Sukses

Tips Memilih Bahan Pemutih Gigi yang Aman dan Efektif

Bagi Anda yang ingin memutihkan gigi dengan aman, sebaiknya periksa lagi bahan yang digunakan. Berikut ini tips memilih pemutih gigi alami yang aman dan efektif.

Semakin banyak orang yang ingin memiliki penampilan gigi sempurna; bersih dan mengilap. Apakah Anda salah satunya? Jika ya, Anda mungkin sedang mencari produk pemutih gigi alami yang terbukti efektif dan aman digunakan sendiri di rumah.

Tenang, jangan buru-buru. Jangan sampai bertindak gegabah dalam memilih produk bleaching gigi. Bukannya putih, gigi dan gusi Anda justru bisa mengalami gangguan kesehatan jika Anda sampai gegabah dalam memilih produk untuk pemutihan gigi.

Lantas, harus bagaimana? Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah mengenal bahan yang aman untuk tindakan memutihkan gigi.

 

1 dari 3 halaman

Bahan yang Aman untuk Tindakan Memutihkan Gigi

Berikut ini adalah beberapa bahan yang aman digunakan untuk tindakan pemutihan gigi:

  • Hidrogen Peroksida

Hidrogen peroksida dapat memutihkan gigi, karena dapat menembus lapisan gigi dan memecah molekul kompleks dari zat-zat yang menyebabkan pewarnaan pada gigi.

The European Scientific Committee on consumer Product menyatakan bahwa kadar hidrogen peroksida hingga 6% aman digunakan oleh pasien sebagai bahan pemutih gigi tanpa pengawasan dokter gigi.

Perlu diketahui bahwa produk pemutih gigi yang ada di dokter gigi memiliki kandungan hidrogen peroksida hingga 35-40%. Manfaat dari produk tersebut hanya bisa didapatkan jika Anda berkunjung ke dokter gigi.

Artikel Lainnya: Ingin Memutihkan Gigi dengan Bleaching? Perhatikan Ini!

  • Karbamid Peroksida

Menurut American Dental Association, karbamid peroksida aman dan efektif untuk pemutihan gigi yang dilakukan di rumah (home bleaching). Agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, pastikan kadar karbamid peroksida di dalam produk yang Anda beli tidak lebih dari 10%.

Jika Anda ingin melakukan pemutihan gigi di rumah, pastikan terdapat salah satu kandungan bahan tersebut supaya hasilnya efektif.

Perlu diingat juga, setelah melakukan bleaching gigi, kadang terjadi dentin hipersensitif atau gigi sensitif dan terasa sangat ngilu. Untuk menghilangkan keluhan ini, Anda perlu mengoleskan bahan desensitasi atau penghilang rasa ngilu yang mengandung potassium nitrat dan fluor.

Artikel Lainnya: 7 Fakta Memutihkan Gigi yang Perlu Anda Tahu

2 dari 3 halaman

Kondisi Gigi yang Baik untuk Bleaching

Kondisi awal gigi ternyata memengaruhi hasil akhir dari tindakan bleaching gigi yang dilakukan. Ini artinya, warna gigi normal yang diputihkan tidak akan sama hasilnya dengan gigi yang memiliki noda akibat rokok, kopi atau teh.

Dan ternyata, tidak semua gigi cocok untuk dilakukan proses bleaching sekalipun menggunakan bahan pemutih gigi yang paling kuat. Adapun beberapa gigi yang tidak akan mendapatkan hasil maksimal dari proses bleaching gigi, yaitu:

  • Gigi yang mengalami perubahan warna akibat penggunaan obat antibiotik tetrasiklin
  • Gigi yang mengalami perubahan warna karena tambalan gigi amalgam
  • Gigi yang sudah ditambal dengan bahan komposit
  • Gigi yang berubah warna akibat kena trauma atau benturan

Sekarang Anda sudah tahu bahan-bahan yang bisa dijadikan alat pemutihan gigi, bukan? Apakah Anda benar-benar berniat untuk melakukan proses bleaching gigi sendiri di rumah?

Jika memang Anda tidak yakin atau khawatir akan adanya risiko kesehatan akibat pemutihan gigi, sebaiknya kunjungi dokter gigi. Anda juga bisa bertanya atau meminta rekomendasi dokter gigi dari KlikDokter. Klik di sini untuk Live Chat.

(NB)

0 Komentar

Belum ada komentar