Sukses

Bumbu Masakan yang Harus Dihindari Saat Hamil

Tahukah Anda bahwa tidak semua bumbu masakan aman bagi kehamilan? Cari tahu selengkapnya di sini.

Bumbu masakan merupakan sesuatu yang tidak terpisahkan dari kehidupan manusia. Karena ini merupakan penunjang kenikmatan rasa suatu makanan.

Namun jika Anda sedang hamil, terdapat beberapa bumbu masakan yang sebaiknya dikurangi. Bahkan bila perlu hindari sama sekali.

Saat hamil, Anda sangat mungkin untuk menjadi lebih suka atau kurang suka terhadap makanan yang ditambahkan bumbu-bumbu tertentu. Ini karena indra pengecap atau lidahnya mengalami perubahan akibat hormon kehamilan.

Berikut beberapa bumbu masakan yang sebaiknya Anda jauhi saat hamil:

  1. Monosodium Glutamate (MSG)

Monosodium glutamate. Anda mungkin lebih mengenalnya dengan sebutan vetsin atau mecin. Bumbu yang satu ini merupakan penguat rasa yang sering dipakai berbagai jenis masakan, makanan kaleng, maupun makanan cepat saji lainnya.

Hingga saat ini, memang belum ada studi yang menyatakan bahwa konsumsi MSG pada ibu hamil memengaruhi kesehatan janin. Namun, konsumsi MSG yang berlebihan dapat membuat ibu hamil mengalami sakit kepala, mual, muntah, hingga rasa melayang.

  1. Fenugreek

Biji fenugreek (kelabat) memang baik untuk ibu menyusui, agar produksi ASI semakin banyak. Namun jika Anda sedang hamil, sebaiknya hindari saja bumbu yang satu ini. Sebab biji fenugreek dapat merangsang kontraksi rahim, dan menyebabkan perut kembung ataupun diare jika dikonsumsi secara oral.  

  1. Ginseng

Ginseng sebaiknya dihindari, baik sebagai bumbu masakan maupun sebagai suplemen, karena dapat menyebabkan gangguan perkembangan janin, perdarahan rahim, jantung berdebar, dan tekanan darah tinggi.

  1. Daun-daunan

Daun-daunan, seperti oregano, peterseli, rosemary, jika dikonsumsi dalam jumlah besar dapat menyebabkan kontraksi rahim, keguguran, atau persalinan prematur. Konsumsi berlebihan daun peterseli juga dapat menyebabkan kelainan pada janin.

  1. Pala

Konsumsi pala yang berlebihan dapat menyebabkan kontraksi rahim atau persalinan prematur.

Mengingat bahayanya, mulai saat ini sebaiknya Anda batasi atau bahkan hindari untuk menggunakan bumbu masakan di atas sebagai campuran ketika memasak. Dengan demikian, Anda dapat makan dengan tenang tanpa membahayakan kehamilan.

(NB/RH)

Baca Juga:

0 Komentar

Belum ada komentar