Sukses

3 Kebiasaan yang Bisa Bikin Batuk Tak Kunjung Reda

Bingung batuk tidak kunjung reda? Jangan-jangan kebiasaan Anda bisang keroknya.

Klikdokter.com, Jakarta Tanpa Anda sadari, penyebab batuk tidak kunjung reda bisa berasal dari kebiasaan sehari-hari. Baik itu batuk kering maupun batuk berdahak Bila Anda tidak mengubah kebiasaan, itu artinya saluran pernapasan Anda akan terus bekerja ekstra keras.

Akibatnya, penyebaran oksigen sebagai bahan utama napas setiap sel tubuh akan terganggu. Kalau sudah begitu, kesehatan Andalah yang menjadi korbannya.

Jika terjadi demikian, korbannya adalah kesehatan tubuh secara umum. Tidak mau hal ini terjadi pada Anda? Cek kebiasaan apa saja yang bisa jadi pemicunya.

Makan Gorengan

Gorengan sangat lekat dengan kebisaan makan orang Indonesia. Tidak hanya tahu dan bakwan yang kerap dijajakan di jalan, namun juga ikan atau daging ayam yang banyak diolah di rumah.

Berdasarkan penelitian, proses penggorengan makanan ini akan melepaskan suatu senyawa bernama acrolein. Acrolein ini lah biang kerok yang memicu peradangan di saluran napas dan menimbulkan batuk.

Ingin mengenyahkan batuk yang mengganggu? Coba tahan keinginan untuk mengonsumsi makanan yang digoreng. Makanan yang direbus, kukus atau tim juga tidak kalah lezat dan pastinya sehat.

Minum Kopi

Apa hubungannya? Bagi Anda yang memiliki kecenderungan sakit maag, kopi bisa jadi penyebab dibalik batuk yang tidak kunjung mereda. Kafein dan kandungan asam yang cukup tinggi pada kopi dapat memicu peningkatan asam lambung.

Kadar asam lambung yang meroket ini akan memicu GERD (Gastroesophageal reflux disease). Ini adalah aliran balik asam lambung ke saluran cerna yang lebih atas.

Tidak hanya mengiritasi saluran cerna, namun asam ini juga dapat masuk ke saluran napas dan menimbulkan batuk kering yang terjadi berkepanjangan.

Bagaimana membedakan dengan batuk lainnya? Batuk akibat GERD umumnya dominan terjadi setelah makan dan saat posisi berbaring. Selain itu, penderita GERD juga kerap mengeluhkan rasa terbakar di dada hingga suara yang terdengar serak.

Begadang

Bukan hanya makanan dan minuman yang dapat memicu batuk berkepanjangan. Kurang tidur akibat begadang juga bisa menjadi pencetusnya.

Saat jumlah dan kualitas tidur tidak mencukupi, fisik dan psikis lah yang akan dikorbankan. Sulit konsentrasi, mudah stres hingga penurunan daya tahan tubuh akibatnya.

Bila daya tahan turun, berbagai virus dan bakteri akan mudah hinggap dan menginfeksi tubuh. Virus dan bakteri ini kemudian menyebabkan berbagai gangguan, termasuk flu dan batuk.

Itulah salah satu alasan mengapa Anda perlu cukup istirahat. Pa ahli menganjurkan setiap orang tidur malam 7–8 jam sehari, tidak kurang ataupun berlebih.

Kebiasaan-kebiasaan tersebut umumnya sangat lekat dengan keseharian sebagian besar orang. Tapi, bukan berarti tidak mungkin untuk diganti dengan menjalankan gaya hidup sehat. Dengan demikian Anda terhindar dari gangguan kesehatan.

 

Jika batuk menyerang dan tak kunjung reda, Anda bisa minum obat batuk agar aktivitas tak terganggu. Seperti obat batuk HerbaKOF. Ini adalah satu-satunya obat batuk herbal yang diproses melalui teknologi fraksinasi mutakhir.

Teknologi fraksinasi merupakan proses ekstraksi untuk menemukan fraksi spesifik dari campuran ekstrak yang setara dengan simplisia 1 gram Vitex trifolia folium (Legundi), 0.25 gram Zingiber officinale rhizome (jahe gajah), 0.25 gram Abrus precatorius folium (daun saga), 0.20 gram Phaleria macrocarpa (mahkota dewa).

HerbaKOF memiliki empat keunggulan, yaitu meredakan batuk –apapun jenis batuknya, meredakan radang tenggorokan, melegakan pernafasan, dan menghangatkan saluran pernafasan.

HerbaKOF tidak seperti obat batuk herbal biasa. Lewat penggunaan teknologi fraksinasi dalam proses pembuatan HerbaKOF, obat batuk ini dapat bekerja lebih efektif dan cepat dibandingkan obat batuk herbal lainnya.

Kini Anda tak perlu resah lagi bila terserang batuk. Anda bisa mengatasinya dengan obat batuk herbal. Selain itu, ubah kebiasaan lama Anda yang bisa memicu batuk tak kunjung reda dengan pola hidup sehat.

(DA/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar