Sukses

Badan Tetap Lemas Meski Sarapan Sehat, Apa Penyebabnya?

Meski telah melakukan sarapan sehat tapi nyatanya badan masih sering lemas dan cepat lapar. Apa yang salah?

Klikdokter.com, Jakarta Terkadang menyantap makanan yang sehat dan bergizi di pagi hari nyatanya tak membuat tubuh cukup kuat ‘bertahan’. Bahkan di saat Anda telah menghindari makanan olahan, badan masih sering lemas dan cepat lapar.

Masalahnya, badan yang lemas bisa mengganggu produktivitas. Bahkan tak jarang juga mengacaukan mood.

Lalu apa yang salah? Coba perhatikan kembali hal-hal di seputar urusan sarapan Anda. Seperti dilansir dari womenshealthmag, berikut sejumlah kesalahan yang membuat makanan sehat Anda malah membuat badan lemas:

  1. Makan Tidak Tepat Waktu

    Buah-buahan yang diolah menjadi smoothies biasanya menjadi menu favorit saat sarapan pagi. Alasannya, smoothies mudah menyesap dan membawa sejumlah vitamin dan antioksidan.

    Banyak orang yang memasukkan olahan buah tersebut ke dalam lemari es dengan maksud mengendapkannya. Sayangnya, konsumsi gula berlebihan yang dihasilkan endapan buah justru membuat badan lemas dan cepat merasa lapar.

  2. Terlalu Bersemangat Menambah Topping

    Anda memilih untuk mengonsumsi yogurt dan oatmeal di pagi hari? Hati-hati, makanan fermentasi yang kaya manfaat tersebut bisa berubah jadi mengerikan jika Anda terlalu bersemangat menambahkan topping sebelum memakannya.

    Tumpukan topping bisa ‘menjelma’ menjadi sekumpulan sumber gula yang berperan aktif membuat badan menjadi lemas. Gabungan berbagai topping bisa mengubah mangkuk sarapan Anda menjadi bom gula yang membuat merinding.

  3. Mengubah Rasa Kopi Pagi

    Tidak sedikit orang yang merasa wajib minum kopi untuk mengawali harinya. Sejumlah ahli menyebut kafein yang terkandung dalam kopi dapat membuat tubuh mudah lemas.

Memilih menu sarapan yang sehat saja tak cukup untuk membuat badan tidak mudah lemas saat melakukan rutinitas sehari-hari. Pastikan juga Anda menghindari kesalahan yang bisa membuat menu sarapan Anda berubah menjadi sumber masalah.

(DA/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar