Sukses

Pentingnya Menghitung Jumlah Kalori yang Anda Konsumsi

Menghitung jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh merupakan suatu hal yang penting untuk dilakukan. Berikut pemaparan dr. Jessica Florencia.

Baner Fitbar

Setiap makanan yang masuk ke dalam tubuh tersusun dari berbagai macan jenis nutrisi dan juga serangkaian angka-angka yang menunjukkan jumlah kalori pada makanan yang dikonsumsi.

Lalu, pernahkah Anda memperhatikan/menghitung jumlah asupan kalori setiap makanan dan juga minuman yang masuk ke dalam tubuh Anda?

Ketika Anda mengonsumsi sarapan di pagi hari, contoh sarapan sederhana khas Indonesia – ketupat sayur. Tahukah Anda berapa jumlah kalorinya?

Satu potong ketupat menyumbang 176 kalori. Kuah santan dan ayamnya dapat menyumbang hingga 800 kalori. Jika ketupat sayur yang Anda konsumsi ditambah dengan sambal goreng kentang dan ati ayam maka jumlah kalorinya akan bertambah hingga 127 kalori.

Jadi, satu sajian saat sarapan yang masuk ke dalam perut Anda sudah mencapai 1103 kalori. Belum lagi jika Anda menambahkan kerupuk pada ketupat sayur yang Anda konsumsi. Lima potong kerupuk dapat menyumbang 100 kalori.

Lalu, jika kemudian Anda minum segelas air kelapa, maka sekitar 90 kalori juga akan ikut masuk ke dalam tubuh Anda. Namun, jika Anda memilih untuk meminum es buah, maka Anda mengonsumsi 247 kalori tambahan. Atau jika Anda minum soda maka Anda menambahkan 140 kalori dalam asupan pagi hari Anda.

Secara keseluruhan, untuk sarapan di pagi hari saja Anda sudah mengonsumsi 1193 hingga 1350 kalori. Bandingkan dengan kebutuhan kalori Anda dalam 1 hari sebagaimana yang dikutip dari US Department of Health and Services berikut ini:

Jenis Kelamin

Usia

Kebutuhan Kalori Sesuai Tingkat Aktivitas

Rendah

Sedang

Tinggi

Wanita

14-18

1800

2000

2400

 

19-30

1800-2000

2000-2200

2400

 

31-50

1800

2000

2200

Pria

14-18

2000-2400

2400-2800

2800-3200

 

19-30

2400-2600

2600-2800

3000

 

31-50

2000-2400

2400-2600

2800-3000

 

Jika Anda adalah wanita berusia 20 tahun yang aktivitasnya lebih banyak di dalam kantor dan hanya membutuhkan 2000 kalori, atau Anda adalah seorang pria berusia 25 tahun yang aktivitasnya duduk di kantor seharian sehingga Anda termasuk ke dalam kategori aktivitas rendah yang hanya membutuhkan 2600 kalori, maka sarapan pagi Anda sudah menyusun hampir setengah dari kebutuhan kalori harian Anda. Belum lagi jika Anda makan camilan di sela-sela jadwal makan.

Jadi, Anda dapat lebih bijaksana lagi dengan apa yang masuk ke dalam perut Anda, baik dari segi asupan nutrisi yang diperlukan oleh tubuh Anda, dan juga jumlah kalori yang Anda butuhkan agar tubuh tetap sehat dan berat badan terjaga.

Selain memperhatikan jumlah kalori yang masuk ke dalam perut Anda, Anda juga perlu melakukan olahraga teratur agar tubuh tetap Anda prima. Di samping itu, lakukan juga istirahat yang cukup agar kesehatan Anda juga ikut terjaga.

0 Komentar

Belum ada komentar