Sukses

Langsing dengan Sedot Lemak, Yakin Aman?

Banyak orang memilih sedot lemak untuk mendapatkan tubuh ideal secara instan. Anda salah satunya? Cek di sini untuk mencari tahu seberapa aman prosedur ini.

Sedot lemak merupakan tindakan mengambil sejumlah lemak dari tubuh yang berada di permukaan kulit menggunakan alat penyedot. Selama tindakan ini, sebuah selang kecil dan tumpul dimasukkan ke dalam kulit yang awalnya dilakukan insisi terlebih dahulu.

Untuk menjalankan prosedur ini, akan dilakukan pembiusan lokal pada area yang akan dilakukan penyedotan. Sedot lemak harus dilakukan oleh dokter terlatih. Selain itu, dokter tersebut juga harus memiliki kemampuan dalam mengatasi komplikasi yang terjadi selama dan sesudah prosedur.

Prosedur ini bukanlah pengganti olahraga dan diet seimbang. Walaupun Anda melakukan prosedur ini, olahraga teratur dan diet tetap diperlukan agar bentuk tubuh ideal terjaga.

Prosedur ini direkomendasikan hanya untuk orang-orang tertentu. Misalnya, mereka yang telah rutin berolahraga dan mengubah pola diet namun cadangan lemak dalam tubuh tidak merespon terhadap hal tersebut. Semakin banyak dan luas area target, maka semakin meningkat pula resikonya.  

Berikut ini efek samping prosedur sedot lemak:

  1. Bengkak, kemerahan, nyeri dan baal di area tersebut
  2. Iritasi dan bekas luk pada bekas insisi
  3. Kulit di daerah tersebut dapat berkantung atau bergelambir. Kulit tersebut dapat mengencang steelah beberapa bulan, namun dapat menetap pada beberapa kasus
  4. Kerusakan pada jaringan bawah kulit

Selain itu perlu diperhatikan juga jika berat badan Anda menurun setelah melakukan sedot lemak. Tubuh akan menyimpan cadangan lemak di tempat yang berbeda seperti pada organ hati dan jantung.

Lemak tipe ini justru lebih berbahya bagi kesehatan daripada lemak yang tersimpan pada permukaan kulit seperi lemak pada paha. Karena itu, orang yang menjalani prosedur ini tidak disarankan untuk menurunkan berat badan terlalu ekstrim.

Selain itu, dapat pula terjadi komplikasi berbahaya lainnya –meskipun sangat jarang. Beberapa di antaranya adalah:

  • Perdarahan hebat dan kehilangan cairan sehingga terjadi syok
  • Terbentuknya gumpalan lemak atau darah yang dapat menyebabkan emboli yang tentunya mengancam nyawa
  • Edema pulmoner (adanya cairan dalam paru-paru).
  • Infeksi
  • Reaksi terhadap lidokain yang digunakan dalam area yang cukup luas
  • Tabung yang dimasukkan kedalam rongga seperti pada perut dapat melukai organ dalam

Beberapa orang yang tidak disarankan melakukannya. Seperti wanita hamil dan sedang menyusui, mereka yang memiliki masalah kesehatan jantung, masalah kesehatan yang dapat memperlambat proses penyembuhan, alergi terhadap lidokain serta sedang mengonsumsi obat pengencer darah.

Jadi, bagaimana menurut Anda? Cukup amankah Anda untuk menjalani prosedur sedot lemak?

(RH)

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar