Sukses

Sakit Kepala Berulang dan Cara Mengatasinya

Sakit kepala berulang tidak boleh diabaikan. Segera atasi dengan cara ini.

Klikdokter.com, Jakarta Sakit kepala umumnya hanya terjadi sebentar. Namun pada sebagian kasus, kondisi ini terjadi berulang dan tidak kunjung hilang. Anda pernah merasakannya?

Sakit kepala berulang (kronis) umumnya terjadi paling tidak 15 hari dalam satu bulan. Kondisi ini biasanya menetap selama 3 bulan. Sakit kepala kronis dibedakan menjadi dua tipe, yaitu primer dan sekunder.

  • Sakit kepala primer

    Ini adalah sakit kepala murni, tanpa adanya penyakit yang mendasari. Pada beberapa kasus, sakit kepala jenis ini tidak diketahui penyebab pastinya.

  • Sakit kepala sekunder

    Ini merupakan sakit kepala kronis yang dilatarbelakangi oleh penyakit lain, seperti infeksi selaput otak (meningitis), tumor otak, cedera otak, tekanan di dalam otak yang meningkat, dan stroke.

Selain yang sudah disebutkan, terdapat faktor risiko lain yang menyebabkan terjadinya sakit kepala berulang. Berikut beberapa di antaranya:

  1. Minum obat bebas secara berlebihan

    Jika Anda mengonsumsi obat pengurang rasa sakit yang dijual bebas di pasaran lebih dari 2 hari dalam 1 minggu, Anda berisiko tinggi mengalami sakit kepala berulang. Kejadian ini dikenal dengan istilah Medication Overuse headache (MOH).

  2. Stres

    Semakin sering Anda stres, maka risiko sakit kepala berulang akan semakin besar.

  3. Kegemukan (obesitas)

    Meski belum diketahui penyebabnya, tapi penelitian menyebutkan bahwa 20% orang yang mengalami kegemukan (obesitas) akan mengalami sakit kepala berulang.

  4. Kurang tidur

    Durasi tidur yang kurang dari 6 jam setiap harinya menyebabkan seseorang berisiko tinggi mengalami sakit kepala berulang.

  5. Konsumsi kafein

    Penggunaan kafein memang dapat membantu mengurangi nyeri. Namun konsumsi zat ini secara berlebihan juga dapat memicu timbulnya sakit kepala berulang.

Untuk mencegah terjadinya sakit kepala berulang, berikut beberapa tindakan yang bisa Anda lakukan:

  1. Kurangi konsumsi kafein

  2. Hindari bergantung pada obat yang dijual bebas di pasaran

  3. Rutin olahraga, minimal 30 menit setiap hari

  4. Konsumsi makanan yang sehat dan bergizi seimbang

  5. Jaga berat badan tetap seimbang, tidak lebih dan tidak kurang

  6. Istirahat cukup, paling tidak 8 jam sehari

  7. Selalu catat kapan sakit kepala terjadi, dan berapa lama respons obat sakit kepala yang Anda minum

Jika kondisi tidak kunjung membaik setelah melakukan tindakan di atas, jangan ragu untuk berkonsultasi lebih lanjut dengan dokter. Jangan abai, karena sakit kepala berulang bisa menjadi pertanda adanya penyakit berbahaya.

(NB/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar