Sukses

Lahir dengan Bantuan Vakum Membuat Anak Bodoh?

Benarkah lahir dengan bantuan alat vakum berdampak pada anak menjadi bodoh? Simak disini penjelasan dari dr. Adithia Kwee

Klikdokter.com - Anda pasti sudah tahu bahwa proses persalinan bisa dilakukan secara normal melalui alat kelamin sang wanita, ataupun secara operasi seksio sesarea  atau yang lebih dikenal dengan operasi sesar saja.

Nah pada persalinan dengan cara normal, yaitu melalui vagina ibu, ada kalanya kepala bayi sulit untuk dilahirkan, sehingga dibutuhkan alat bantu, alat bantu itu salah satunya berupa vakum.

Mendengar kata vakum mungkin terlintas di benak Anda vacuum cleaner yang biasa dipakai dalam membersihkan ruangan. Ya, kurang lebih begitulah bentuk vakum yang digunakan untuk menghisap kepala bayi agar lebih mudah dikeluarkan.

Saat vakum ini menempel, dengan tekanannya maka secara alamiah kepala bayi akan menjadi lonjong, tetapi tidak perlu ditakutkan, karena lonjongnya kepala ini bersifat sementara dan akan menghilang dalam beberapa hari. Hal yang kemudian menjadi pertanyaan, betulkah penggunaan vakum ini akan mempengaruhi kecerdasan anak di kemudian hari?

Berikut jawabannya:

1 dari 2 halaman

Benarkah Membuat Anak Bodoh?

Jawabannya tidak, mitos yang selama ini beredar salah, tidak ada dampak penggunaan vakum pada kualitas otak anak. (Baca: 10 Cara Stimulasi Otak untuk Anak Cerdas)

Namun demikian, penggunaan vakum bukan berarti tanpa risiko, salah satu efek samping penggunaan vakum yang ditakutkan adalah terjadinya perdarahan otak bayi, ini dapat terjadi pada operator yang kurang berpengalaman, jadi tetap saja vakum harus digunakan dengan benar dan oleh dokter yang berpengalaman, bidan tidak punya ketrampilan menggunakan vakum ini.

Baca juga:

Hubungan Seksual Setelah Melahirkan

Berolahraga Setelah Melahirkan

Bayi Lahir Normal Lebih Gemuk Daripada Bayi Lahir Cesar?

0 Komentar

Belum ada komentar