Sukses

Kapan Waktu yang Tepat untuk Menyikat Gigi?

Salah satu cara menjaga kebersihan gigi dan mulut adalah dengan rutin menyikat gigi. Kapan waktu yang tepat untuk melakukannya?

Klikdokter.com, Jakarta Menggosok gigi merupakan salah satu cara yang efektif untuk membersihkan rongga mulut. Agar manfaatnya lebih terasa, Anda perlu memperhatikan waktu menyikat gigi yang baik. Dengan begitu, kerusakan gigi serta penyakit mulut dapat dicegah.

Namun sayang, masih banyak orang yang asal-asalan dalam menyikat gigi. Padahal jika dilakukan sembarangan, sisa-sisa kotoran tidak akan hilang dengan maksimal dan bisa memicu penyakit gigi dan mulut.

 

1 dari 3 halaman

Kapan Waktu Terbaik Menyikat Gigi?

Perawatan gigi yang baik dimulai dari ketepatan waktu menyikat gigi. American Dental Association (ADA) merekomendasikan untuk menggosok gigi secara teratur dua kali sehari dengan menggunakan pasta gigi yang mengandung fluoride.

Menggosok gigi dapat Anda lakukan di pagi dan malam hari dengan memperhatikan beberapa hal berikut:

  • Pagi Hari

Waktu menyikat gigi yang baik di pagi hari adalah setelah sarapan. Namun, ada baiknya untuk menunggu setidaknya 30 hingga 60 menit antara sarapan dengan waktu membersihkan gigi.

Artikel Lainnya: Malas Gosok Gigi, Waspada 7 Masalah Kesehatan Ini!

Alasannya, saat makan, pH air liur akan turun sehingga asam dalam rongga mulut meningkat. Ketika aktivitas menggosok gigi dilakukan saat kondisi mulut bersifat asam, dapat berpotensi besar untuk melemahkan dan mengikis lapisan enamel.

Nah, selagi menunggu waktu untuk menggosok gigi, Anda dapat melakukan beberapa hal untuk mengurangi sifat asam yang dapat merusak gigi, di antaranya membilas mulut dengan segelas air atau mengunyah permen karet bebas gula.

  • Malam Hari

Pada malam hari, waktu menyikat gigi yang tepat adalah sebelum tidur. Jika Anda melewatkannya, bakteri akan lebih cepat berkembang biak.

Saat Anda tidur, tidak ada aktivitas di dalam rongga mulut sehingga pH akan bersifat asam. Hal ini membuat aktivitas kuman dan bakteri dapat meningkat dua kali lebih cepat dibandingkan pada siang hari.

Air liur yang berfungsi sebagai self-cleansing juga akan berkurang. Oleh karena itu, ketika Anda meninggalkan aktivitas menggosok gigi sebelum tidur, Anda akan memberikan kesempatan bagi bakteri untuk berkembang biak di rongga mulut.

Bakteri akan mengubah sisa makanan menjadi asam yang dapat melarutkan enamel gigi. Akibatnya, bisa timbul kerusakan gigi dan gigi berlubang.

Artikel Lainnya: Jangan Sepelekan Sikat Gigi di Malam Hari Sebelum Tidur

2 dari 3 halaman

Sebaiknya Berapa kali Sikat Gigi Dalam Sehari?

Menggosok gigi sebaiknya dilakukan dua kali dalam sehari selama dua menit dengan menggunakan teknik yang tepat. Jika kebiasaan ini tidak dilakukan secara teratur, plak akan lebih mudah menempel pada permukaan gigi.

Bakteri dalam plak tersebut menghasilkan asam yang yang dapat menyerang lapisan enamel gigi. Asam tersebut mampu memecah enamel sehingga menyebabkan kerusakan gigi atau gigi berlubang.

Selain itu, plak yang tidak segera dibersihkan lama-lama akan mengeras menjadi karang gigi dan membuatnya sulit untuk dihilangkan hanya dengan menyikat gigi. Penumpukan karang gigi ini dapat menyebabkan peradangan pada gusi.

Selain menyikat gigi, untuk menjaga mulut tetap sehat, jangan lupa untuk membersihkan sela-sela gigi dengan menggunakan dental floss. Perbanyak pula konsumsi air putih dan batasi konsumsi makanan atau minuman yang terlalu manis.

Menyikat gigi secara teratur adalah cara utama untuk meningkatkan kesehatan mulut. Jangan lupa untuk menerapkan kebiasaan sikat gigi dua kali sehari selama dua menit sesuai rekomendasi yang dianjurkan.

Selain itu, lakukan pemeriksaan secara rutin ke dokter gigi untuk membersihkan karang, serta agar tanda-tanda kerusakan gigi dapat terdeteksi secara dini. Anda juga dapat berkonsultasi dengan dokter kami jika memiliki pertanyaan seputar kesehatan gigi dan mulut melalui fitur Live Chat 24 jam di KlikDokter.

[RS]

0 Komentar

Belum ada komentar