Sukses

Gangguan Telinga Akibat Terlalu Sering Pakai Headset

Bukannya sama sekali tidak boleh menggunakan headset. Tapi, ada aturan yang perlu dipatuhi agar tidak terjadi gangguan pada telinga akibat headset.

Klikdokter.com, Jakarta Mendengarkan lagu melalui headset atau earphone mungkin menjadi salah satu kegiatan yang wajib dilakukan saat Anda sedang bekerja atau bahkan bersantai. Tapi perlu Anda ketahui, gangguan telinga dapat muncul akibat terlalu sering mendengarkan musik melalui headset

Headset bisa sebabkan masalah pendengaran

Menurut dr. Seruni Mentari Putri dari KlikDokter, penggunaan headset yang terlalu kencang dapat menyebabkan masalah-masalah serius pada pendengaran. Selain penggunaan headset, tinggal atau beraktivitas di tempat yang memiliki suara bising, seperti suara mesin atau suara ledakan, juga bisa berdampak buruk pada pendengaran. 

“Paparan suara kencang yang sering didengar berulang akan menyebabkan trauma akustik pada telinga, yang dalam dunia kedokteran dikenal sebagai noise-induce hearing loss (NIHL). Hal ini nantinya akan menyebabkan kerusakan pada sel-sel rambut di koklea telinga yang berfungsi sebagai reseptor suara,” dia menjelaskan. 

Sebenarnya, risiko yang bisa Anda alami tergantung pada volume, desibel (dB), dan lamanya paparan suara yang Anda dengar. Suara dengan intensitas suara di atas 85dB atau setara dengan di atas volume 60 persen selama kurang lebih 8 jam dalam sehari, bisa meningkatkan risiko ketulian. 

“Hindari mendengarkan musik atau suara dari headset di atas 60 persen volume. Ingatlah bahwa volume yang lebih rendah dapat memperpanjang usia telinga Anda tetap sehat, ” kata dr. Seruni.

Selain itu, membatasi penggunaan headset setiap harinya, juga diperlukan untuk menjaga kesehatan telinga Anda. Menurut dr. Seruni, batas aman seorang mendengarkan musik di headset adalah kurang dari satu jam. Berikan jeda beberapa pada telinga Anda, jika Anda ingin kembali mendengarkan musik. 

Namun sayang, banyak yang mengabaikan anjuran ini. Menurut data Badan Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2015, lebih dari 1 miliar remaja dan orang dewasa di dunia berisiko kehilangan pendengaran alias tuli akibat penggunaan perangkat audio di luar batas aman.

Gangguan telinga akibat terlalu sering menggunakan headset 

Jika Anda tidak mengikuti beberapa aturan yang telah disebutkan tadi, ada risiko-risiko yang bisa diterima. Gangguan telinga itu antara lain: 

  • Gangguan Pendengaran 

Dijelaskan oleh dr. Rio Aditya dari KlikDokter, ketika Anda menggunakan headset dengan suara melebihi 85db, kondisi ini bisa menyebabkan ketulian atau gangguan pendengaran pada Anda.  

“Idealnya, seseorang tidak boleh menggunakan headset berturut-turut lebih dari 15 menit. Penggunaan di atas 15 menit berisiko menyebabkan ketulian atau gangguan pendengaran lainnya,” ujar dr. Rio. 

  • Infeksi Telinga 

Beberapa orang sering menggunakan headset secara bergantian dengan orang lain. Hal ini dapat menyebabkan infeksi telinga, karena bakteri dari telinga orang lain akan mudah berpindah ke telinga Anda.

Selain menghindari menggunakan headset secara berlebihan, Anda juga diminta untuk rajin membersihkan headset agar kotoran tertinggal tidak menumpuk. Cara membersihkannya pun tidak sulit, Anda hanya cukup menyediakan sikat gigi dan air yang di atasnya sudah ditetesi sabun.

Sikat bagian luar headset secara perlahan (tidak perlu sampai basah) lalu lap dengan menggunakan kapas sampai headset benar-benar kering. 

Jika Anda menggunakan headset dengan silikon, lepas terlebih dahulu silikon yang menempel. Selanjutnya, rendam silikon dalam air sabun selama beberapa menit. Bilas silikon, lalu keringkan.

  • Sensasi nyeri di telinga

Orang-orang yang punya kebiasaan menggunakan headset biasanya mengeluhkan nyeri di telinga. Nyeri tersebut terkadang berupa rasa tajam atau suara bising yang dirasakan di dalam telinga.

Itulah tiga gangguan telinga akibat penggunaan headset yang terlalu sering. Agar tidak terjadi pada Anda, patuhi batas penggunaannya. Jangan dengarkan terus dalam durasi yang lama ditambah volume yang keras. Selain itu, hindari memakai headset saat sedang berkendara. Selain berbahaya bagi diri sendiri, penggunaan headset saat berkendara juga bisa mengancam nyawa orang lain.

[HNS/RPA]

0 Komentar

Belum ada komentar