Sukses

Inilah 5 Tanda Hati Anda Bermasalah

Curiga hati Anda bermasalah? Cek tanda-tandanya di sini.

Klikdokter.com, Jakarta Salah satu organ tubuh yang sangat penting adalah hati. Bila ada gangguan yang menyerang fungsinya, bisa dipastikan Anda akan berurusan dengan gangguan hati. Bagaimana mengenali tanda-tanda hati bermasalah?

Seringkali, faktor gaya hiduplah yang membuat hati bermasalah. Makanan dan minuman yang dikonsumsi sehari-hari tanpa Anda sadari memberi kontribusi atas timbulnya penyakit hati.

Kalau Anda gemar mengonsumsi makanan berlemak dan tinggi gula, sudah saatnya mengerem kebiasaan tersebut. Berbagai penelitian telah memastikan bahwa makanan dan minuman tinggi gula dan lemak –seperti kue, minuman soda, santan, dan gorengan– dapat menyebabkan masalah pada hati Anda.

Selain itu, kebiasaan mengonsumsi minuman beralkohol secara berlebihan juga dapat merusak hati. Racun yang didapat akibat mengonsumsi mariyuana (sejenis narkoba), rokok, dan parasetamol berlebihan pun bisa merusak hati.

Infeksi virus hepatitis A, B, dan C juga dapat menyebabkan peradangan hati yang disebut dengan hepatitis. Sebagian besar hepatitis A umumnya dapat sembuh sendiri tanpa meninggalkan gejala. Meski demikian, penderita hepatitis B dan C rentan berlanjut menjadi pengerasan hati (sirosis), bahkan kanker hati.

Lalu bisakah gangguan pada hati dikenali tanda-tandanya? Umumnya, penyakit hati yang masih dalam tahap awal tidak menimbulkan gejala. Karena itu, sebaiknya Anda melakukan pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh setahun sekali.

Saat gangguan hati mulai menimbulkan masalah, biasanya Anda akan merasa tidak nyaman di perut. Gejala pencernaan yang dapat timbul di antaranya adalah nyeri perut, perut begah dan kembung, mual, muntah, dan tidak nafsu makan.

Selain itu, gangguan hati juga bisa membuat Anda merasa mudah lelah dan kurang berenergi serta menimbulkan memar-memar di sekujur tubuh Anda. Memar yang timbul ini terkait dengan terganggunya fungsi hati dalam pembekuan darah.

Penderita gangguan hati juga umumnya mudah mengalami bengkak di kelopak mata dan tungkai bawah. Hati berfungsi memproduksi albumin –suatu protein yang jika kadarnya kurang, dapat menimbulkan bengkak pada tubuh.

Hal lain yang juga perlu diperhatikan saat mengenali tanda gangguan hati adalah kulit, urine, dan feses. Tanda kelainan hati pada kulit adalah kulit berwarna kuning dan gatal. Tidak hanya pada kulit, warna kuning juga bisa ditemukan pada sklera (bagian putih dari mata).

Urine yang biasanya berwarna kuning akan berubah menyerupai warna teh, yaitu kecoklatan. Sedangkan warna feses akan berubah menjadi putih seperti dempul.

Jadi, lakukan pemeriksaan kesehatan –termasuk kondisi hati Anda ke dokter secara rutin. Jangan lupa, jaga pola makan dengan membatasi makanan pencetus timbulnya penyakit hati. Sayangi hati Anda dari sekarang jika tidak ingin menyesal di kemudian hari.

(DA/ RH)

0 Komentar

Belum ada komentar