Sukses

Awas, Kebanyakan Gula Saat Puasa Bikin Lemas

Keluhan tubuh terasa lemas sering muncul saat puasa. Apakah itu tanda bahwa tubuh kekurangan atau justru kelebihan asupan gula?

Klikdokter.com, Jakarta Rasa lemas dan kantuk dapat mengganggu puasa. Banyak yang mengaitkan hal ini dengan kurangnya asupan gula. Padahal kondisi tersebut bisa merupakan pertanda bahwa Anda kelebihan asupan gula.

Menurut dr. Jessica Florencia, mengonsumsi sajian tinggi gula dapat meningkatkan kadar gula tubuh secara cepat, namun hanya berlangsung sesaat setelah dikonsumsi. Kadar gula yang tinggi ini justru hanya akan bertahan selama 3-4 jam, dan nantinya bisa menimbulkan rasa lapar dan lemas yang berlebihan di siang hari.

Selain itu, jika selama bulan puasa Anda mengonsumsi sajian tinggi gula, maka Anda akan menjadi mudah lemas dan mengantuk. Hal tersebut terjadi karena kadar gula yang mendadak tinggi di dalam darah dapat memicu produksi hormon insulin berlebih, akhirnya memicu hormon serotonin yang juga berlebih.

“Hormon serotonin berlebih menyebabkan lemas, lesu, dan kurang besemangat. Konsumsi makanan manis berlebihan juga dapat meningkatkan risiko obesitas yang menjadi faktor risiko utama timbulnya penyakit diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung,” ujar dr. Jessica.

“Dalam sehari, kita hanya boleh mengonsumsi 3-4 sendok gula saja,” katanya lebih lanjut.

Pada saat puasa, Anda dianjurkan untuk tidak mengonsumsi gula secara berlebihan. Ketika sahur maupun berbuka puasa, jangan lupa untuk memenuhi kebutuhan cairan agar menjaga hidrasi tubuh.

“Bagi Anda pecinta kopi, biasakan mengonsumsi setelah makan sahur atau berbuka puasa, dan sebaiknya jangan mengunakan gula berlebih. Satu cangkir kopi dengan 2,5 sendok teh gula adalah kombinasi yang tepat agar Anda dapat menikmati kopi tanpa harus khawatir akan kesehatan Anda“ ujar dr. Jessica.

[BA]

0 Komentar

Belum ada komentar