HomeInfo SehatOtot & SendiAsam Urat Bisa Parah Akibat Konsumsi Kedelai?
Otot & Sendi

Asam Urat Bisa Parah Akibat Konsumsi Kedelai?

dr. Alvin Nursalim, SpPD, 31 Mei 2022

Banyak hal yang bisa membuat gejala asam urat semakin berat, misalnya konsumsi makanan tertentu. Lalu, apakah kedelai termasuk salah satunya?

Asam Urat Bisa Parah Akibat Konsumsi Kedelai?

Asam urat atau gout merupakan penyakit yang membuat penderitanya harus memperhatikan menu makan sehari-hari. 

Selain menghindari makanan yang tinggi purin seperti jeroan, penderita asam urat rupanya juga harus membatasi diri dalam mengonsumsi kedelai dan produk olahannya. 

Ini karena banyak anggapan yang menyebut bahwa kedelai tidak baik untuk asam urat. Apakah ini mitos atau fakta?

Sebelum mengetahui fakta medis tentang hal tersebut, Anda perlu tahu bahwa asam urat terjadi akibat adanya penumpukan kristal monosodium urat yang menyebabkan peradangan pada area sendi.

Asam urat bisa terjadi akibat berbagai hal, salah satunya makanan. Beberapa makanan yang dapat meningkatkan risiko timbulnya penyakit tersebut adalah jeroan (ginjal, hati, ampela), makanan laut (kepiting, kerang, ikan teri), serta daging merah.

Artikel lainnya: Komplikasi Asam Urat yang Harus Anda Waspadai

Efek Kedelai untuk Asam Urat

Kedelai merupakan sumber protein dan minyak nabati. Kedelai memberikan jumlah protein nabati tertinggi, termasuk semua asam amino esensial yang tidak bisa diproduksi oleh tubuh manusia. 

Para ahli berkata bahwa protein dalam kedelai diduga memiliki manfaat untuk menjaga kesehatan tulang dan mencegah penyakit jantungkanker, serta diabetes.

Lalu, bagaimana dengan asam urat? Apakah kedelai baik untuk asam urat? 

Kedelai ternyata tergolong sebagai makanan yang tidak ramah terhadap penderita asam urat. Ini karena kedelai mengandung molekul bioaktif dan purin pada kadar sedang, sehingga dapat memicu peningkatan kadar asam urat di dalam tubuh. 

Sebuah studi yang dipublikasikan pada The American Journal of Clinical Nutrition menemukan bahwa kadar asam urat di dalam darah bisa meningkat setelah partisipan studi mengonsumsi susu yang mengandung protein kedelai. 

Studi tersebut mengeluarkan kesimpulan bahwa susu kedelai mampu mencetuskan gejala asam urat, apalagi untuk orang yang memang sudah memiliki penyakit tersebut.

Beberapa studi skala kecil lainnya menyatakan bahwa hubungan kedelai dengan asam urat masih perlu penelitian lebih lanjut. Hal ini untuk memastikan apakah kacang kedelai benar menyebabkan asam urat.

Artikel lainnya: Olahraga Terbaik untuk Penderita Asam Urat

Konsumsi Kedelai yang Aman bagi Asam Urat

Hubungan antara asupan kedelai dengan peningkatan asam urat memang memerlukan penelitian lanjutan. Namun, kedelai termasuk ke dalam golongan makanan dengan kandungan purin moderat. 

Karena itu, ada baiknya penderita asam urat tetap menghindari asupan yang mengandung kedelai. 

Lalu, bagaimana dengan orang yang sebelumnya bukan penderita penyakit asam urat? 

Terkait hal ini, Florida Agency for Health Care Administration mengeluarkan pendapat bahwa orang-orang yang sehat dan terhindar dari risiko penyakit asam urat dapat dengan aman mengonsumsi kedelai. 

Sebab pada dasarnya, kedelai hanya memperburuk gejala asam urat yang sudah terjadi sebelumnya. 

Mengetahui hal itu, penderita asam urat diminta untuk benar-benar membatasi asupan yang mengandung kedelai, seperti susu kedelai, tempe, tahu, oncom, dan sejenisnya. 

Cari alternatif sumber protein nabati lain, yang lebih sehat dan aman untuk kondisi kesehatan Anda.

Jadi, konsumsi asupan berkedelai tidak disarankan untuk penderita asam urat. Pilihlah sumber protein nabati yang lebih aman untuk kondisi Anda, seperti kacang-kacangan dan biji-bijian. 

Guna mencegah kambuhnya asam urat, tentunya tak hanya dengan menghindari kedelai. Anda juga perlu melakukan perubahan gaya hidup menjadi lebih sehat.

Misalnya, dengan berolahraga secara teratur, tidak minum alkohol berlebihan, dan konsumsi makanan yang sehat dan seimbang. Obat-obatan dari dokter Anda juga dapat meredakan gejala serta mencegah munculnya komplikasi.

Apabila Anda masih penasaran dengan topik ini, konsultasikan lewat Live Chat dengan dokter. Dapatkan info penyakit dan penanganannya hanya di aplikasi KlikDokter.

[RS]

Artikel Terkait

Lihat Semua
Sering Pegal Sejak Kembali WFO? Ini Cara Mengatasinya

Sering Pegal Sejak Kembali WFO? Ini Cara Mengatasinya

Otot & Sendi05 Agu 2022

Setelah berbulan-bulan menjalani WFH akibat pandemi, sekarang ini beberapa karyawan sudah mulai kembali bekerja di kantor. Sayangnya, banyak yang mengeluhkan badan pegal saat WFO. Kenapa bisa terjadi dan bagaimana cara mengatasinya?

Jangan Asal Pilih Salep Nyeri dan Pegal, Perhatikan Ini!

Jangan Asal Pilih Salep Nyeri dan Pegal, Perhatikan Ini!

Otot & Sendi05 Agu 2022

Salah satu solusi untuk mengatasi badan pegal adalah dengan mengoleskan salep anti pegal. Simak manfaat dan cara memilih salep untuk badan pegal yang tepat.

Bolehkah Penderita Asam Urat Dipijat?

Bolehkah Penderita Asam Urat Dipijat?

Otot & Sendi24 Jun 2022

Penderita asam urat tentunya “akrab” dengan keluhan pegal-pegal. Bolehkah mengatasi keluhan asam urat dengan cara dipijat? Ini jawabannya.

Aqua Panas Ujan
Pepsodent Sensitive Mineral Expert