Sukses

Kecantikan Wajah vs Tingkat Kepercayaan Diri

Pipi terlalu tembem? Kulit terlalu gelap? Hidung asimetris? Alis terlalu tipis? Masih banyak lagi sederet faktor penampilan seseorang yang mempengaruhi kepercayaan dirinya. Simak selengkapnya oleh drg. Arni Maharani disini.

Klikdokter.com - Tidak dapat dipungkiri bahwa dalam kehidupan bermasyarakat, penampilan seseorang menjadi hal yang pertama kali dinilai. Penampilan ini meliputi beberapa hal seperti cara berpakaian, gaya potongan rambut, merubah warna kulit dan tampilan wajah. Dari beberapa hal tadi, tampilan wajah merupakan hal yang terpenting dari keseluruhan penampilan seseorang.

Tampilan wajah seseorang adalah suatu  karakteristik fisik yang mempengaruhi seseorang dalam perkembangan self image dan harga dirinya. Seseorang yang puas dengan tampilan wajahnya akan merasa nyaman dan mempunyai tingkat percaya diri yang baik dan memudahkan dia dalam bersosialisasi, dan sebaliknya seseorang yang tidak puas dengan keadaan wajahnya akan mencari bantuan untuk memperbaiki kelainan yang ada dan diharapkan kemudian penampilannya akan menjadi menarik dan  meningkatkan kepercayaan diri.

Kelainan pada wajah yang cukup mengganggu seperti bentuk wajah yang asimetri, rahang bawah yang lebih maju terhadap rahang atas, susunan gigi atas yang terlalu maju dan susunan gigi yang tidak rapih.  Tentu saja hal tadi akan mengganggu penampilan wajah seseorang, tetapi tiap orang akan mempunyai reaksi dan penilaian yang bervariasi terhadap keadaan tersebut, bergantung dari beberapa hal seperti:

  • Lingkungan masyarakat tempat tinggal yang mencakup latar belakang budaya lokal dan karakteristik wajah atau fisik ras.
  • Jenis kelamin, penilaian fisik dan wajah dianggap lebih penting bagi wanita dibanding pada pria.
  • Tingkat kedudukan sosial dan ekonomi, dimana orang dengan tingkat ekonomi dan sosial  yang lebih tinggi memiliki keterkaitan langsung dengan penampilan yang harus tampak baik.


Perbaikan kelainan pada wajah yang mencakup daerah rongga mulut dan rahang seperti yang telah diungkapkan diatas dapat dilakukan dengan bantuan tenaga medis dari bidang kedokteran gigi. Pada kelaianan susuan gigi dan posisi rahang yang tidak benar dapat dikoreksi dengan perawatan orthodonti/behel atau dengan perawatan kombinasi antara ortodonti dan bedah. Berdasarkan suatu penelitian (cit.profit dkk,2003) bahwa orang-oarang yang memiliki kelaianan pada wajah terutama area mulut dan rahang yang menjalani perawatan perbaikan memiliki tingkat kepuasan yang cukup baik.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih jauh mengenai topik ini, silakan ajukan pertanyaan Anda di fitur Tanya Dokter Klikdokter.com di laman website kami.[](AM

 

Baca juga:

 

Ditulis oleh:

drg. Arni Maharani

Anggota Dewan Redaksi Medis

Klikdokter.com

 

0 Komentar

Belum ada komentar