Sukses

Suka Makan Jengkol? Ini Lho Manfaatnya!

Meskipun berbau tidak sedap, siapa sangka ternyata jengkol memiliki segudang manfaat bagi kesehatan. Yuk, cari tahu di sini!

Begitu mendengar kata jengkol, Anda tentu langsung teringat akan baunya yang khas, bukan? Meskipun demikian, ternyata tak sedikit yang menjadikan buah berkulit cokelat ini sebagai santapan favorit, lho. Anda salah satunya?

Jengkol atau Archidendron pauciflorum adalah tumbuhan yang sering ditemukan di Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Buah ini biasa dikonsumsi sebagai lalapan ataupun semur.

Baunya yang khas terkadang mengurungkan niat seseorang untuk menyantap makanan ini, bahkan baunya bisa bertahan lama bukan hanya di mulut tapi ketika buang air kecil juga menimbulkan bau yang khas.

Artikel Lainnya: Khasiat Jengkol untuk Mengatasi Penyakit Jantung

1 dari 2 halaman

Kandungan Nutrisi di dalam Jengkol

 

Jika Anda penggemar jengkol, berbahagialah. Selain aroma yang di timbulkan khas, di dalamnya juga mengandung nutrisi yang sangat bermanfaat bagi kesehatan. Berikut beberapa di antaranya:

  • Mengandung 14,26 gram protein nabat, yang memang sangat diperlukan untuk pembentukan jaringan otot, serta mengganti atau memperbaiki sel-sel yang rusak di dalam tubuh.
  • Mengandung 23,54 gram karbohidrat, di mana sebesar 4,2 gramnya mengandung serat yang sangat baik bagi fungsi saluran pencernaan.
  • Mengandung 18% zat besi dari total kebutuhan manusia dalam sehari. Zat besi adalah substansi yang dapat mencegah seseorang terserang anemia atau kurang darah.
  • Mengandung 5% kalsium dari total kebutuhan manusia dalam sehari.  Zat ini diketahui sebagai mineral yang sangat bermanfaat bagi kesehatan tulang.
  • Mengandung 1% vitamin C dari total kebutuhan manusia dalam sehari. Vitamin C adalah sumber antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas.

Sungguh bermanfaat, bukan? Namun demikian, bukan berarti Anda bisa mengonsumsi jengkol secara berlebihan. Jika dikonsumsi dengan berlebihan, jengkol dapat menyebabkan gangguan kesehatan. Sebab pada 0,3-1,3 gram/100 gram jengkol terdapat asam jengkolat.

Senyawa ini dapat menyebabkan seseorang mengalami gagal ginjal akut, kemerahan pada air seni, nyeri perut, muntah, diare dan sembelit (konstipasi). Kondisi tersebut lebih sering terjadi pada pria dibanding wanita, dalam jangka 2-15 jam setelah mengonsumsi jengkol dalam jumlah berlebihan.

Meskipun berbau kurang sedap, siapa sangka ternyata jengkol memiliki segudang manfaat bagi kesehatan. Jadi, jika Anda adalah penggemar jengkol dan ingin merasakan manfaatnya, pastikan tidak mengonsumsinya secara berlebihan, ya!

(N­B/RH)

0 Komentar

Belum ada komentar