Sukses

Apa Akibatnya Jika Anda Malas Ganti Celana Dalam?

Anda malas ganti celana dalam? Jangan gunakan celana dalam yang sama dalam satu hari jika tidak ingin kondisi ini terjadi pada Anda.

Siapa bilang celana dalam dapat melindungi Anda sepenuhnya? Faktanya, pakaian lapis kedua ini bisa mendatangkan malapetaka bagi Anda yang kurang peka. Bagaimana bisa?

Secara garis besar, fungsi utama celana dalam adalah melindungi organ intim dari unsur berbahaya yang ada di dunia luar. Namun, jika Anda tidak mengganti celana dalam secara rutin, maka ada bahaya yang bersiap menyerang Anda.

Apa saja bahaya yang mengintai apabila tidak ganti celana dalam secara rutin? Berikut di antaranya:

 

1 dari 4 halaman

1. Gatal dan Kemerahan

Sama dengan area lain di tubuh, kulit kemaluan juga mengalami regenerasi dan pengelupasan lapisan terluar dengan teratur. Tanpa disadari, sebagian kulit yang mengelupas tersebut akan menumpuk di celana dalam.

Bila tidak diganti secara rutin, maka area segitiga kemaluan akan lembap, gatal, dan mudah iritasi. Bila dibiarkan, lama-kelamaan area tersebut akan menjadi kemerahan. Ini merupakan tanda bahwa lapisan kulit tersebut sudah mulai terganggu kesehatannya.

Artikel Lainnya: Kesalahan Saat Memakai Celana Dalam yang Perlu Dihindari

2. Keputihan Berbau

Mengganti celana dalam hanya sehari sekali akan membuat daerah lipat paha dan kemaluan lebih lembap. Akibatnya, bakteri dan jamur lebih mudah untuk berkembang biak.

Pada wanita, kondisi tersebut bisa menyebabkan keputihan yang berbau.

Tak hanya itu, bila kemudian kumpulan bakteri juga ikut “menumpang” di sana, maka kulit jadi mengelupas dan nyeri. Hal terburuk? Nanah yang tidak bisa dihindari lagi.

2 dari 4 halaman

3. Infeksi Saluran Kencing

Salah satu akibat dari tidak pernah mengganti celana dalam adalah timbulnya infeksi saluran kencing. Dalam dunia medis, kondisi ini dikenal dengan sebutan ascending infection atau infeksi yang merayap naik ke saluran lebih atas, ke arah ginjal.

Bagaimana mengenalinya? Gejala yang paling sering terjadi akibat hal ini, antara lain demam, nyeri, sering buang air kecil, dan rasa tidak lega setelah kencing.

4. Bau Tidak Sedap

Akibat tidak pernah ganti celana dalam, jangan heran jika area selangkangan Anda cenderung berbau, walaupun rutin mandi.

Pada dasarnya area selangkangan juga berkeringat dan menghasilkan minyak, yang dapat menempel pada celana dalam Anda. Belum lagi kemungkinan adanya urine ataupun kotoran yang menempel pada pakaian dalam.

Nah, jika Anda malas mengganti celana dalam, tentunya bisa muncul bau yang kurang sedap.

Artikel Lainnya: Kiat agar Vagina Tak Lembap Usai Pipis Saat Tisu Toilet Habis

5. Timbul Jerawat

Jerawat juga dapat muncul pada area kulit di bagian selangkangan. Hal ini bisa disebabkan oleh batas waktu pemakaian celana dalam yang sudah terlalu lama.

Jerawat mudah timbul pada area pori-pori kulit yang tersumbat. Pemakaian celana dalam tanpa rutin diganti membuat area selangkangan mudah berkeringat dan berminyak, sehingga rentan menyumbat pori-pori kulit.

3 dari 4 halaman

6. Gatal pada Selangkangan

Gatal pada selangkangan dapat timbul akibat tidak pernah ganti celana dalam. Adanya cairan dari kelamin serta cairan-cairan lain yang menempel pada kain celana dalam serta terpapar kulit dalam waktu lama, dapat menimbulkan kondisi dermatitis kontak. Salah satu gejalanya adalah gatal.

Gesekan antara kulit dengan kain celana dalam yang “kotor” dapat semakin memperparah keluhan gatal yang dirasa.

7. Selangkangan Lembap

Tidak rutin ganti celana dalam menyebabkan area selangkangan Anda jadi lebih terasa panas serta mudah berkeringat, sehingga lembap terus-menerus. Ingat, area yang lembap sangat disukai jamur untuk berkembang biak.

Anda pun akan merasa kurang nyaman jika sering berkeringat pada area selangkangan, bukan?

8. Penambahan Cairan Kelamin

Lingkungan lembap akibat tidak rutin ganti celana dalam memicu kelamin Anda untuk memperbanyak produksi cairan alaminya. Pada wanita, ini adalah keputihan normal.

Kendati demikian, penambahan cairan ini malah membuat kondisi selangkangan Anda semakin lembap.

Sekarang, Anda sudah tahu dampak dari tidak mengganti celana dalam secara rutin. Anda disarankan untuk mengganti celana dalam sebanyak dua kali sehari. Bila aktivitas menuntut Anda lebih banyak berkeringat, jangan malas untuk menggantinya lebih sering, ya!

Dapatkan informasi lainnya seputar kesehatan organ kewanitaan dengan membaca artikel di aplikasi Klikdokter.

[WA]

3 Komentar