Sukses

Melatih Anak Agar Pandai Bergaul

Resah karena anak Anda pendiam atau pemalu? Inilah kiat-kiat agar ia lebih pandai bergaul.

Klikdokter.com, Jakarta Setiap anak memiliki kepribadian yang berbeda-beda. Ada yang pendiam, ada pula yang pandai bergaul. Tapi sebenarnya tidak ada yang salah jika anak termasuk pendiam.

Anak pendiam belum tentu mengalami gangguan berbahasa atau tidak cerdas. Hanya saja, ia tetap perlu dilatih untuk mengembangkan keterampilan sosialnya, seperti anak-anak lainnya.

“Ada banyak keuntungan jika seorang anak memiliki keterampilan sosial. Ia akan lebih mudah diterima di lingkungannya, lebih mampu menyelesaikan masalah dengan orang lain, dan membantu mengurangi kesulitan di sekolah,” kata Anna Surti Ariani, psikolog anak, saat hadir pada acara “Dunia Sahabat SGM Eksplor” di Grand Atrium Kota Kasablanka, Jakarta Selatan, pada Jumat lalu (24/02/2017).

Beberapa keterampilan sosial perlu dikuasai oleh anak. Misalnya: berteman dan bekerja sama, menyelesaikan pertengkaran, peduli terhadap yang sakit atau kekurangan, marah tanpa mengganggu orang lain, sabar menunggu (mengantre), dan sebagainya. Kecakapan tersebut dapat dimiliki oleh anak, asalkan orangtua giat membantunya.

Oleh karena itu, berikan kesempatan pada anak untuk bermain dengan teman-teman seusianya. Saat bermain bersama, akan terjadi komunikasi yang mendorong anak untuk saling mengerti maksud anak lainnya.

Anak dapat mengetahui bahwa ada orang lain yang dapat berperilaku sama seperti dirinya. Ini akan membentuk suatu kebersamaan dan empati, hal-hal yang krusial bagi keterampilan sosial anak.

Sesekali, undang teman-teman anak Anda untuk bermain di rumah. Anda dapat membuat drama- dramaan di rumah untuk mengajarkan etika pergaulan pada mereka. Atau, bisa juga dengan bermain tamu-tamuan.

Terkadang anak suka memukul dan merebut saat bermain dengan teman-temannya. Katakan padanya bahwa perbuatan tersebut akan menyakiti temannya. Bila temannya tersakiti, bisa- bisa temannya akan segan untuk bermain dengannya lagi.

Jika anak memang pemalu, tunjukkan padanya bagaimana cara memperkenalkan diri pada orang lain. Anda juga bisa mengajak anak untuk mempraktikkan kemampuan sosialnya. Contoh, saat makan di restoran, dorong ia untuk menyampaikan pesanannya sendiri ke pelayan. Penting juga untuk membangun kepercayaan diri anak, dengan memberikannya pujian jika ia sudah berusaha.

Demikianlah kiat-kiat dalam melatih anak bersosialisasi. Semoga bisa membantu anak Anda lebih percaya diri dan pandai bergaul.

[RH]

0 Komentar

Belum ada komentar