Sukses

Mengapa Anak Bisa Lebih Dekat dengan Pengasuh?

Apakah Anda pernah cemburu karena ‘si mbak’ lebih dekat dengan anak Anda? Jika demikian, yuk baca artikel ini!

Di zaman modern, banyak wanita memilih untuk tetap bekerja sekalipun telah berumah tangga. Waktu yang dihabiskan untuk bekerja kadang menyita fokus dan energi. Hal ini tentu berpengaruh terhadap mereka yang sudah mempunyai anak.

Masalah akan timbul apabila Anda bekerja di luar rumah dengan waktu yang tidak menentu, berangkat pagi pulang sore atau bahkan hingga larut malam. Mempekerjakan seorang pengasuh untuk memenuhi kebutuhan anak terkadang dipilih menjadi solusi. Anak pun akan lebih sering menghabiskan waktu bersama pengasuhnya. Akibatnya, anak menjadi lebih dekat dengan si mbak ketimbang orangtuanya. 

Anak bukanlah miniatur orang dewasa. Kemampuan berpikir dan merasakan anak tentu berbeda dari orang dewasa. Anak dapat merasakan ketulusan yang merawat mereka dengan ikhlas, baik itu orangtua maupun pengasuh. Intensitas hubungan antara anak dan pengasuh memang dapat membangun kedekatan emosional. Kelekatan inilah yang pada akhirnya membuat dilema orangtua; di satu sisi, orangtua membutuhkan bantuan pengasuh untuk merawat anak, namun di sisi lain orangtua tidak ingin kehilangan perhatian sang anak.

Kedekatan antara anak dan pengasuhnya memang kadang tidak terhindarkan, bahkan sebenarnya wajar terjadi. Yang bisa Anda lakukan untuk tetap ‘terikat’ dengan anak adalah dengan memaksimalkan waktu bersama, bertanya tentang apa yang dikerjakan anak pada hari itu, atau mencari kegiatan-kegiatan baru yang tidak bisa dilakukan oleh pengasuh.

Tidak perlu terlalu khawatir terkait kedekatan antara anak dan pengasuhnya. Pahamilah bahwa peran Anda sebagai orang tidak akan dan tidak pernah bisa tergantikan oleh pengasuh, dan inilah yang pada akhirnya akan disadari oleh anak.

(RS/RH)

Baca juga:

0 Komentar

Belum ada komentar