Sukses

Perlukah Gigi Berlubang Dirawat di Dokter Gigi?

Gigi berlubang, selain dapat menimbulkan risiko beberapa penyakit serius, gigi berlubang ternyata juga dapat membahayakan organ tubuh lainnya. Namun, perlukah gigi berlubang dirawat di dokter gigi? Temukan jawabannya di sini.

Perlukah Gigi Berlubang Dirawat di Dokter Gigi?Masalah gigi berubang banyak sekali ditemukan. Pasalnya, masalah gigi berlubang biasanya tidak hanya terjadi pada satu gigi saja, tetapi bisa dua atau lebih gigi yang berlubang.

Sayangnya, permasalahan gigi berlubang ini masih sering diabaikan oleh sebagian orang yang merasakannya, dan biasanya baru mencari bantuan ketika sudah terjadi keluhan.

Selain itu, masih banyak pula yang meragukan urgensi perawatan gigi berlubang tersebut ke dokter gigi. Padahal, masalah gigi berlubang dapat menimbulkan risiko beberapa penyakit serius, serta dapat membahayakan organ tubuh lainnya. Terlebih lagi jika kondisi gigi berlubang ini terjadi pada anak-anak. Gigi berlubang pada anak dapat mengganggu pertumbuhan dan perkembanganannya bila dibiarkan. Pola makan, konsentrasi belajar dan juga waktu istirahat anak akan terganggu bila terdapat gigi berlubang pada anak tersebut. Hal ini akan menyebabkan penurunan kualitas hidup dari anak yang mengalami gigi berlubang.

Apakah yang harus dilakukan jika terjadi gigi berlubang?

Kondisi gigi berlubang tidak bisa dibiarkan begitu saja. Selain itu, gigi berlubang juga tidak dapat sembuh dengan sendirinya. Karenanya, kondisi gigi berlubang ini membutuhkan perawatan/tindakan medis oleh dokter gigi.

Tindakan medis yang diberikan oleh dokter gigi akan bergantung pada sebesar dan sedalam apa kerusakan pada jaringan gigi yang telah terjadi. Lubang pada lapisan email dan dentin, baik yang sudah terdapat keluhan ngilu ataupun belum, akan memerlukan penambalan, baik dengan bahan tambal yang menggunakan sinar maupun bahan tambal glass ionomer. Pemilihan jenis bahan tambal ini bergantung dari jenis gigi, luas dan dalamnya lubang yang terjadi pada gigi.

Bila lubang pada gigi telah mencapai lapisan dentin yang berada dibawah email (lapisan terluar gigi) tidak dirawat dengan baik akan menyebabkan lubang yang terjadi mencapai kamar saraf gigi. Ketika kamar saraf gigi telah “bocor” akibat lubang yang terjadi maka kerusakan pada gigi tersebut tidak dapat langsung ditambal tetap, tetapi membutuhkan perawatan saluran akar terlebih dahulu baru bisa dilakukan penutupan lubang pada gigi tersebut. Perawatan ini biasanya dilakukan dengan menggunakan tambalan yang dibuat di laboratorium, yaitu inlay, atau dengan menggunakan crown/mahkota gigi.

0 Komentar

Belum ada komentar