Sukses

Perhatikan Hal Ini Sebelum Menyusui Bayi Kembar

Saat memiliki bayi kembar, banyak ibu yang mengalami kebingungan untuk dapat menyusui bayi kembarnya tersebut. Berikut beberapa hal yang perlu Anda perhatikan sebelum menyusui bayi kembar Anda.

Memiliki bayi kembar merupakan idaman bagi sebagian orang. Pasalnya,  bayi kembar biasanya sangat lucu dan menggemaskan.

Namun sebenarnya, memiliki bayi kembar bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan tenaga ekstra untuk mengandung, melahirkan, merawat, serta untuk menyusuinya.

Menyusui bayi kembar bukanlah hal yang gampang karena sebagian ibu sering mengalami kesulitan untuk melakukan hal ini. Namun demikian, banyak ibu yang mampu menghadapi tantangan tersebut dengan baik sehingga dapat menyusui bayi kembar miliknya dengan baik, bahkan dapat melalukannya sambil bekerja. 

Menyusui bayi kembar membutuhkan persiapan yang dimulai sejak masa kehamilan. Selama mengandung bayi kembar, para ibu sebaiknya mengikuti kelas latihan menyusui, mempelajari cara menyusui bayi kembar dari buku dan sumber lainnya, atau bertanya pengalaman ibu lain yang pernah memiliki dan menyusui bayi kembar.

Dengan persiapan yang baik sejak masa kehamilan, ibu akan lebih mengerti bagaimana cara untuk memulai menyusui bayi kembarnya.

Sebagian besar bayi kembar lahir lebih awal (prematur) dan memiliki berat badan yang kurang. Terkadang, bayi tersebut harus dirawat di ruang rawat intensif untuk bayi (NICU) dalam beberapa hari. Namun walaupun bayi Anda di rawat di NICU, Anda masih dapat memberikan ASI kepada bayi tersebut dengan syarat tertentu, yaitu jika kondisi bayi tersebut baik, berat badan masing-masing bayi lebih dari 1500 gram, dan tidak ada masalah pernapasan atau masalah saluran cerna pada bayi tersebut. 

Sebagian besar ibu mampu menghasilkan ASI yang cukup untuk bayi kembarnya. Cara yang dapat dilakukan agar produksi ASI meningkat adalah dengan menyusui segera setelah lahir dan sesering mungkin. Semakin banyak ASI yang dikeluarkan maka semakin banyak pula produksinya. Asupan nutrisi, serta minum air yang cukup bagi ibu juga penting untuk kelancaran proses menyusui bayi kembar.

Anda sebaiknya memberikan ASI kepada setiap bayi dari kedua payudara secara bergantian. Anda dapat memberikan masing-masing bayi satu payudara dan menukarnya pada saat menyusui berikutnya, atau memberikan masing-masing bayi satu payudara dan menukar posisinya pada keesokan harinya.

Pertukaran payudara ketika menyusui bayi, khususnya bayi kembar, sangat membantu untuk meningkatkan produksi ASI jika salah satu bayi tidak menyusu terlalu banyak. Hal ini juga dapat memberikan arah pandangan yang berbeda bagi bayi untuk menstimulasi mata mereka.

Menyusui bayi membutuhkan latihan, dan seiring berjalannya waktu, Anda dan bayi Anda akan dapat menemukan posisi menyusui yang cocok dan ideal. Teruslah mencoba posisi menyusui yang berbeda hingga Anda menemukan posisi ternyaman untuk Anda dan bayi Anda.

Bagi sebagian ibu, menyusui bayi kembar dapat dilakukan dalam satu waktu, namun ada juga sebagian ibu yang menyusui bayi kembarnya satu per satu. Ada yang merasakan lebih nyaman untuk menyusui kedua bayi tersebut secara bersamaan di siang hari, dan ada juga yang menyusui bayi satu per satu pada malam hari. Seiring dengan berjalannya waktu, Anda akan menemukan cara yang paling nyaman untuk menyusui bayi kembar Anda.

Sebagian ibu yang memiliki masalah produksi ASI sering kali menambahkan penggunaan susu formula agar kebutuhan nutrisi bayi kembar yang dimilikinya dapat tercukupi. Namun sebelum melakukan hal ini, ada baiknya jika Anda dapat berkonsultasi dengan dokter. Dokter akan merekomendasikan hal terbaik untuk Anda dan bayi Anda sesuai dengan pertambahan berat badan bayi Anda untuk menilai apakah ASI yang Anda berikan kepada bayi kembar Anda sudah tercukupi ataukah belum.

0 Komentar

Belum ada komentar