HomeInfo SehatPernapasanApa Bedanya Flu dan Sinusitis?
Pernapasan

Apa Bedanya Flu dan Sinusitis?

dr. Dina Kusumawardhani, 19 Agu 2020

Untuk orang awam, flu dan sinusitis memang sulit dibedakan. Simak penjelasan lengkapnya di sini.

Apa Bedanya Flu dan Sinusitis?

KlikDokter.com – Ketika Anda mengalami hidung tersumbat, bersin-bersin, sakit kepala, apakah Anda bisa membedakan hal tersebut disebabkan oleh flu atau sinusitis?

Untuk orang awam, flu dan sinusitis memang sulit dibedakan. Sinusitis pada umumnya disebabkan oleh infeksi bakteri pada rongga sinus. Sinus adalah rongga yang terdapat di dalam tulang pipi, dekat mata, dahi, dan hidung. Sedangkan flu biasanya disebabkan oleh infeksi virus yang menyebkan produksi lendir hidung bertambah.

Berikut ini adalah perbedaan antara flu dan sinusitis:

 

Flu

Sinusitis

Gejala

  • Demam, sakit kepala
  • Sakit tenggorokan
  • Pilek dengan lendir berwarna jernih
  • Bersin-bersin, hidung tersumbat
  • Gejala utama muncul di daerah hidung
  • Nyeri di sekitar wajah, mata, atau dahi, terutama jika ditekan
  • Nyeri bertambah saat sujud
  • Sakit kepala
  • Hidung tersumbat
  • Demam
  • Lendir dari hidung berwarna kuning atau hijau
  • Bau mulut

Penyebab

Virus

Bakteri

Lama gejala

Menghilang dalam 3-5 hari

Menetap sampai 1 minggu atau lebih, bahkan berbulan-bulan

Pengobatan

Istirahat cukup, banyak minum air putih, obat flu, segera ke dokter jika flu tidak hilang lebih dari 1 minggu

  • Koritkosteroid nasal
  • Dekongestan
  • Antibiotik
  • Analgetik (antinyeri)
  • Antipiretik  (obat demam)
  • Operasi (jika tidak berhasil dengan obat-obatan)

Flu dapat sembuh dengan sendirinya, namun flu yang berulang memang dapat menyebabkan sinusitis. Berikut penjelasan selengkapnya di halaman selanjutnya.

Artikel Lainnya: Gejala Sinusitis pada Anak yang Harus Diketahui

Apa Bedanya Flu dan Sinusitis?

Infeksi flu atau rinitis alergi berulang menyebabkan membran mukosa sinus menjadi bengkak dan memblokir rongga sinus, sehingga lendir terperangkap di dalam rongga sinus dan menyebabkan bakteri lebih mudah tumbuh.

Untuk diagnosis pasti, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik dan pemeriksaan penunjang jika diperlukan, misalnya dengan rontgen atau CT scan. Sinusitis yang tidak ditangani bisa menyebabkan kerusakan permanen pada rongga sinus dan dapat menyebabkan komplikasi berupa meningitis (infeksi selaput otak). Maka dari itu, sebaiknya segera periksakan diri ke dokter jika Anda mengalami gejala di atas.

Artikel Terkait

Lihat Semua
Lima Faktor Penyebab Emfisema

Lima Faktor Penyebab Emfisema

Pernapasan23 Jul 2022

Emfisema merupakan penyakit kronis akibat kerusakan alveolus. Ketahui lima faktor penyebab emfisema lewat ulasan di bawah ini. 

Daftar Makanan yang Dilarang untuk Penderita Paru-Paru Basah

Daftar Makanan yang Dilarang untuk Penderita Paru-Paru Basah

Pernapasan20 Jul 2022

Penderita penyakit paru-paru basah tidak boleh sembarang konsumsi makanan. Ketahui daftar makanan yang dilarang lewat artikel berikut!

Mengenal Bronkopneumonia, Penyakit Infeksi Paru-Paru yang Berbahaya

Mengenal Bronkopneumonia, Penyakit Infeksi Paru-Paru yang Berbahaya

Pernapasan25 Jun 2022

Bronkopneumonia terjadi akibat alveoli paru-paru mengalami infeksi. Waspada, penyakit ini bisa berdampak fatal apabila tak segera ditangani!

Aqua Panas Ujan
Pepsodent Sensitive Mineral Expert