Sukses

Amankah Konsumsi Makanan dari Tepung Tapioka?

Makanan berbahan tepung tapioka saat ini sedang tren di Indonesia. Tapi amankah untuk dikonsumsi?

Klikdokter.com, Jakarta Ada tren baru di masyarakat Indonesia. Makanan dengan bahan dasar tepung tapioka. Jajanan ini banyak dikonsumsi oleh mereka yang ingin ngemil dengan harga yang murah dan praktis.

Tepung tapioka adalah tepung yang berasal dari singkong. Jenis tepung yang satu ini sering digunakan untuk membuat jajanan tradisional dan banyak dimanfaatkan untuk membuat makanan lebih kenyal.

Apa saja makanan yang biasanya menggunakan tepung tapioka? Anda pasti mengenal nama-nama makanan ini: cimol, cilok, cilor, dan cireng. Sebenarnya masih ada sederetan makanan selain nama-nama tadi.

Anda bisa menemukannya di para penjual makanan yang banyak mangkal sekolah anak-anak Anda atau bahkan di lingkungan tempat Anda bekerja. Mudah ditemukan dan murah. Tapi seberapa aman makanan ini dikonsumsi?

Tepung tapioka tinggi kalori

Tepung tapioka tergolong tinggi karbohidrat dan rendah nutrisi. Namun bagi Anda yang memiliki alergi gluten, tepung tapioka merupakan solusi untuk penggantinya.
Masalahnya, bagi mereka yang tak punya masalah dengan gluten, konsumsi tepung tapioca harus dikendalikan karena rendah nutrisi. Apalagi jika Anda ingin mempunyai badan langsing tanpa lemak.

Tepung tapioka mengandung 200 kalori per 100 gramnya. Jadi bisa dibayangkan betapa tingginya kalori yang terdapat pada tepung yang satu ini.
Kadar kalori seperti itu juga dimiliki oleh tepung terigu, yaitu 204 kalori setiap 100 gramnya. Namun berbeda dengan tepung terigu, tepung tapioka rendah protein dan sangat tinggi karbohidrat. Dalam 100 gram tepung tapioka terdapat 42–52 gram karbohidrat.

Seperti yang Anda ketahui, karbohidrat adalah sumber tenaga bagi manusia. Jika tidak Anda gunakan untuk beraktifitas fisik, maka akan berisiko obesitas.
Rendah serat, vitamin, dan mineral

Serat membantu tubuh untuk menurunkan resiko penyakit jantung dan menurunkan berat badan. Sedangkan vitamin dan mineral –seperti zat besi, dibutuhkan baik anak ataupun orang dewasa untuk membantu membawa oksigen ke seluruh tubuh.

Dalam 100 gram tepung tapioka terdapat tidak lebih dari 1 mg zat besi. Dibandingkan dengan tepung terigu yang memiliki 2 mg besi per 100 gram-nya.
Nah, ternyata tidak banyak manfaat mengonsumsi makanan yang terbuat dari tepung tapioka. Jadi batasi mengonsumsi makanan berbahan dasar tepung tapioka, dan beralihlah ke makanan sehat yang lain seperti buah dan sayur.

(DA/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar