabahnya tidak serumit beras putih. Pengolahan sederhana ini menjadikan kandungan gizi dalam beras merah tetap dapat terjaga baik.

Kandugan gzi tersebut meliputi serat, vitamin B, kalsium, zink, zat besi dan mangan yang seluruhnya dapat membantu menjaga kesehatan jantung, kulit, tulang, pembuluh darah dan berbagai organ penting lainya. Tidak hanya itu, kandungan gula yang lebih rendah dibandingkan dengan beras putih juga menjadikan jenis beras ini baik dijadikan alternatif mereka yang peduli akan kesehatan dan berupaya menghindari ancaman diabetes di kemudian hari.

Tidak hanya soal nutrisi, warna merah di lapisan luarnya juga ternyata menandakan beras ini memiliki keunggulan kandungan antioksidan anthocyanins. Antioksidan ini mampu membantu tubuh menangkal radikal bebas dan menjaganya tetap sehat.

Melihat seluruh kekayaan nutrisi dan antioksidan di dalamnya membuat beras merah lebih maknyus dibandingkan dengan beras putih. Anda tidak perlu ragu lagi memilih jenis beras terbaik untuk diri sendiri maupun keluarga yang dicintai. Ubah kebiasaan mulai saat ini dan nikmati hidup sehat di kemudian hari.

[DA/ RVS]

0 Komentar

Belum ada komentar