Sukses

Kram Kaki Saat Hamil, Ini Solusi Ampuh untuk Mengatasinya

Kram kaki saat hamil merupakan hal yang umum terjadi. Ibu hamil tak perlu khawatir, ikuti cara mengatasi kram kaki saat hamil berikut.

Kram kaki merupakan kondisi kesehatan yang umum dikeluhkan oleh wanita hamil. Kondisi kram kaki kerap ditemui di trimester kedua dan ketiga masa kehamilan. 

Kram kaki yang terjadi di siang hari akan sangat mengganggu aktivitas ibu hamil. Apabila keluhan kram kaki terjadi saat malam hari, pasti akan semakin mengganggu tidur ibu hamil.

Kram kemungkinan terjadi karena kondisi kaki yang lelah akibat membawa beban berat dari hari ke hari selama masa kehamilan. Selain itu, kram juga dapat terjadi karena perut ibu semakin membesar. Perut ibu hamil yang semakin besar dapat menekan pembuluh darah yang mengarah balik ke jantung dan juga saraf yang berada di sekitarnya.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa ibu lakukan untuk mengatasi kram kaki saat hamil.

1 dari 4 halaman

1. Hindari Berdiri Terlalu Lama atau Duduk Dengan Kaki Menyilang

Berdiri terlalu lama atau duduk menyilangkan kaki bukanlah hal yang berbahaya bagi kehamilan. Namun, melakukan kebiasaan tersebut dalam waktu lama bisa menyebabkan keluhan kram kaki saat hamil. 

Sebab, pertambahan berat badan, bengkak di kaki, hingga aliran darah yang lambat atau tidak lancar dapat menyebabkan kram kaki saat hamil terjadi. 

Apabila Anda diharuskan bekerja dalam posisi berdiri, pastikan untuk beristirahat secara berkala. Ambilah jeda waktu misalnya setiap 30 menit sekali untuk duduk sebentar. 

2. Lakukan Peregangan 

Melakukan peregangan kaki secara teratur di siang hari dan beberapa kali sebelum tidur malam dapat membantu mengurangi keluhan kram kaki saat hamil. Lakukan gerakan berputar pada tumit dan jari-jari kaki Anda saat duduk, makan, atau saat menonton televisi.

Ketika kram muncul, Anda bisa meluruskan kaki secara perlahan. Mungkin peregangan ini akan terasa sakit, namun lama-kelamaan Anda akan terbiasa dan tak merasakan sakit lagi.

Setelah itu, Anda bisa menyandarkan kaki di tembok atau menggunakan bantal yang lebih tinggi untuk meletakkan kaki, tujuannya agar aliran darah kembali lancar. 

Artikel Lainnya: Ini 7 Cara Mengatasi Sering Buang Air Kecil saat Hamil

2 dari 4 halaman

3. Memijat Kaki

Selain melakukan peregangan, ibu hamil bisa memberikan pijatan di bagian kakinya saat kram muncul. Meski sakit, Anda tetap bisa memberikan pijatan yang lembut dan perlahan. 

Saat memijat, gunakan minyak oles seperti minyak esensial. Selain memberikan efek licin yang memudahkan untuk memijat, aroma minyak ini biasanya menenangkan.

4. Kompres dengan Air Hangat 

Cara menghilangkan kram kaki saat hamil berikutnya adalah dengan mengompres hangat. Anda bisa menggunakan botol berisi air hangat dan meletakkannya di betis. Cara ini dianggap efektif karena dapat membantu melemaskan ketegangan otot yang terjadi.

5. Mencukupi Kebutuhan Cairan Tubuh

Kurangnya cairan dalam tubuh bisa menjadi salah satu penyebab kram kaki saat hamil. Untuk itu, penting bagi ibu hamil untuk minum air putih secara cukup. Kurangnya asupan cairan selama kehamilan bisa memperburuk kondisi kram kaki Anda. 

Artikel Lainnya: Benarkah Mati Rasa dan Kesemutan Hal Biasa Saat Hamil?

3 dari 4 halaman

6. Mencukupi Kebutuhan Nutrisi Harian

Ibu hamil perlu mencukupi asupan nutrisinya setiap hari, terutama mengonsumsi makanan yang mengandung kalium untuk mencegah terjadinya kram kaki. Beberapa makanan yang mengandung kalium antara lain, seperti pisang, sayuran hijau (bayam, brokoli), kentang, dan jamur.

Selain itu, ibu hamil juga bisa memenuhi kecukupan nutrisinya dari suplemen prenatal. Suplemen ini umumnya mengandung asam folat, kalsium, kalium, magnesium, dan vitamin yang mendukung kesehatan ibu dan janin.

Berkonsultasilah segera dengan bidan atau dokter kandungan Anda bila kram kaki saat hamil yang terjadi secara terus menerus. Anda juga dianjurkan berkonsultasi jika timbul bengkak, kemerahan, nyeri hebat, atau terasa hangat di kaki yang mengalami kram. 

Jika kondisi tersebut terjadi, ada kemungkinan terjadi penggumpalan darah di kaki. Kejadian tersebut sangat jarang terjadi, namun kejadiannya dapat meningkat pada ibu hamil. Mau konsultasi mudah dengan dokter? Gunakan fitur Live Chat di aplikasi Klikdokter.

(OVI/JKT)

0 Komentar

Belum ada komentar