Sukses

Teh Hijau untuk Menurunkan Berat Badan

Teh hijau memang memiliki banyak manfaat kesehatan. Salah satunya adalah dapat membantu menurunkan berat badan.

Teh hijau adalah salah satu jenis teh yang semakin hari semakin populer. Teh hijau yang awalnya ditemukan di Cina sekitar 3.000 tahun Sebelum Masehi ini telah diketahui memiliki beberapa khasiat medis. Salah satu efek yang cukup menarik perhatian adalah dapat menurunkan berat badan.

Benarkah teh hijau untuk menurunkan berat badan itu efektif? Simak selengkapnya dalam artikel berikut. 

1 dari 4 halaman

Kandungan Sehat Teh Hijau

Teh adalah salah satu minuman paling populer di dunia. Minuman yang berasal dari tanaman Camellia sinensis ini memiliki beberapa jenis, seperti teh hijau, teh hitam, atau teh Oolong.

Di antara semua jenis teh, efek yang paling signifikan terhadap kesehatan manusia ditemukan di teh hijau. Efek tersebut terkait dengan kandungan dalam teh hijau berikut ini:

  • Polifenol

Efek positif teh hijau untuk kesehatan salah satunya disumbangkan oleh kandungan polifenolnya, terutama jenis flavanol dan flavonol.

Artikel Lainnya: Efek Minum Teh Hijau pada Ibu Menyusui

  • Katekin, Terutama Jenis EGCG (Epigallocatechin-3-Gallate)

EGCG adalah salah satu komponen utama di teh hijau, yang memiliki sifat antioksidan sangat kuat. 

  • Alkaloid, Salah Satunya Kafein

Teh hijau memiliki kandungan kafein, seperti layaknya kopi. Daun teh hijau segar kira-kira mengandung 3-4% alkaloid, misalnya kafein, teobromin, dan teofilin.

  • Kandungan Lainnya

Contohnya adalah protein (15-20% berat keringnya), karbohidrat (5-7% berat keringnya), mineral (5% dari berat kering) seperti kalsium, magnesium, krom, mangan, besi, aluminium, dll. Kandungan lain yang terdapat dalam jumlah kecil, misalnya vitamin (B, C, dan E) dan pigmen (klorofil, karotenoid).

Atas kandungannya yang spesial tersebut, teh hijau diketahui memiliki banyak manfaat kesehatan. Manfaat kesehatan tersebut, antara lain membantu mencegah kanker, menurunkan risiko penyakit jantung, memiliki efek antiradang dan antinyeri, melingsirkan kolesterol tinggi, serta menangkal radikal bebas.

Beberapa manfaat kesehatan tersebut tidak perlu diragukan lagi karena telah dibuktikan lewat penelitian, sementara sebagian lagi masih membutuhkan studi lebih lanjut.

Artikel Lainnya: Teh Hijau VS Teh Hitam, Mana yang Lebih Tinggi Kafein?

2 dari 4 halaman

Manfaat Teh Hijau untuk Menurunkan Berat Badan

Selain efek-efek positif terhadap kesehatan di atas, manfaat teh hijau untuk menurunkan berat badan juga semakin populer. Hal ini dikaitkan dengan kandungan katekin (terutama, EGCG) yang terdapat di dalamnya. 

Fakta medis teh hijau penurun berat badan adalah sebagai berikut:

  • Pada studi terhadap manusia yang menggunakan katekin dari teh hijau ditemukan, teh hijau dapat mengobati sindrom metabolik seperti kegemukan dan diabetes melitus
  • Mekanisme kimiawi proses menurunkan berat badan dengan teh hijau diyakini berkaitan dengan sistem regulasi asupan makanan. 
  • Teh hijau dipercaya mampu memengaruhi metabolisme lemak dan karbohidrat.
  • Sebuah studi menyebutkan bahwa kandungan teh hijau mampu mencegah penumpukan lemak di tubuh manusia.

Pada sebuah penelitian, katekin pada teh hijau penurun berat badan terbukti memiliki efek positif terhadap manajemen berat badan setelah diet. Atas berbagai fakta di atas, manfaat teh hijau untuk diet semakin meyakinkan.

3 dari 4 halaman

Cara Konsumsi Teh Hijau yang Tepat untuk Diet

Teh hijau umumnya dikonsumsi dengan cara diseduh dan disajikan dalam sebuah cangkir. Namun, jangan sembarangan mengonsumsinya. Anda perlu tahu beberapa cara tepat mengonsumsi teh hijau, terutama bila ingin memperoleh manfaat teh hijau untuk menurunkan berat badan.

Belum ada penelitian yang menyatakan secara spesifik mengenai dosis berbahaya konsumsi teh hijau untuk menurunkan berat badan. Secara umum, mengonsumsi teh hijau sebanyak 2 cangkir setiap hari, masih tergolong dalam dosis aman.

Artikel Lainnya: Apa Saja Manfaat Teh Hijau bagi Kesehatan?

Namun, bila Anda memiliki kondisi khusus sebagai berikut, berikan perhatian lebih besar terhadap konsumsi teh hijau:

  • Teh hijau sebaiknya tidak dikonsumsi oleh pasien yang memiliki masalah jantung dan pembuluh darah berat. Kafein adalah zat yang mampu meningkatkan detak jantung.
  • Wanita hamil dan menyusui sebaiknya tidak mengkonsumsi lebih dari 1 atau 2 cangkir teh hijau setiap hari. Hal ini juga terkait dengan kandungan kafein pada teh hijau.
  • Bila Anda mengonsumsi obat diuretik untuk mengobati penyakit darah tinggi, maka waspadai efek kafein yang dapat menambah efek diuresis.
  • Waspadalah bila Anda memiliki penyakit gagal ginjal. Beberapa studi mengungkapkan kapasitas tanaman teh untuk mengakumulasi aluminium dalam jumlah tinggi di tubuh.
  • Penderita penyakit anemia dengan kekurangan zat besi juga harus mengurangi konsumsi teh hijau. Sebab, teh hijau akan sangat menurunkan kemampuan tubuh dalam menyerap zat besi dari makanan.

Demikianlah pembahasan seputar manfaat teh hijau untuk menurunkan berat badan. Teh hijau sebagai penurun berat badan sepertinya menunjukkan potensi yang meyakinkan, dan harapannya semakin banyak studi yang mendukung hal ini. 

Bila Anda ingin mendapatkan manfaat teh hijau untuk diet, jangan lupa mengombinasikannya dengan olahraga dan pengaturan makanan. Akan lebih baik bila Anda mengonsultasikan rencana untuk menurunkan berat badan pada dokter, sebelum memulainya. 

[FY]

0 Komentar

Belum ada komentar