Sukses

Ini Dia Penyebab Mabuk Perjalanan Saat Mudik

Sebenarnya, semua orang dapat merasakan mabuk perjalanan, namun sensitivitas masing-masing orang sangat berbeda. Baca selengkapnya di sini.

Transportasi darat merupakan pilihan jalur transportasi terbanyak yang digunakan saat mudik. Jalur perjalanan ini dipilih baik untuk tujuan jarak pendek maupun jarak jauh.

Hal tersebut tentunya tidak bermasalah bagi Anda yang menikmatinya dan dapat menjalaninya dengan sehat, namun berbeda dengan orang yang mengalami mabuk saat mudik dengan transportasi darat.

Mudik dengan transportasi darat akan menjadi momok yang sangat menakutkan! Sebenarnya, mengapa seseorang dapat merasa mabuk saat mudik dengan transportasi darat?

Mabuk saat melakukan perjalanan dengan transportasi darat merupakan suatu keadaan yang normal. Sebenarnya, semua orang dapat merasakan mabuk perjalanan, namun sensitivitas masing-masing orang sangat berbeda. Terdapat beberapa kelompok yang memiliki risiko lebih tinggi mengalami mabuk perjalanan, yaitu wanita, ibu hamil, terkait siklus menstruasi, pengguna kontrasepsi oral, penderita migrain, penderita gangguan pada sistem vestibular, dll.

Mengapa mabuk saat mudik dengan transportasi darat dapat terjadi? Mabuk perjalanan disebabkan oleh konflik antara stimulus-stimulus yang diterima oleh sistem keseimbangan tubuh. Sebelum penjelasan berlanjut, ketahui terlebih dahulu tiga sistem pengatur sistem keseimbangan manusia:

  • Sistem vestibular, terletak di organ telinga.
  • Sistem penglihatan, yaitu pada organ mata.
  • Sistem perabaan serta otot (somatosensorik).

Ketiga sistem ini saling memberikan ‘masukan’ pada tubuh untuk memberikan informasi seputar status keseimbangan kita. Ketiganya bekerja bersamaan dan berperan penting untuk menentukan keseimbangan manusia. Contohnya, saat berdiri dengan satu kaki dengan mata terbuka maka kita tidak akan mengalami gangguan keseimbangan (karena ketiga sistem berjalan sempurna). Namun saat mata ditutup (salah satu sistem pengatur keseimbangan tidak bekerja, yaitu sistem penglihatan), maka kita akan limbung dan sedikit kesulitan untuk menjaga keseimbangan.

Kembali pada mekanisme terjadinya mabuk saat mudik dengan transportasi darat. Mabuk perjalanan dengan transportasi darat terjadi ketika stimulus dari ketiganya tidak sesuai. Sebagai contoh, ketika dalam perjalanan di atas mobil, penglihatan seseorang mengindikasikan dirinya diam tidak bergerak, namun sistem vestibular merasakan adanya gerakan terus menerus (akibat pergerakan mobil). Hal inilah menimbulkan gejala-gejala mabuk perjalanan seperti mual, muntah, lemas, bersendawa, dan lain-lain.

Demikianlah penjelasan seputar mekanisme terjadinya mabuk perjalanan saat menggunakan transportasi darat. Mabuk perjalanan memang menimbulkan gangguan dan butuh tips dan trik khusus untuk menanganinya, meskipun begitu Anda tidak perlu merasa khawatir berlebihan atas gangguan mabuk perjalanan yang dirasakan. Sebab mabuk perjalanan umumnya tidak digolongkan sebagai suatu jenis gangguan, karena tidak bersumber dari kerusakan atau kelainan yang terjadi di organ tubuh. Kebanyakan mabuk perjalanan juga tidak menandakan kondisi yang serius.

0 Komentar

Belum ada komentar