Sukses

Cara Aman Mudik dengan Perjalanan Laut

Bagi mereka yang hendak mudik ke luar pulau jawa, perjalanan laut menjadi pilihan utama. Namun sebelum itu, sebaiknya simak cara aman mudik dengan perjalanan laut dari dr. Dyah Novita Anggraini berikut ini.

Mendekati Idul Fitri, fenomena mudik akan kembali terjadi. Perjalanan mudik yang jauh serta melelahkan tidak menyurutkan semangat para pemudik untuk pulang ke kampung halamannya.

Mudik melalui jalur laut menggunakan kapal menjadi salah satu pilihan para pemudik yang tinggal di luar pulau jawa karena minim risiko kecelakan, biaya yang lebih murah, serta banyak pemudik yang tidak mempunyai keberanian cukup untuk naik pesawat.

Namun perlu diketahui bahwa saat mudik kondisi tubuh harus dalam keadaan sehat. Kondisi tubuh yang kurang fit dan daya tahan tubuh yang menurun dapat menimbulkan penyakit yang tentunya akan mengganggu perjalanan mudik.  

Perjalanan mudik tidak bisa diprediksi waktu tempuhnya, bisa saja lebih lama dari waktu yang sudah diperkirakan. Apalagi jika menggunakan jalur laut, yang jika dibandingkan dengan waktu normal bisa membutuhkan waktu yang lebih lama.

Lamanya waktu perjalanan selama mudik menggunakan kapal dapat meningkatkan berbagai penyakit, seperti:

  • Mabuk laut

Mabuk perjalanan terjadi jika sistem vestibular terganggu. Terganggunya pusat keseimbangan di telinga bagian dalam ini akan merangsang produksi zat histamin yang akan merangsang otak, sehingga menimbulkan reaksi mual atau muntah.

  • Infeksi saluran pencernaan

Banyaknya jumlah penumpang di dalam kapal dan sirkulasi udara yang kurang baik membuat pemudik rentan terpapar infeksi melalui udara. Infeksi yang terjadi dapat berupa infeksi bakteri atau virus. Penyakit infeksi yang sering terjadi adalah infeksi saluran pencernaan.  

  • Kekambuhan penyakit

Menurunnya daya tahan tubuh dapat memicu munculnya penyakit kronis yang sebelumnya sudah pernah dialami oleh pemudik.

  • Keracunan makanan

Proses pembuatan makanan yang tidak higienis, serta alat makan yang seadanya dapat meningkatkan risiko para pemudik untuk menderita diare atau bahkan keracunan makanan.

Berikut cara yang dapat dilakukan untuk mencegah terjadinya gangguan penyakit saat perjalanan laut:

  • Sebelum berangkat, pastikan Anda sudah makan, namun jangan terlalu kenyang. Jika Anda mudik naik kapal laut dan sering mabuk perjalanan, sebaiknya pilihlah kabin yang berada di tengah, sebab pada titik ini goyangan kapal paling tidak terasa. Jika terjadi mabuk laut, segera istirahat.
  • Saat ingin makan, jangan lupa untuk membersihkan tangan dengan air bersih terlebih dahulu. Jika tidak ada air bersih, Anda bisa menggunakan cairan pembersih yang mengandung alkohol.
  • Jika ingin membawa bekal makanan, usahakan untuk membawa makanan kering yang lebih tahan lama. Jika Anda membawa makanan berupa sayur dan lauk basah, pastikan makanan tersebut sudah Anda konsumsi sebelum enam jam.
  • Jika Anda memiliki riwayat penyakit tertentu, jangan lupa untuk membawa obat yang biasa Anda konsumsi. Jangan lupa untuk membawa masker hidung untuk mencegah terjadinya penularan penyakit melalui udara.
  • Gunakan waktu perjalanan Anda di dalam kapal dengan memperbanyak waktu untuk beristirahat.

Jika selama perjalanan mudik kondisi fisik anda mengalami gangguan yang cukup berat, seperti muntah, diare, atau sakit kepala hebat terus-menerus, sebaiknya hubungi petugas yang berwenang di dalam kapal. 

0 Komentar

Belum ada komentar