Sukses

Mandi Sauna untuk Jantung Sehat

Ingin memiliki jantung yang sehat sampai tua? Yuk, rawat sedari dini dengan konsumsi makanan sehat plus mandi sauna!

Sebuah penelitian yang dilakukan di Finlandia menemukan bahwa rutinitas mandi sauna dapat menurunkan risiko kematian akibat penyakit jantung.

Studi ini dilakukan terhadap lebih dari dua ribu pria yang diikuti selama sepuluh tahun. Para laki-laki yang berusia antara 42 sampai 60 tahun ini dibagi ke dalam tiga kelompok berdasarkan frekuensi mereka mandi sauna. Ada yang mandi sauna satu kali dalam seminggu, dua sampai tiga kali dalam seminggu, dan empat sampai tujuh kali dalam seminggu.

Sauna yang biasa disukai oleh orang Finlandia adalah sauna yang memiliki suhu 80 sampai 100 derajat celsius, dengan kelembapan hanya 10 sampai 20 persen. Rata-rata, para subyek penelitian ini berada di dalam sauna sekitar empat belas menit dalam satu kali kunjungan.

Para peneliti yang diketuai oleh dr. Jari A. Laukkanen ini sebelumnya telah menyamakan keadaan awal para subyek penelitian. Hal ini termasuk faktor risiko penyakit jantung seperti merokok, tekanan darah tinggi, diabetes melitus, aktivitas fisik, hasil elektrokardiogram, konsumsi alkohol, kadar kolesterol darah, indeks massa tubuh, tingkat kebugaran jantung paru, sampai status sosioekonominya.

Studi yang dipublikasikan di JAMA Internal Medicine ini melaporkan bahwa semakin sering dan lama seseorang mengunjungi sauna, maka mereka akan semakin terhindar dari risiko kematian akibat serangan jantung mendadak, penyakit jantung koroner, dan penyakit kardiovaskular.

Laki-laki yang mengunjungi sauna lebih dari empat kali dalam seminggu memiliki risiko kematian terhadap serangan jantung 63% lebih rendah dari mereka yang mandi sauna sekali seminggu. Kelompok dengan frekuensi mandi sauna tersering ini juga berisiko 48% lebih rendah terkena penyakit jantung koroner. Mereka juga memiliki risiko 50% lebih aman terkena penyakit kardiovaskular dibandingkan dengan kelompok yang hanya sauna sekali dalam seminggu. Lama berada di dalam sauna juga berpengaruh. Laki-laki yang berada di dalam sauna lebih dari 19 menit memiliki risiko kematian rata-rata 40% lebih rendah daripada mereka yang hanya mengunjungi sauna kurang dari 11 menit.

Laukkanen mengemukakan bahwa peningkatan denyut jantung yang terjadi selama mandi sauna adalah faktor protektif terhadap penyakit jantung. Denyut jantung dari orang yang mandi sauna disinyalir sama dengan orang yang melakukan ola raga ringan hingga sedang. Namun, ia mengungkapkan bahwa hasil ini tidak dapat diterapkan untuk mereka yang menggunakan ruang uap atau kolam air panas.

Tidak hanya bersifat protektif, namun ternyata mandi sauna pun dianjurkan untuk pasien yang menderita gagal jantung kronis. Mandi sauna terbukti dapat ditoleransi dengan baik oleh pasien, bahkan dapat memperbaiki kelancaran peredaran darah dan perbaikan fungsi jantung pada pasien gagal jantung yang mandi sauna lima kali dalam seminggu.

Terlepas dari keuntungan yang dihasilkan dari mandi sauna, dokter dari University of Eastern Finland ini memperingatkan bahwa kemungkinan penurunan tekanan darah tepat setelah mandi sauna dapat membahayakan para penderita hipotensi ortostatik (tekanan darah rendah). 

0 Komentar

Belum ada komentar