Sukses

Dapatkah Cokelat Menyebabkan Jatuh Cinta?

Benarkah cokelat menyebabkan jumlah hormon oksitosin di dalam tubuh meningkat, sehingga memunculkan perasaan jatuh cinta?

KlikDokter.com – Di dalam khazanah medis, jatuh cinta pada tubuh manusia difaktori oleh hormon oksitosin. Hormon oksitosin yang mencetuskan perasaan terbuka, saling mendukung, menerbitkan kasih sayang dan atribut romantika lainnya.

Lalu, bagi Anda yang akrab dengan suasana Valentine, cokelat dirutinkan menjadi kado dan simbol kasih sayang yang diberikan kepada orang yang disayangi. Pertanyaannya, kenapa cokelat? Apa karena cokelat menyebabkan jumlah hormon oksitosin di dalam tubuh meningkat, sehingga memunculkan perasaan jatuh cinta?

Berikut penjelasannya:

1 dari 2 halaman

Cokelat + Valentine = Jatuh Cinta?

Jawabnya, hal ini masih diteliti melalui azas medis. Karena belum lengkap literatur yang menyebutkan ada makanan atau minuman khusus yang dapat melepaskan produksi hormon oksitosin secara signifikan, sehingga Anda sekonyong-konyong langsung jatuh cinta setelah memakan dan meminumnya.

Namun demikian, yang jelas oksitosin dapat diterbitkan melalui stimulasi kasih sayang di tubuh. Contohnya seperti sentuhan, belaian, memberikan hadiah, rasa kepedulian, rasa empati, rasa simpati dan kasih sayang.

Jadi kesimpulannya, untuk menumbuhkan cinta seseorang adalah memancing jumlah hormon oksitosin yang ada pada dirinya dengan stimulasi kasih sayang, sentuhan, belaian, rasa kepedulian, empati, simpati dan memberikan hadiah.

Dalam hal ini, jika Anda memberikan hadiah dan kebetulan cokelat yang Anda berikan, bisa jadi hormon oksitosin menjadi terbit dan membuatnya jatuh cinta kepada Anda.

0 Komentar

Belum ada komentar