Sukses

Dry Drowning, Jangan Sampai Terjadi Tenggelam Pada Anak Anda

Kemampuan Anda untuk melihat tanda dan gejala tenggelam kering dapat menyelamatkan orang-orang yang Anda cintai.

KlikDokter.com – Barangkali ini baru pertama kalinya Anda mendengar istilah dry drowning atau tenggelam kering. Seseorang tidak perlu berada di kolam renang atau bak mandi untuk mengalami tenggelam kering. Meski tenggelam jenis ini terdengar mengerikan, namun prevalensinya tidak umum (hanya terjadi sebanyak 1 sampai 2 persen dari seluruh kecelakaan tenggelam). Kebanyakan tenggelam kering terjadi pada anak-anak, meski orang dewasa juga bisa mengalaminya.

Pada tenggelam kering, seseorang dapat kehilangan nyawa meskipun tidak ada air yang masuk ke saluran pernapasan. Selain itu, dalam tenggelam kering, terjadi kekakuan laring (tenggorokan) secara mendadak. Ini terjadi karena laring menutup sebagai respons untuk melindungi—air tidak bisa masuk, begitu pula udara. Hal itu disebut sebagai spasme laring atau penyempitan otot dalam saluran pernapasan. Jadi, semakin lama waktu yang dibutuhkan laring untuk merenggang atau santai, semakin lama tubuh kekurangan oksigen.

Anak-anak dengan kelainan jantung dan kesulitan pernapasan seperti asma berisiko untuk mengalami tenggelam kering.

Seiring dengan kesulitan bernapas, tenggelam kering memiliki gejala batuk, nyeri dada, dan merasa sangat letih. Apabila anak Anda mengalami tanda-tanda tersebut, segeralah mencari pertolongan medis. Pada sebagian terbesar kasus, gejala akan mereda dengan sendirinya namun tetaplah penting untuk melakukan pemeriksaan ke dokter.

Untuk mencegah anak tenggelam, keamananlah yang harus lebih Anda perhatikan. Perlu dipahami bahwa tenggelam terjadi sangat cepat. Oleh karena itu, selalu jaga anak dari deket ketika berenang, izinkan anak berenang hanya di area yang memiliki penjaga kolam, dan jangan biarkan ia berenang sendirian. Anda juga perlu mengetahui kemampuan berenang anak.

Jangan sampai juga Anda tidak awas hanya karena airnya tidak dalam. Ingatlah bahwa tenggelam dapat terjadi di tempat apa pun – bathtub, kolam, bahkan kolam plastik kecil. 

0 Komentar

Belum ada komentar