Sukses

Kiat Menangani Anak yang Egois

Menghadapi anak yang egois memang tak mudah. Anda sebagai orang tua perlu memberikan pemahaman dan bimbingan, karena sifat tersebut dapat menimbulkan masalah sosial saat anak dewasa kelak. Bagaimana cara mengatasinya?

Sifat egois pada anak ditandai oleh anak yang tidak mau mengalah dari anak lain serta segala keinginan yang harus selalu dipenuhi. Anak egois juga kurang memiliki empati terhadap orang lain.

Banyak orang tua yang menganggap anak egois sebagai hal yang wajar. Padahal, jika dibiarkan begitu saja, sikap ini akan terbawa hingga ia besar kelak sehingga dapat menimbulkan berbagai masalah sosial di kemudian hari.

Orang tua memegang peranan penting sehingga menjadi penyebab anak egois. Misalnya, Anda terlalu memanjakan anak dan menuruti semua kemauan anak. Sifat egois juga bisa muncul karena anak meniru orang tua atau anggota keluarga lain yang bersikap egois dan manja.

Lantas, bagaimana cara mengatasi anak yang egois?

1 dari 5 halaman

1. Ajarkan Anak Mau Berusaha saat Menginginkan Sesuatu

Sejak dini, anak harus dilatih agar tidak manja. Salah satu cara menghadapi anak egois adalah dengan mengajarkan anak agar ia mau berusaha saat ingin mendapatkan sesuatu.

Contohnya, jika anak ingin membeli sesuatu, maka ia harus menabung untuk mendapatkannya. Selain menabung, mintalah anak melakukan sesuatu, semisal mendapatkan nilai yang baik untuk mendapatkan hal yang diinginkan.

Artikel Lainnya: 10 Kiat Mengajari Anak untuk Berbagi

2. Berikan Hadiah pada Momen-Momen Tertentu Saja

Cara mengatasi anak egois selanjutnya adalah membatasi pemberian hadiah. Hadiah sebaiknya diberikan pada momen tertentu saja, misalnya pada hari ulang tahun atau jika anak mendapatkan prestasi belajar di sekolah.

Ingatlah, selalu memberikan hadiah kepada anak merupakan salah satu bentuk memanjakan anak yang dapat memicu sifat egois pada anak.

2 dari 5 halaman

3. Perbanyak Kegiatan Bersosialisasi

Anak yang tidak pernah bersosialisasi cenderung akan memiliki sifat egois karena mereka tidak mengerti caranya berbagi. Hal ini juga yang sering dialami oleh anak tunggal.

Nah, cara mengatasi anak egois yang bisa dilakukan oleh orang tua adalah membiasakan mereka untuk bersosialisasi dengan anak-anak lain atau dengan orang lain sejak dini. Ajarkan pula anak untuk berbagi.

4. Ajarkan Anak untuk Bersikap Empati

Cara mengatasi anak yang egois lainnya adalah dengan mengajarkan anak cara berempati sejak dini. Empati dapat diajarkan saat anak bersosialisasi dengan teman-temannya, melalui cerita-cerita anak, atau saat menemui kondisi langsung di kehidupan nyata yang dapat melatih anak berempati.

Sikap empati di dunia nyata dapat ditunjukkan, misalnya saat melihat orang lain dengan kehidupan yang susah atau saat melihat orang sakit, dan lain-lain.

Artikel Lainnya: Tips Tumbuhkan Rasa Empati pada Anak

3 dari 5 halaman

5. Berikan Contoh yang Baik kepada Anak

Melatih anak untuk melakukan sesuatu atau bersikap, harus dimulai dengan memberikan contoh langsung kepada anak. Ini menjadi salah satu cara mengatasi anak egois yang tidak kalah penting.

Percuma jika Anda mengajarkan anak untuk berempati, tapi Anda tidak mencontohkan sikap empati tersebut kepada anak Anda. Jika Anda egois, tentulah anak akan mencontoh sikap egois Anda.

6. Kembangkan Karakter Anak

Cara mengatasi anak egois memerlukan kemauan orang tua dalam mengembangkan karakternya. Lagi-lagi bersosialisasi serta menanamkan nilai-nilai positif kepada anak sejak dini merupakan kunci pengembangan karakter anak.

Mengembangkan karakter anak, seperti bersikap terbuka, jujur, dan percaya diri juga dapat mendukung sikap positif lain, misalnya empati, sehingga secara perlahan dapat mengurangi keegoisan anak.

4 dari 5 halaman

7. Berikan Pujian Sewajarnya

Memberikan pujian kepada anak merupakan hal baik agar anak merasa senang dan percaya diri. Namun demikian, memberikan pujian secara berlebihan juga tidak baik untuk perkembangan anak karena dapat menyebabkan ia menjadi manja.

Cara mengatasi anak egois bisa dilakukan dengan memberikan pujian sewajarnya kepada anak. Berikan pujian jika memang anak melakukan suatu kebaikan, hal positif, atau berhasil mengerjakan sebuah karya.

Nah, kini Anda telah mengetahui bagaimana cara mengatasi anak egois. Lakukan secara bertahap, tanpa pemaksaan dan dengan cara menyenangkan. Setelah mengupayakannya, niscaya sikap anak akan berubah menjadi lebih berempati.

Apabila memiliki pertanyaan seputar topik terkait ataupun masalah kesehatan lainnya, Anda dapat bertanya langsung kepada dokter melalui layanan Live Chat 24 jam di aplikasi KlikDokter.

[WA]

0 Komentar

Belum ada komentar