Sukses

Niacin Mengikis Plak di Arteri?

Niacin merupakan obat untuk menurunkan kadar kolesterol darah yang berfungsi juga memperlambat pembentukan plak di dinding pembuluh darah arteri,

Oleh : dr. Indiradewi Hestiningsih

Klikdokter.com - Niacin merupakan obat untuk menurunkan kadar kolesterol darah yang berfungsi juga memperlambat pembentukan plak di dinding pembuluh darah arteri, demikian disebutkan dalam penelitian yang dilakukan Roger Blumenthal, MD, dan Erin Michos, MD, dari Johns Hopkins.

Apakah kadar koleterol dapat meningkatkan risiko terjadinya penyakit kardiovaskular?

Niacin memperlambat terbentuknya plak
Penelitian baru, mengenai Niacin yang melibatkan 363 orang dimana mereka mempunyai penyakit kardiovaskular  atau  risiko tinggi penyakit jantung. Mereka diberikan obat statin sehingga kadar LDL kolesterolnya ibawah 100 mg/dl. Ditambah sebagian diberikan Ezetimibe dan sebagian diberikan Niacin, 4 bulan kemudian peneliti mengemukakan bahwa salah satu group ternyata hasilnya lebih baik dari yang lain.

Pemenangnya telah dilaporkan oleh Taylor dari Washington Hospital Center, Washington, D.C pada seminar AHA (American Heart Asociation) yaitu kombinasi Niacin dengan statin.

Gambaran pembuluh darah arteri dileher dengan mengunakan ultrasound memperlihatkan bahwa Niacin meperlambat pembentukan terjadinya plak di pembuluh darah arteri kira-kira 2% sedangkan Ezetimibe tidak memperlambat tebentuknya plak , tapi meurunkan kadar kolesterol darah.

Pasien yang mnkonsumsi Niacin menurunkan terjadinya serangan jantung dan penyakit jantug lainnya dibandingkan mengkonsumsi Ezetimibe.

Menurut Roger Blumenthal, MD, dan Erin Michos, MD, keduanya dari Johns Hopkins , mengatakan masih terlalu dini mengatakan bahwa Niacin merupakan pilihan obat yang tepat karena jumlah orang yang diteliti terlalu sedikit dan waktu melakukan penelitian singkat.

Beberapa pasien mempunyai masalah dengan Niacin dimana mereka mempunyai efek samping berupa gatal dan rasa panas .36% pasien yang mengikuti percobaan dengan minum Niacin mengalami rasa panas.

Blumenthal menambahkan bahwa sekarang sedang berlangsung penelitian klinis terhadap Niacin dan Ezetimibe secara luas lebih lanjut.[](IND)

    0 Komentar

    Belum ada komentar