Sukses

Benarkah Makanan yang Dikonsumsi Anak Menentukan Karakternya Kelak?

Makanan diyakini menjadi salah satu faktor yang dapat menentukan karakter sang anak kelak. Namun, benarkah makanan yang dikonsumsi anak menentukan karakternya kelak? Berikut ulasannya.

Pilihan makanan yang dikonsumsi oleh anak akan sangat mempengaruhi tumbuh kembangnya. Dengan menyediakan makanan yang seimbang namun padat gizi, anak akan mampu mencapai potensinya dengan lebih maksimal, baik dalam hal fisik maupun mental.

Bagaimana dengan karakter anak, apakah ada hubungan antara makanan yang dikonsumsi anak dengan karakternya kelak?

Karakter anak merupakan sifat-sifat kejiwaan, akhlak, atau budi pekerti yang membedakan anak tersebut dengan orang lain. Karakter juga dapat diartikan sebagai cara berpikir dan berperilaku yang menjadi ciri khas individu untuk hidup dan bekerjasama, dalam segala aspek lingkungan.

Memiliki anak dengan karakter yang baik dan kuat tentunya menjadi dambaan para orangtua. Namun, benarkah makanan menjadi salah satu faktor penentu karakter anak?

Faktanya, berdasarkan hasil penelusuran literatur ilmiah medis, hingga saat ini belum ditemukan cukup bukti bahwa pilihan makanan yang dikonsumsi anak berkaitan dengan karakternya kelak.

Berdasarkan jurnal ilmiah, penentu karakteristik dan perilaku seseorang, termasuk anak-anak, terdiri dari 4 faktor. Empat faktor tersebut, antara lain:

  • Faktor genetik, atau sifat yang diturunkan oleh orangtua
  • Cara pengasuhan anak
  • Lingkungan di sekitarnya
  • Kreativitas masing-masing individu.

Oleh karena itu, tak heran mengapa anak bisa memiliki sifat yang relatif mirip dengan orangtuanya. Namun, adapula kejadian sifat anak yang tidak mirip dengan orangtuanya, melainkan mirip dengan teman-teman sepermainannya. Hal ini tidak lain adalah akibat kombinasi keempat macam faktor yang saling mempengaruhi, seperti di atas.

Setiap faktor memiliki peran yang penting dan memiliki kontribusi yang signifikan dalam evolusi perilaku manusia. Untuk itu, keempat hal ini harus menjadi fokus Anda bila ingin membantu pembentukan karakter anak yang baik. Dan hingga saat ini, makanan tidak termasuk sebagai salah satu faktor yang menentukan karakteristik seseorang.

Bagaimana dengan cara anak memilih makanan, apa faktor-faktor yang membentuk pola pemilihan makanan seorang anak?

Riset telah menunjukan bahwa pola makan seorang anak sangat dipengaruhi oleh karakteristik lingkungan fisik dan sosialnya. Dalam konteks lingkungan sosial, faktor seperti sosioekonomi dan sosiokultural – seperti makanan yang dipilih oleh orangtua, kebiasaan makan orangtua, etnis, dan kondisi ekonomi – mempengaruhi tipe makanan yang ingin dikonsumsi oleh anak.

Sedangkan dalam konteks lingkungan fisik, anak akan lebih mungkin untuk menyukai makanan yang mudah tersedia dan mudah diperolehnya. Dengan kata lain, anak akan cenderung lebih menyukai pilihan makanan seperti yang orangtuanya sukai, karena terus tersedia di rumah.

Untuk itu, bila Anda memiliki tujuan membentuk pola makan yang baik bagi sang anak, semuanya bermula dari kebiasaan makan diri Anda sendiri.

Sebagai kesimpulan, pemberian makanan anak memang menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan, meskipun literatur menunjukkan bahwa makanan tidak mempengaruhi karakter anak kelak.

0 Komentar

Belum ada komentar