Sukses

Bayi Yang Rentan Autisme

Sebuah penelitian terbaru di University of Pennsylvania School of Nursing, Amerika Serikat mengemukakan terdapat hubungan rendahnya berat...

Klikdokter.com - Sebuah penelitian terbaru di University of Pennsylvania School of Nursing, Amerika Serikat mengemukakan terdapat hubungan rendahnya berat badan bayi baru lahir dengan potensi kondisi autisme. Penelitian yang diterbitkan di Journal Pediatric, Amerika Serikat. itu, mengamati relevansi antara anak yang lahir dalam keadaan berat badan rendah dengan angka penderita autis.

Penelitian ini dilakukan terhadap 862 anak di New Jersey dengan berat badan rendah sejak lahir hingga berusia 21 tahun. Mereka yang lahir dengan berat badan mulai dari 0.5 Kg – 2 Kg terbukti positif autis 5% dibandingakan resiko anak lahir ukuran normal akan autism yang hanya sebesar 1%. Penemuan ini dianggap signifikan dengan hasil evaluasi gangguan spektrum autism (ASD/Autism Spectrum Disorder), dimana hal tersebut senada dengan penemuan sebelumnya yang menunjukkan hubungan rendahnya tingkat berat badan bayi baru lahir yang mempengaruhi perkembangan motorik dan masalah kognitif pada tubuh.

Meskipun penelitian ini tidak menjadikan kurangnya berat badan saat lahir sebagai penyebab autisme secara langsung, namun Professor Jennifer Pinto-Martin selaku direktur bagian pusat autisme University Pennsylvania School of Nursing mengungkapkan; "masalah kognitif pada anak-anak dapat menjadi dasar akan autisme. Jika ada kecurigaan autisme atau tes skrining positif untuk ASD, orang tua harus mencari evaluasi untuk ASD. Intervensi dini akan mampu meningkatkan hasil jangka panjang dan dapat membantu anak-anak baik di sekolah maupun di rumah," tuturnya.

Namun Dorothy Bishop, profesor perkembangan neuropsikologi di Universitas Oxford, berpendapat mengenai pentingnya temuan ini dalam perspektif. "Asosiasi ini terlihat nyata, namun demikian, lebih banyak anak-anak dengan berat lahir rendah tidak memiliki autisme dan kebanyakan anak dengan autisme tidak memiliki berat lahir rendah."

Sehingga perlu pemahaman lebih lanjut mengenai autisme itu sendiri dan pemahan para calon orang tua dalam menjaga berat tubuh bayi dalam kandungan agar mereka dapat lahir ke dunia dalam keadaan normal yang otomatis akan mengurangi resiko terkena autisme.[](E)

    0 Komentar

    Belum ada komentar